Menang Atas PSIM, Satu Kaki Persebaya di Babak 16 Besar

Pemain-pemain Persebaya merayakan gol pembuka yang dicetak oleh Oktafianus Fernando. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

EJ – Persebaya berhasil memenuhi ambisinya meraih poin penuh atas tamunya PSIM Yogyakarta. Green Force mengalahkan Laskar Mataram dengan skor 2-1 di Gelora Bung Tomo, Rabu (16/8).

Stadion GBT dipadati tidak kurang dari 50.000 bonek. Mereka menyaksikan laga penting bagi langkah Persebaya menuju babak 16 besar.

Persebaya menurunkan seluruh kekuatan utamanya. Sementara PSIM mengusung target bisa mendapatkan poin dari laga ini.

Inisiatif permainan langsung diambil oleh anak asuh Alfredo Vera. Memasang Yogi Novrian yang dibantu Oktavianus Fernando dan Irfan Jaya sebagai penyerang.

Menit ke 15 diawali aksi Yogi Novrian memberi umpan ke depan kotak penalti. Bola diterima Oktafianus Fernando dengan sekali menipu satu pemain lawan bola ditendang ke sisi luar kiper. Gol dan Persebaya unggul 1-0.

Pertandingan semakin menarik dan keras. Andri Muliadi menerima kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukan. Selanjutnya Dimas Prambodo dari PSIM juga mendapatkan kartu kuning dari wasit Rahmatullah.

PSIM bermain sangat solid. Irfan Jaya tidak bisa menembus sisi kanan pertahanan lawan. Bahkan wasit kembali mengeluarkan kartu kuning untuk Rachman Purwanto yang melanggar Kurniawan Karman.

Memasuki lima menit terakhir Persebaya tetap menyerang. Satu aksi Irfan Jaya menghasilkan tendangan penalti. Tembakannya menyentuh tangan lawan. Misbakhus Solikin menuntaskan menjadi gol kedelapannya pada menit 43. Babak pertama Persebaya unggul 2-0.

Pada babak kedua, belum ada pergantian pemain yang dilakukan Alfredo Vera. Tetap dengan pola yang sama, Persebaya sedikit menguasai permainan di awal babak kedua. PSIM juga semakin rapi dalam bermain. Sedikit keras dan cepat membuat pertandingan semakin menarik.

Beberapa pelanggaran dilakukan oleh kedua kesebelasan. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk kedua tim. Dari Persebaya M Hidayat dan Oktafianus Fernando dihadiahi kartu kuning. Alfredo mengganti tiga pemain pada babak kedua. Pertama Rendi Irwan masuk menggantikan Yogi Novrian. Disusul pemain baru asal Papua Nerius Alom debut menggantikan Irfan Jaya pada menit 77. Terakhir Kurniawan Karman ditarik keluar digantikan Ricky Kayame.

BACA:  PSIM Janji Tampil Habis-Habisan Lawan Persebaya

Pergantian tersebut tidak membuat permainan makin berkembang karena Persebaya lebih hati-hati. PSIM memasukkan dua andalannya, Rangga Muslim dan Kresna Adi Pratama. Masuknya dua pemain ini menghidupkan permainan PSIM. Sampai akhirnya menit 90+1 dari skema tendangan sudut Engkus Kuswaha memanfaatkan kemelut di depan gawang Miswar. Sontekan Engkus berbuah gol. Sampai pertandingan berakhir skor tetap 2-1 untuk keunggulan Persebaya.

Dengan kemenangan ini Persebaya masih di puncak Grup 5 dengan nilai 25. Kemenangan ini juga menjadikan satu kaki Green Force di babak 16 besar. Persebaya bisa lolos jika Persatu tidak bisa memenangkan pertandingan melawan tuan rumah Madiun Putra yang digelar Sabtu (19/8).

Pertandingan berikutnya, Persebaya akan melawat ke Tuban menantang Persatu. Laga ini digelar di Stadion Lokajaya, Senin (28/8). (bim)