EJ – Tiga poin berharga yang diraih di Lampung menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya dalam mengarungi kompetisi Super League 2026/27. Kendati demikian, gelandang asal Portugal, Diogo Ramalho, mengingatkan rekan-rekannya agar tak berlarut-larut dalam kegembiraan dan segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan PSS Sleman.
Kemenangan tandang perdana musim ini dipastikan usai Green Force menundukkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (9/10). Gol tunggal penalti Alex Martins pada masa injury time babak pertama memastikan Bajol Ijo membawa pulang poin penuh.
Meski menjadi suntikan motivasi yang signifikan, Ramalho menilai perjalanan liga masih sangat panjang. Menurut pemain berusia 27 tahun tersebut, tim harus terus membenahi kekurangan agar performa di lapangan terus meningkat.
“Setelah meraih kemenangan (lawan Isenmulang), fokus utama kami adalah terus berkembang dan tampil lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” ujar Ramalho.
Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan konsistensi demi mencapai target besar Persebaya sepanjang musim. “Kami tidak boleh terlalu larut dalam kemenangan karena masih banyak hal yang ingin kami capai,” lanjutnya.
Kini, seluruh perhatian skuad Green Force tertuju pada laga pekan kelima Super League menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10). Tampil di hadapan pendukung sendiri, Bonek dan Bonita, menjadi momen krusial bagi Persebaya untuk memburu hasil maksimal.
Guna meladeni permainan PSS Sleman, Ramalho mengungkapkan bahwa timnya tengah mematangkan aspek fisik maupun taktik. Intensitas pertandingan liga yang tinggi menuntut kesiapan ekstra dari seluruh penggawa tim.
“Kami banyak berlatih dari sisi fisik dan taktik. Menurut saya, hal itu sangat penting karena pertandingan di liga berjalan dengan intensitas tinggi. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berusaha kembali meraih hasil positif saat melawan PSS Sleman,” pungkas Ramalho optimistis.










