Analisis Cetek Suporter Wanita Persebaya: Match Arema FC vs Persebaya

Alwi Slamat di Stadion Kanjuruhan (1/10)/Foto : Official Persebaya

Drama pada laga derbi Jatim memantik saya untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, bagaimana tidak, setiap malam saya berpikir hal yang sama, apakah Persebaya bisa mencuri minimal satu poin seperti musim kemarin?

Dua hari pemantauan saya di media sosial sedikit intensive, sering sekali saya menemukan sebuah cuitan terhadap keraguan melawan Arema besok malam.

Namun Tuhan berkehendak lain. Hari ini tepat kita merayakan kemenangan dramatis Persebaya dikandang lawan tersebut, setiap detiknya saya menikmati tangisan memalukan dari setiap wajah supporter rival di televisi, bahkan media sosial ramai dengan ulah mereka merangsak masuk stadion setelah laga. Namun disini saya akan menuliskan beberapa point penting dan analisis sedikit dari kacamata saya, khususnya supporter wanita .

BACA:  Mewujudkan Awaydays yang Bermanfaat Bagi Warga Setempat

Opsi Rival Menunjuk Javier Roca

 Javier Rocca bagi saya seperti melihat Ryan Giggs berjersey Manchester united ketimbang melihatnya berdiri dipinggir lapangan sebagai pelatih utama.

Roca memang memiliki pengalaman sebagai pelatih yang bisa membawa klub Santa Cruz promosi ke Liga2 Chili, namun berbalik jika harus melatih klub Indonesia, sekalipun dia sudah lama bermain untuk klub Indonesia, salah satunya sempat menjadi pemain termahal Persija dan pernah bermain untuk Persebaya.

Halaman 1 2 3 4 5 6 7

Komentar Artikel