Surat Untuk Kesayangan di Surabaya

Starting line up Persebaya saat lawan Madiun Putra. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

Salam satu nyali, kesayangan…

Performa menang-kalah sebuah tim memang salah satu faktornya adalah kinerja pelatihnya. Bagaimana pelatih meramu sebuah tim untuk bertanding, mengatur rotasi pemain saat bertanding, karena siapa yang bertanding Insya Allah mereka yang menentukan hasil. Mungkin analisa naifnya itu dari banyak faktor-faktor penentu pertandingan.

Dengan segala hormat, saat Persebaya mengumumkan Iwan Setiawan menjadi pelatih Persebaya Februari 2017, dengan segala yang ada pada diri pelatih tersebut, Bonek menerimanya menjadi bagian dari Persebaya.

BACA:  Sebuah Dilema antara Store dan Skor

Dua laga pembuka Persebaya di Liga 2 bersama Iwan Setiawan belum memuaskan. Saat kandang melawan Madiun Putra hanya mendapatkan hasil imbang 1-1 dan away ke Martapura FC kalah tipis 1-2. Walau masih dua pertandingan pembuka, harusnya laga awal menjadi kunci untuk mencuri poin. Dengan begitu harapan Bonek kepada pelatih tercapai.

Bonek datang ke stadion untuk mencari kemenangan, iya kan? Biar saja pelatih menjadi sorotan pertama ketika tim bermain jelek atau kemenangan belum diraih. Sebutan Bonek sebagai pemain ke-12 memang nyata, sehingga pada saat Persebaya belum menang, Bonek bergerak.

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel