Kalahkan Arema FC, Persebaya Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Duel Miguel Pereira dengan pemain Arema FC/Foto: Media Piala Presiden 2026
Iklan

EJ – Persebaya berhasil melaju ke babak final turnamen Piala Presiden 2026 usah mengalahkan Arema FC 1-0 pada laga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali hari Selasa (3/8) malam.

Gol tunggal Yuran Fernandes dengan sundulan kepala hasil umpan tendangan sudut Francisco Rivere pada menit akhir babak pertama menjadi penentu melajunya Persebaya ke babak final.

Pada babak final Persebaya akan bertemu tim tangguh Persib Bandung yang pada laga sore harinya mengalahkan Persija 2-1. Partai final akan dilangsungkan pada hari Kamis (6/8) di tempat yang sama.

Jalannya laga Persebaya dengan Arema FC berlangsung ketat dan keras. Tujuh kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan dari saku wasit. Lima untuk pemain Persebaya dan dua kartu kuning untuk pemain Arema FC. Satu kartu merah untuk pemain Arema.

Iklan

Usai laga pelatih Persebaya mengatakan bahwa jadwal yang sangat padat membuat semua pemain sangat kelelahan. Dan memberikan apresiasi kerja keras serta sikap para pemain di lapangan.

“Ini adalah pertandingan yang sulit terkadang emosi meluap dan banyak terjadi pelanggaran. Kita harus jujur, ini bukan penampilan terbaik yang biasanya mampu kami tunjukkan, namun ada alasan yang bisa dimaklumi waktu persiapan dan pemulihan kami satu hari lebih singkat dibandingkan Arema. Para pemain kami kelelahan, tetapi hari ini mereka tampil layaknya pejuang dan menunjukkan sikap yang sangat baik. Mencetak gol lebih dulu itu penting, dan kami sebenarnya memiliki lebih banyak peluang, sayangnya kami gagal mencetak gol kedua. Meski demikian, saya sangat puas dengan kinerja tim hari ini,”kata Bernardo mengawali sesi konperensi pers usai laga.

Saat ditanya apa yang terjadi dengan penyelesaian akhir Persebaya saat menhadapi 10 pemain Arema FC, Bernardo mengatakan pemain bukanlah mesin. Kritik keras ke penyelenggara terkait sangat dekat dan mepetnya antar laga.

“Para pemain kelelahan. Mereka bukan mesin. Lihat saja, Miguel bermain hampir 90 menit, para bek tengah bermain 90 menit, dan bek kiri Jeffinho juga bermain 90 menit. Biasanya, sejak pertandingan pertama, saya berusaha melakukan rotasi, namun hari ini saya tidak bisa melakukannya karena menurut pandangan saya, pertandingan ini berlangsung dengan tensi emosional yang tinggi dan wasit terkadang kurang bisa mengendalikannya dengan baik,”terang Bernardo.

Jeda satu hari sebelum final akan dimanfaatkan tim untuk pemulihan kondisi semaksimal mungkin.

 

 

 

 

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display