Tontonan Sepakbola Indonesia Yang Mengancam Nyawa

Ratusan orang sesak nafas akibat racun pembunuh saat perang dunia ke 2 itu!. Tak disangka patch invansion yang dilakukan beberapa supporter Fanatik hari itu menyebabkan reaksi berlebihan dari aparat keamanan, hari itu banyak sekali kekacauan kekacauan di stadion hingga menyebabkan anak kecil tak berdosa meregang nyawa, anak yang ditinggal orangtuanya dan juga ada calon suami istri yang belum sempat menikah namun lebih dulu meninggal akibat chaos hari itu. Sepakbola yang harusnya menjadi sarana hiburan masyarakat menjadi kuburan massal bagi masyarakat Indonesia, Ngeri!.

BACA:  Bonek Pacitan Bantu Renovasi Masjid

Ini adalah salah satu bukti kegagalan PSSI dalam melaksanakan gelaran pertandingan yang aman dan nyaman bagi supporter, pemain dan masyarakat umum. Serta cerminan buruk apparat keamanan dalam pengendalian massa ketika terjadi crowded akibat tensi rivalitas yang amat tinggi.

Hastag berduka kembali mengudara, ucapan bela sungkawa kembali terucap, ajakan perdamaian kembali merebak. Namun apakah hal tersebut bisa mengembalikan nyawa yang telah berpulang atas peristiwa tersebut ? TIDAK.

BACA:  Pengecoran Lancar, Pengurus Panti Asuhan Bonek Ucapkan Terima Kasih

Rivalitas yang berlebihan ditambah reaksi aparat yang berlebihan mengakibatkan ratusan nyawa itu meregang nyawa sia sia hanya karena sepak bola. Lantas setelah ini apalagi? Saya yakin, hastagnya akan meredup, ego yang sementara melunak akan kembali meninggi, rivalitas yang sudah melunak akan kembali mengeras derby akan berlanjut kembali.

Halaman 1 2 3

Komentar Artikel