Press Release Green Nord27 Atas Tindakan Satpol PP Kota Surabaya

EJ – Peristiwa tidak mengenakkan kembali terjadi antara Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya (Satpol PP) dengan bonek suporter Persebaya.

Aksi penggalangan dana dari bonek Tribun Utara atau Green Nord27 dibubarkan dengan alasan yang tidak jelas. Ini bukan kejadian pertama antara bonek dan Satpol PP.

Sebelumnya peristiwa penghapusan mural perjuangan bonek dihapus secara tidak bertanggungjawab oleh Satpol PP. Sampai kemudian perwakilan bonek mendatangi kantor Satpol PP dan melalui kepala dinasnya meminta maaf secara langsung atas tindakan tersebut.

BACA:  Lima Perantau Dirikan Komunitas Bonek Rantau Tangerang

Tindakan Satpol PP tersebut tidak menghentikan kelanjutan penggalangan dana bencana tersebut. Kegiatan kemanusiaan ini akan diakhiri pada 31 Januari 2021. Tim bonek Divisi Bonek Disaster Response Team (BDRT) saat ini sudah berada di lokasi bencana.

Green Nord27 hari ini mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian pembubaran penggalangan dana. Berikut Press Release: Pembubaran Aksi Penggalangan Dana Oleh Satpol PP Kota Surabaya di Perempatan Kertajaya, Surabaya yang diambil dari website resmi greennord27.com :

BACA:  Bonek Adakan Syukuran Persebaya di Puncak Gunung Penanggungan

 

Sabtu (23/01), GreenNord27 melakukan penggalangan dana atas kejadian Bencana Alam di Mamuju, Sulawesi Barat. Acara sosial ini sebagai bentuk solidaritas dari GrenNord27 dalam membantu para korban setelah sebelumnya Divisi Bonek Disaster Response Team (BDRT) turun langsung kelokasi. Aksi penggalangan dana ini awalnya berjalan sebagaimana mestinya. Bertempat di Perempatan Kertajaya, teman-teman GreenNord27 mulai melaksanakan penggalangan dana pada pukul 15.00 sore.

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel