EJ– Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Garudayaksa FC dengan skor 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9). Bajol Ijo yang sempat unggul lebih dulu lewat gol Alex Martins gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Memasuki babak kedua, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, melakukan penyegaran di lini depan dengan memasukkan Gledson Paixao, Alex Martins, dan Saddil Ramdani untuk menggantikan Malik Risaldi, Yann Mabella, serta Diogo Ramalho. Strategi ini langsung memberikan dampak positif pada alur serangan tim tuan rumah.
Persebaya sebenarnya sempat menggetarkan jala lawan pada menit ke-46 melalui aksi Miguel Pereira. Namun, kegembiraan publik GBT harus tertunda setelah wasit menganulir gol tersebut seusai melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR).
Tekanan bertubi-tubi terus dilancarkan skuad Bajol Ijo. Setelah beberapa peluang dari Miguel Pereira dan Gledson Paixao belum menemui sasaran, Tavares kembali memasukkan tenaga baru seperti Rachmat Irianto dan Ramadhan Sananta untuk menjaga intensitas permainan.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-77. Memanfaatkan umpan silang terukur dari Jefferson di sisi lapangan, Alex Martins melepaskan sundulan tajam yang menjebol gawang Garudayaksa FC. Persebaya unggul 1-0.
Usai tertinggal, Garudayaksa FC tampil lebih agresif mengejar ketertinggalan. Meski lini pertahanan Persebaya yang dikawal Yuran Fernandes sempat tampil solid meredam gempuran lawan, benteng tuan rumah akhirnya jebol juga. Pada menit ke-87, tim tamu berhasil mencetak gol penyeimbang dan mengubah skor menjadi 1-1.
Pada masa injury time, Persebaya mendapatkan peluang emas untuk mengunci kemenangan pada menit ke-90+3 melalui tembakan Ramadhan Sananta. Sayang, bola masih melebar tipis di sisi gawang. Skor imbang 1-1 bertahan hingga laga usai, membuat Persebaya harus rela mengantongi satu poin di kandang sendiri.










