Transparansi Keuangan Operator Liga Wajib Hukumnya

Kompetisi sepak bola tanah air digelar serentak April ini. Level teratas kompetisi di Indonesia ini akan dimulai 15 April 2017. Gojek Traveloka Liga 1 nama resmi untuk kompetisi musim ini. Berbagai regulasi juga sudah diumumkan oleh operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sedang untuk level di bawahnya yaitu Liga 2 direncanakan mulai kick off pada 18 April 2017. Belum ada nama resmi untuk kompetisi Liga 2 ini.

PT LIB sebagai operator yang ditunjuk PSSI dinahkodai oleh Barlinton Siahaan. Belum ada rilis resmi tentang siapa saja pemilik saham dari PT LIB secara lengkap. Hanya susunan direksi dan komisaris yang bisa diketahui melalui media. Jika melihat kompetisi sebelumnya para pemilik saham operator liga itu hanya dipunyai oleh para klub divisi teratas.

Hari ini, Kamis 30 Maret 2017, ada manager meeting para calon peserta kompetisi Liga 2 di Jakarta. Sebanyak 61 klub direncanakan akan mengikuti kompetisi yang akan memperebutkan tiga slot yang akan promosi ke Liga 1. Akan ada 37 klub yang degradasi dan menyisakan 24 klub yang pada 2018 nanti menghuni Liga 2.

Kurang dari sebulan kompetisi mau digulirkan. Regulasi baru dirapatkan saat ini. Beberapa klub malah belum mempunyai tim ataupun pemain secara resmi. Belum lagi masalah pembagian grup yang belum juga diputuskan.Yang menarik justru TV One berencana akan menjadi TV partner PT LIB baik untuk Liga 1 maupun Liga 2. Berapa jumlah kontrak dengan PT LIB sudah semestinya lebih transparan . Ini terkait dengan hak siar yang menjadi jatah setiap klub peserta kompetisi.

Sepak bola bersih dan bermartabat yang dicanangkan PSSI saat kongres di Bandung Januari lalu bisa diterapkan juga dengan transparansi finansial PT LIB kepada klub liga. Sedikit banyak pembagian hak siar akan sangat membantu keuangan klub. Persebaya yang akan bermain di Liga 2 sangat menunggu regulasi baru.

BACA:  Belajarlah dari Timo dengan Mengundurkan Diri, Wan!

Jika memang akan diterapkan pembatasan usia maksimal 30 tahun , maka wajib hukumnya Persebaya mencari pengganti Rachmad Afandi dan Mat Halil di posisinya. Dan tentu saja menyelesaikan secara baik perihal kontrak mereka yang sudah diikat selama satu tahun. Sebelum kompetisi dimulai Persebaya sepertinya akan mengenalkan seluruh punggawanya dalam acara launching tim dan mengenalkan secara resmi jersey dengan sponsor yang ada.

Sebagai tim yang akan berkompetisi lagi setelah lebih dari empat tahun tidak bermain, Persebaya tetaplah Persebaya. Tim besar dengan sejarah panjang. Bonek pun sudah sangat tidak sabar menantikan mulainya kompetisi resmi. Tetaplah menjaga ekspektasi terhadap tim ini. Ini tim yang masih merangkak bangun layaknya seorang bayi. Untuk para penghuninya berjuanglan dan bekerjalah layaknya pejuang.

Fasilitas kelas satu yang diterima para pemain dan official adalah bukan untuk sekedar gengsi. Ada tanggung jawab moral dan professional didalamnya. Berikan sepenuhnya skil tenaga dan semangat untuk kejayaan dan atas nama Persebaya. Persebaya lebih besar dari yang kau kira. (*)