Persebaya Tutup Laga Terakhir dengan Pesta Gol

Persebaya. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

EJ – Persebaya memastikan diri sebagai juara grup usai menang lawan Persinga Ngawi di GBT, Kamis (14/9). Di laga terakhir yang disaksikan 25.000 Bonek tersebut, Persebaya berpesta gol. Empat gol dilesakkan Persebaya yang semuanya diciptakan di babak pertama.

Cuaca sore yang sangat panas di Gelora Bung Tomo (14/9) membuat awal-awal pertandingan Persebaya melawan Persinga berjalan sedikit lamban. Persebaya memegang kendali permainan. Persinga lebih banyak bertahan dengan memasang banyak pemain di belakang.

Belum sampai 13 menit Persebaya sudah mendapatkan tiga tendangan sudut. Pada menit 14, FandriyImbiri mendapat kartu kuning dari wasit Dafid Priatmoko akibat pelanggaran keras di tengah lapangan. Peluang terbaik didapat Muhamad Hidayat menit 22 tendangannya yang sayangnya masih bisa ditepis Bagus Prasetyo, kiper Persinga Ngawi.

Memasuki menit 25 terjadi kemelut di depan gawang Ngawi diselesaikan dengan dingin oleh Sidik Saimima. Ini gol pertama pemain bernomor punggung 7 itu bersama Persebaya. Persinga tersengat setelah terjadi gol. Satu peluang emas gagal dikonversi jadi gol . Bola sontekan pemain Ngawi tipis di atas mistar Miswar.

Persebaya tidak mengendurkan serangan. Menit 32 melalui assist bagus dari Ricky Kayame diselesaikan tendangan mendatar oleh Irfan Jaya. Persebaya unggul 2-0. Terus menyerang , aksi drible Ricky Kayame melewati empat pemain lawan sampai akhirnya dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit menghukum Persinga dengan tendangan penalti. Misbakhus Solikin sukses membuat gol ketiga Persebaya. Gol kesembilan gelandang asli Surabaya ini.

Tak mau ketinggalan akhirnya Ricky Kayame mencatat namanya di papan skor. Tendangan mendatar Ricky tak mampu dijangkau Bagus Prasetyo pada menit 40. Persebaya unggul 4-0. Pada menit 44 Thaufan Hidayat mendapatkan kartu kuning akibat diving dalam kotak penalti.
Sampai akhir babak pertama Persebaya sudah unggul 4-0.

BACA:  Dibayangi Permainan Kasar Persinga, Persebaya Hanya Mampu Imbang

Babak kedua terjadi beberapa pergantian pemain yang dilakukan coach Alfredo Vera. Muhammad Hidayat menjadi pemain pertama yang digantikan oleh Adam Maulana pada menit 57. Dilanjutkan debut Rachmat Juliandri yang masuk menggantikan Andri Muliadi menit 65. Ini penampilan pertama Juliandri bersama Persebaya. Terakhir, Thaufan Hidayat diganti oleh Rizhadi Fauzi menit 75.

Perubahan beberapa pemain membuat permainan Persebaya sedikit berubah. Sejak Rizhadi masuk, Ricky geser lebih keluar. Babak kedua tetap dalam penguasaan Persebaya.

Dengan kemenangan 4-0 ini, Persebaya memastikan diri menjadi juara Grup 5 Liga 2. Dan Persebaya masuk grup C bergabung dengan Kalteng Putra, Persigo Semeru FC, dan PSBS Biak.

“Memang ada sedikit perubahan di babak kedua. Saya mencoba beberapa pemain yang belum pernah main,” kata Alfredo saat konperensi pers setelah pertandingan menanggapi menurunnya performa Persebaya di babak kedua. (bim)