Bonek Green Nord 27 Beraksi di Tribun Utara Stadion Tambaksari
Datang dengan “peralatan perang” lengkap seperti genderang, syal, bendera, flare, mereka memeriahkan pertandingan itu dengan chant dan nyanyian dukungan untuk Persebaya.
Momen-Momen Persebaya vs PSS Sleman saat Celebration Game
Pada 9 Desember 2017, kedua tim pernah saling berhadapan dalam Celebration Game, sebuah laga perayaan Persebaya juara Liga 2 yang digelar di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Berikut adalah momen-momen Celebration Game yang patut disimak jelang laga di Sleman.
Sumpah Bonek
Ratusan Bonek kembali turun ke jalan, Rabu 1 Juni 2016.
Penjelasan Azrul Ananda Tentang Harga Tiket Persebaya
Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda menjelaskan harga tiket yang dipatok sebesar Rp 50.000. Dalam video YouTube yang dimuat di akun Official Persebaya ini, Azrul memberi gambaran darimana angka itu berasal.
Terbanglah Tinggi
Sebuah film dokumenter singkat dari DIGITS Production, kelompok mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya (UWM) tentang berkembangnya Arek-Arek Bonek 1927.
Kronologi Bagaimana Bonek dan Suporter PSIS Bisa Masuk Stadion
Laga PSIS melawan Persebaya yang digelar di Stadion Moh Soebroto, Jumat (20/9) seharusnya tanpa penonton. Namun Bonek dan suporter PSIS yang didominasi Panser berhsil masuk stadion. CEO PSIS, Yoyok Sukawi sempat menyalahkan Bonek karena memaksa datang serta menjebol pintu stadion. Padahal fakta di lapangan berbicara lain.
Salam Satu Nyali, Wani!
Banyak yang menilai buruk tentang Bonek. Masyarakat seingkali menilai aksi Bonek membuat resah. Bonek kini telah menyatakan diri untuk berbagi semangat kepada masyarakat dengan cara yang lebih positif.
Filosofi Lagu Iwak Peyek
Filosofi lagu Iwak Peyek merupakan salah satu film dokumenter karya mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala (UWM) Surabaya yang bercerita mengenai kehidupan seorang bonek sejati.
Reaksi Bonek Saat Mendengar Gugatan PT MMIB Ditolak
Persebaya tetap milik PT Persebaya Indonesia (PT PI) dan Bonek.
Saudara Satu Nyali
Video karya mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala (UWM) Surabaya ini menceritakan tentang arek-arek Suroboyo, terlepas dari identitasnya, menyanyikan lagu Emosi Jiwaku.














