EJ – Persebaya babak belur pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta. Persija Jakarta sebagai tuan rumah berhasil mengalahkan Persebaya dengan skor telak 3-0 pada laga hari Sabtu (11/4).
Tiga gol tuan rumah dicetak oleh Allano menit ke 19 melalui tendangan penalti dan dua gol striker Eksel Runtukahu menit 54 dan 76.
Bernardo Tavares usai laga mengatakan kesalahan mendasar menjadikan Persebaya terkena tendangan penalti pada babak pertama mengubah segalanya.
“Gol pertama yang kami terima berawal dari kesalahan yang sangat mendasar. Itu yang membuat saya kecewa. Padahal sejak awal pekan kami sudah membahas kemungkinan situasi seperti penalti atau kesalahan yang bisa berujung gol, Setelah gol penalti itu, Persija bermain semakin nyaman. Apalagi mereka didukung ribuan suporternya di stadion. Kami terlalu banyak memberikan ruang kepada mereka,” kata Tavares usai laga.
Mentalitas dalam permainan menurut Tavares harus terus diperbaiki untuk laga-laga berikutnya.
“Ketika situasi tidak berjalan baik, kontrol emosi dan fokus kami menurun. Hal seperti itu tidak boleh terjadi jika kami ingin menjadi tim yang lebih baik. Mentalitas juga harus diperbaiki.Hari ini memang bukan hari kami. Kami harus belajar dari pertandingan ini. Saya tidak suka kalah, begitu juga para pemain. Tetapi kekalahan ini harus menjadi pelajaran bagi kami. Selamat untuk Persija,”pungkas Tavares.
Sementara Rachmat Irianto yang masuk pada babak kedua mengatakan bahwa hasil ini akan membuat evaluasi lebih banyak lagi pada tim. Hasil yang tidak diinginkan semua pihak.
“Kita bermain tidak bagus hari ini, dan banyak evaluasi karena banyak melakukan kesalahan di area sendiri dan di depan. Ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami harus segera bangkit, memperbaiki kesalahan, dan menunjukkan reaksi yang tepat di laga berikutnya di kandang,”pungkas Rian.










