Saatnya Persebaya Menyudahi Pola M-S-K

237
Foto: Joko Kristiono/EJ

Beberapa Bonek amat jeli mengamati pola penampilan Persebaya di Liga 1 musim 2018. Sampai pekan ke-8 liga kasta tertinggi di tanah air itu, Persebaya memiliki pola penampilan yang berulang dengan teratur.

Pola itu adalah M-S-K alias Menang-Seri-Kalah. Sejak bertanding di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya di pekan ke-1 melawan Perseru Serui sampai laga terakhir melawan Borneo FC, pola M-S-K ini belum berakhir.

Setelah menang dengan skor tipis 1-0 melawan Perseru, Persebaya mengalami seri 1-1 saat tandang ke Stadion Surajaya, kandang Persela Lamongan. Lalu, kalah melawan melawan Barito Putera dengan skor 1-2 di GBT.

Pekan berikutnya, Persebaya tampil impresif di Stadion Sultan Agung Bantul dengan mengandaskan PS Tira dengan skor 1-4. Kemudian, di GBT pada pekan berikutnya bermain imbang 1-1 dengan Sriwijaya FC.

Pada pekan ke-6 saat melawat ke Stadion Aji Imbut yang menjadi kandang Mitra Kukar, Persebaya kembali menyerah 3-1 dari tuan rumah. Kekalahan di Tenggarong itu lantas dibayar penggawa Green Force dengan mengempaskan rival se-Jatim, Arema FC, di GBT dengan skor 1-0. Dan di pekan ke-8, Persebaya kembali berbagi poin dengan Borneo FC dengan kesudahan laga  2-2.

Lantas, sampai kapan pola M-S-K ini berakhir? Hanya Tuhan yang tahu.

Sindiran mak jleb ditulis Oryza Ardyansah, jurnalis cum Bonek di beranda Facebook-nya. Dia menulis, bila pola M-S-K ini terus berulang sampai akhir liga, maka Persebaya membukukan poin 34, dari 12 menang, 11 seri, dan 11 kalah.

Merujuk pada hasil akhir musim 2017, jurnalis yang juga dikenal sebagai penulis buku dan artikel tentang Persebaya itu menyebut, poin tersebut bisa membawa Persebaya di peringkat 11.

BACA:  Banyak Rotasi, Alfredo Tak Merasa Aneh dengan Susunan Pemainnya

Di pekan ke-9, Persebaya akan menjamu sahabat sejatinya di GBT: Persib Bandung. Inilah laga big match sesungguhnya. Pertemuan dua tim perserikatan dengan basis suporter sangat besar di tanah air.

Kalau merujuk pada pola M-S-K, Persebaya akan kalah dari Persib di GBT, wkwkwk…

Tetapi, sungguh tidak ada seorang pun Bonek yang berharap Persebaya kalah. Apalagi bila main di Surabaya.

Karenanya, hai para pemain Persebaya, sudahi pola M-S-K. Kalau pola ini masih kalian anut, apalagi bila lebih banyak kalahnya, harapan Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda akan membawa Bajul Ijo di level papan atas hanya mimpi belaka.

Persib Bandung dan Viking sahabat sejati. Tapi, di GBT pekan depan, Persebaya harus menang bila ingin bersaing di papan atas liga.

Salam satu nyali, wani! (*)

Komentar Artikel