EJ — Gol penyelamat pada masa tambahan waktu tidak sepenuhnya menghapus rasa kecewa para pemain Persebaya Surabaya pada pekan kelima BRI Super League 2026/27. Hasil imbang 2-2 melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10) malam, menyisakan perasaan belum tuntas bagi seluruh anggota tim.
Penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari, mengungkapkan bahwa para pemain sebenarnya memiliki keinginan yang sangat besar untuk mempersembahkan kemenangan bagi Bonek dan Bonita yang hadir memadati stadion. Namun, situasi di lapangan memaksa Persebaya dua kali tertinggal dan harus bekerja keras sekadar untuk menghindari kekalahan.
Miguel Pereira tampil sebagai penyelamat lewat dua gol sundulannya pada menit ke-36 dan 90+1. Gol keduanya memastikan Persebaya mendapatkan satu poin dramatis jelang laga usai. Kendati demikian, Ernando mengakui raihan satu poin tersebut belum memenuhi harapan tim.
“Kita sebenarnya sangat layak untuk mendapatkan tiga poin. Dan terima kasih untuk Bonek dan Bonita atas kehadirannya. Kalian sangat luar biasa dan membantu kita, mendorong terus semangat untuk tidak pernah lelah mengejar ketertinggalan,” ujar penjaga gawang asal Semarang tersebut.
“Teman-teman juga merasa kecewa karena tidak bisa memberikan apa yang diharapkan Bonek dan Bonita, kemenangan di partai home ini. Kita akan balas nantinya di pertandingan selanjutnya,” tambahnya.
Jaga Catatan Tak Terkalahkan
Hasil imbang kontra PSS Sleman tetap memperpanjang catatan tak terkalahkan Persebaya dalam lima pertandingan awal Super League 2026/27. Hasil ini menempatkan skuad Green Force di posisi ke-6 klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin.
Ernando pun berharap dukungan dari para suporter setia tidak pernah surut sepanjang mengarungi kompetisi musim ini.
“Jadi untuk Bonek dan Bonita, terima kasih dukungannya, jangan pernah berhenti terus support kami karena perjalanan masih panjang. Kita akan perbaiki apapun kesalahannya, apapun yang bisa menjadikan kita untuk lebih baik kedepannya,” kata Ernando Ari.










