Mendukung Persebaya Lewat Karya Musik

SPF
Scream For Pride saat manggung. (Foto: squad.id)

Sebagai suporter, sejatinya kita memiliki berbagai macam cara mendukung tim pujaan. Entah itu dengan cara biasa atau dengan cara fenomenal. Tujuannya agar bentuk dukungan ini bisa membakar semangat dan meningkatkan mental juang tim idola menghadapi musuh di lapangan.

Beragam latar belakang profesi para suporter di masyarakat membuat dukungan mereka lebih berwarna. Salah satu profesi itu adalah para musisi-musisi lokal maupun berskala nasional yang masih memiliki ikatan batin dengan tim lokal di kota asalnya. Sebagaimana musisi lain, mereka mendukung tim pujaan dengan cara mereka sendiri. Yaitu menciptakan komposisi lagu yang mereka nyanyikan untuk memberikan dukungan kepada timnya.

Persebaya merupakan salah satu dari beberapa klub di Indonesia yang mempunyai kompilasi lagu tentang Persebaya maupun Bonek. Lagu-lagu itu diciptakan dan di nyanyikan band lokal yang acap kali diperdengarkan di Gelora 10 November sesaat sebelum Kick Off dimulai.

Baru-baru ini kita mengenal band bernama Scream For Pride (SFP). Band ini mengkhususkan diri mengangkat tema Persebaya dan Bonek. Sebelumnya, kita sering mendengar nama Arek Band. Band ini terbilang “spesial” karena para personilnya adalah musisi rocker lawas asli Suroboyo yang merupakan mantan personil band-band terkenal pada masa itu seperti Power Metal, Shadow, maupun Andromeda. Mereka sama-sama mencintai Persebaya dan memutuskan bergabung menjadi satu. Arek Band sering menciptakan dan menyanyikan lagu untuk Persebaya dan Bonek.

Pada hari Rabu, 10 Februari 2016, Radio Arek Bonek 1927 (AB1927 Radio) mendapatkan kiriman lagu dari seorang musisi asli Surabaya yang merupakan mantan vokalis Macan Band. Dia adalah Ahmad Noor. Pria yang akrab disapa Cak Mad ini dengan ikhlas menitipkan salah satu karyanya untuk diperdengarkan di Radio Arek Bonek 1927. Lagu tersebut berjudul Mars Persebaya.

Di lagu ini, Cak Mad dengan bandnya berduet bareng ning Debby Hermawan. Single ini terasa seperti hymne perjuangan ditambah dentuman musik pengiringnya. Meski lagu ini berdurasi tiga menit, namun jika dinyanyikan puluhan ribu suporter di tribun stadion, mungkin saja bisa membuat bulu kuduk merinding saat mendengar sekaligus menyanyikannya. Mungkin inilah yang dinamakan EMOSI JIWA.

BACA:  Memandang Bonek dari Sudut Pandang Berbeda

Fenomena musisi yang mendukung tim pujaannya lewat karya musik memang mempunyai daya tarik tersendiri. Terlebih lagi jika musisi tersebut berskala nasional dan sudah dikenal di seluruh wilayah nusantara.

Sayangnya, musisi atau band di Surabaya belum berani terbuka untuk memberikan dukungannya kepada Persebaya. Hal tersebut mungkin dikarenakan berbagai aspek dan idealisme yang mereka miliki.

Ada baiknya kita berkaca pada musisi atau band asal Bandung. Mereka dengan bangga dan tidak sungkan ikut menyumbangkan karyanya mendukung Persib Bandung. Sebut saja Pas Band atau Kuburan Band.

Semoga dengan tulisan yang sedikit ngawur ini bisa menjadi lecutan semangat untuk band asal Surabaya atau suporter Persebaya yang berada di luar kota yang memiliki karya musik untuk ikut memberi sumbangsih dalam bentuk lagu untuk Persebaya. Tentu nyanyian yang menumbuhkan semangat perjuangan tim kebanggaan dan bukan lagu provokasi untuk rival.

Sudah saatnya Bonek merubah paradigma negatif, salah satunya dengan memberi sumbangsih positif yang bermanfaat untuk Persebaya dan Bonek.

Bagi kalian yang punya band atau mungkin bersolo karir dan mempunyai lagu-lagu untuk Persebaya, silahkan kirim materi lagu kalian (bisa berupa mp3 atau WAV) di Radio Arek Bonek 1927. Kami akan kami putar setiap saat di program lagu-lagu untuk Persebaya dan Bonek

Bentuk cinta dan emosi jiwa bonek untuk Persebaya melalui lirik dan aransemen adalah salah satu dukungan di dalam dan di luar tribun. (*)

*) Penulis adalah kru AB1927 Radio

Facebook Comments