Drama Menit Akhir di GBT: Yuran dan Mabella Menangkan Persebaya dalam Derby Suramadu

Arief Catur Pamungkas/Foto: Joko Kristiono
Iklan

EJ — Persebaya Surabaya sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan Madura United dengan skor meyakinkan 3-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (26/10), Derby Suramadu ini diwarnai drama menegangkan setelah gol-gol penentu kemenangan lahir di masa injury time babak kedua.

Tampil di hadapan pendukung fanatiknya, Green Force langsung mengambil inisiatif menyerang sejak paruh kedua dimulai. Gelandang kreatif Miguel Pereira langsung merepotkan barisan pertahanan Madura United lewat aksi individu yang berbuah sepak pojok, disusul tembakan jarak jauh Alex Martins pada menit ke-46 yang masih melambung tipis di atas mistar.

Madura United tidak tinggal diam. Tim tamu sempat memberikan ancaman berbahaya semenit berselang yang nyaris menjebol gawang Reza Arya, namun bola masih melenceng tipis. Pertahanan Persebaya kembali diuji pada menit ke-50 saat Walber Mota tampil sigap memotong alur serangan lawan.

Persebaya terus mendominasi penguasaan bola. Gelandang asal Meksiko, Francisco Rivera, melepaskan tembakan akurat pada menit ke-55 yang sayangnya hanya melintas tipis di atas mistar gawang Madura United.

Iklan

Pertandingan mulai bergeser ritmenya ketika Madura United harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-57. Salah satu pemain tim tamu diganjar kartu merah langsung oleh wasit usai melakukan pelanggaran keras terhadap bek Persebaya, Catur Pamungkas. Unggul jumlah pemain membuat Green Force semakin leluasa mengurung lini pertahanan lawan.

Kendati demikian, Derby Suramadu menyajikan kejutan. Pada menit ke-65, Madura United justru berhasil memecah kebuntuan melalui eksekusi tendangan bebas terukur yang merobek jala Reza Arya. Skor berubah 1-1 dan membuat laga kembali berjalan terbuka.

Menanggapi situasi ini, jajaran pelatih Persebaya langsung melakukan rotasi taktik. Syahrul Lasinari dimasukkan untuk menggantikan Catur Pamungkas pada menit ke-65. Enam menit berselang, tenaga baru ditambahkan di lini serang dengan memasukkan Yann Mabella dan Ricky Pratama menggantikan Gledson Paixao serta Saddil Ramdani.

Keputusan tersebut terbukti jitu. Serangan Persebaya semakin bervariasi melalui tembakan jarak jauh Yann Mabella dan sundulan kepala Rivera. Upaya tiada henti itu akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-90 ketika Miguel Pereira dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Yuran Fernandes yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin. Pemain asal Tanjung Verde tersebut sukses mengirim bola ke gawang Madura United pada menit ke-90+1, membuat Stadion GBT bergemuruh menyambut keunggulan 2-1 bagi Persebaya.

Di sisa waktu tambahan tujuh menit, Madura United berupaya keluar menyerang untuk mencari gol penyeimbang. Namun, kelengahan lini belakang tim tamu justru dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya.

Pada menit ke-90+6, Yann Mabella memastikan kemenangan tuan rumah lewat tendangan melengkung berkelas yang sukses menjebol gawang Madura United untuk kali ketiga. Gol penutup tersebut mengubah skor menjadi 3-1 sekaligus memberikan rasa aman bagi Green Force.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit pada menit ke-90+7, keunggulan 3-1 bagi Persebaya tetap bertahan. Tambahan tiga angka ini mengukuhkan posisi Persebaya di jalur kemenangan pada kompetisi Super League musim 2026/2027.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display