EJ – Persebaya mampu meraih poin penuh pada pekan kedua Super League 2026/2027 saat mampu menang atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo pada hari Minggu (13/9) malam.
Jalannya laga kedua tim berlangsung menarik adu taktik dua pelatih asing. Persebaya yang bertindak sebagai tuan rumah beberapa kali justru ditekan tim lawan. Babak pertama tidak ada gol yang tercipta.
Lima menit babak kedua dimulai satu pemain PSIM Adrian Cyprian mendapatkan kartu merah langsung setelah menjadi orang terakhir dan melakukan pelanggaran ke Toni Firmansyah yang masuk pada babak kedua. Unggul jumlah pemain Persebaya meningkatkan intensitas permainan. Beberapa pergantian dilakukan. Hasilnya baru kelihatan pada menit 81 saat Alex Martins yang berhasil menyundul bola tanpa bisa dihalau penjaga gawang PSIM dari jarak dekat. Gol ini menjadi satu-satunya yang tercipta pada laga ini.
“Seperti yang kita lihat, pertandingan berjalan sangat intens dan kedua tim bermain dengan baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak situasi untuk mencetak gol, dan mendapatkan beberapa kesempatan dari bola mati. Namun, masih ada beberapa peluang yang seharusnya bisa kami selesaikan dengan lebih baik,”kata Bernardo Tavares usai laga.
Tavares mengatakan akan ada hal yang terus dievaluasi untuk laga-laga berikutnya.
“Ini adalah pertandingan kandang pertama kami di Super League. Saya melihat banyak hal positif, tetapi juga ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Kami harus melanjutkan proses ini langkah demi langkah, baik dalam aspek permainan maupun fisik,” tandasnya.










