
EJ – Laga semifinal dan final Piala Presiden 2026 sudah diputuskan akan dilangsungkan di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali. Persebaya akan menghadapi Arema FC dan Persija menghadapi Persib Bandung akan menjadi dua laga partai semifinal.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh ketua Steering Commitee Maruarar Sirait di Balaikota Surabaya Minggu (2/8) sore.
Menanggapi hal tersebut CEO Persebaya Azrul Ananda memberikan komentarnya. Berikut pernyataan Azrul Ananda yang kami kutip lengkap dari rilis yang kami terima:
Saya termasuk yang mendukung keputusan semifinal dan final di tempat netral. Usai laga melawan Port FC, saya, Bang Ara (Maruarar Sirait, Ketua Sterring Committee), Mas Eri (Eri Cahyadi, Walikota Surabaya), dan Pak Sekdaprov (Adhy Karyono), sudah berbincang panjang. Bahkan Mas Eri dan Pak Sekda selalu siap apabila harus diselenggarakan di Surabaya. Khususnya kalau laga final. Justru saya salah satu yang mengusulkan supaya di tempat netral. Bukan hanya karena siapa yang bertanding. Tapi juga karena jadwal yang akan mepet antara semifinal dan final.
Jadi kedua babak itu sebaiknya di tempat yang sama, sehingga tidak ada satu pun tim yang dirugikan karena perpindahan lokasi. Dengan situasi ini, kita harus bisa mengesampingkan segala ego.
Bagaimana pun ini adalah pramusim. Jangan sampai terjadi unnecessary risk yang kemudian justru berdampak pada musim sebenarnya.
Saya berterima kasih kepada Mas Eri yang sangat total untuk Persebaya menyongsong musim nanti. Juga Pak Sekda yang selalu hadir memberikan support.
Semoga Piala Presiden ini berlangsung seru, menghibur dalam arti sebenarnya. Bismillah Persebaya bisa meraih hasil terbaik!
Azrul Ananda
CEO Persebaya









