Pesan dan Harapan Pelatih EPA Untuk Toni Fimansyah

Toni Firmansyah/Foto : Emosijiwaku
Iklan

EJ – Persebaya telah lama rutin menyumbangkan pemain untuk Timnas Indonesia. Terbaru, ada nama Toni Firmansyah yang dipanggil untuk TC Timnas U-20 di Jakarta.

Putra Mars, klub internal Persebaya, tempat Toni bernaung turut bangga dengan prestasi anak didiknya ini.

“Toni Firmansyah layak mendapat panggilan dari Timnas U-20. Dari segi kualitas dan jam terbang sudah pantas Toni mendapat kesempatan bergabung dengan Timnas U-20,” ungkap Muhammad Ibnu Abas, pelatih Putra Mars, Rabu (3/1/2023).

Semangat dan etos kerja Oon, panggilan pemain kelahiran 14 Januari 2005 ini, pun tak diragukan lagi. Meski sempat cedera dan absen sejak akhir Agustus 2023 lalu, bisa membuktikan bahwa dia layak dipanggil ke Timnas.

Iklan

“Ini bisa menjadi momentum motivasi pembinaan klub internal Persebaya agar ke depan bisa bermunculan produk-produk pemain seperti Toni Firmansyah,” tegas mantan kiper Persebaya ini.

Jeda libur kompetisi Liga 1 sejak Senin (18/12/2023), mengharuskan para pemain Bajol Ijo berlatih mandiri. Toni memanfaatkannya dengan berlatih bersama teman-temannya di Putra Mars, klub asalnya di kawasan Benowo.

Tak lupa, Ibnu Abas berpesan pada pemilik nomor punggung 68 ini.

“Selalu kerja keras, disiplin menjaga kondisi dan yang paling penting tetapi rendah hati. Jaga attitude di dalam dan luar lapangan,” tutupnya.

Rasa syukur terlontar dari lubuk hati Ahmad Rosyidin, pelatih Persebaya Elite Pro Academy (EPA) U-18, setelah mendengar kabar Toni Firmansyah dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia U-20.

“Syukur alhamdulillah dan senang dengan dipanggilnya Toni Firmansyah ke Timnas. Dengan kerja kerasnya dan atas bimbingan Coach Uston di tim senior memberikan hasil yang positif,” ujar Ahmad Rosyidin via pesan singkat, Selasa (2/1/2024).

Selama memoles Oon, sapaan akrab Toni Firmansyah, di Persebaya Elite Pro Academy (EPA) U-18 Liga 1 musim 2022 lalu, Ahmad melihat potensinya di atas pemain lainnya. Bahkan saat itu, Oon menghasilkan 15 gol dan mengantar Persebaya EPA U-18 juara ketiga.

Ban kapten pun disematkan ke pemain dari Putra Mars, anggota klub internal Persebaya ini.

“Pertimbangannya, tentunya Toni punya kualitas di atas pemain yang lain. Punya jiwa kepemimpinan yang bagus baik di luar maupun di dalam lapangan. Ketika bertanding, bisa menjadi panutan pemain yang lainnya,” jelas Ahmad.

Sebagai pelatih yang pernah menanganinya, mantan allenatore PS Kota Pahlawan Surabaya ini pun menitipkan pesan buat pemain kelahiran 14 Januari 2005 ini.

Ahmad meminta Toni untuk cepat adaptasi dengan filosofi Head Coachnya. Tak lupa disiplin, mentaati peraturan.

“Ingat, kesempatan tidak datang yang kedua kalinya. Percaya diri dan yakin dengan kemampuan yang dimiliki,” tutupnya.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display