Nekat ke Senayan Sendirian, Mbak Rum jadi Saksi Persebaya Juara

Tri Suryaningrum. (Joko Kristiono/EJ)

EJ – Tri Suryaningrum adalah satu dari puluhan ribu penonton yang menjadi saksi perjalanan Persebaya meraih juara Liga Indonesia (Ligina) 1996/1997. Mbak Rum, sapaan akrabnya, sampai saat ini masih mengingat detail perjalanannya yang berbuah tinta emas sejarah manis Bajol Ijo.

Kala itu, kompetisi menyisakan empat tim terbaik di babak semifinal. Iklim sepak bola Surabaya benar-benar mencapai puncak kejayaannya ketika Kota Pahlawan ini menempatkan dua tim legendaris, Persebaya dan Mitra Surabaya di empat besar.

BACA:  Brigaz Bali Tiba di Surabaya

Semifinal dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 1997 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Sisa kompetisi ini mempertemukan Persebaya vs PSM Ujung Pandang dan Mitra vs Bandung Raya.

Demi menyaksikan laga itu, Mbak Rum berangkat seorang diri dari Surabaya pada dua hari sebelum jadwal pertandingan.

“Saya sendiri naik kereta ekonomi, tanggal 23 Juli 1997. Lalu di stasiun bertemu dengan rekan Bonek lainnya, tiga orang di stasiun. Saya ingat ketiga orang itu berasal dari Wonorejo Surabaya,” kenangnya ketika berbincang dengan EJ, Selasa (26/3).

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel