Ngeyel Sampai Akhir, Persebaya Curi Tiga Poin di Madura

119
David da Silva. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Persebaya tampil ngeyel dan mampu mendulang tiga poin di kandang Madura United dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-30, Senin (2/12). Sempat unggul dan sempat juga tertinggal, mental ngeyel Ruben Sanadi dkk benar-benar terlihat.

Menampilkan duet Aryn Williams dan M. Hidayat di belakang Rendi Irwan pada lini tengah, Bajol Ijo mampu berkreasi banyak di lini tengah. Variasi dalam build-up serangan mampu disajikan Rendi di Lini tengah dengan sangat baik sepanjang sembilan puluh menit.

Babak Pertama

Tempo sedang-sedang saja tersaji di awal babak pertama. Kedua tim belum menampilkan high pressing dan masih meraba-raba strategi tim lawan. Penguasaan bola di sepuluh menit awal cenderung berimbang.

Lepas dari sepuluh menit pertandingan berjalan, Green Force mulai lebih sering menguasai bola dan melancarkan variasi serangan. Persebaya dominan menyerang dari sisi kiri yang dihuni Diogo Campos dan Ruben Sanadi. Umpan crossing dan through pass berulang kali merepotkan sisi kanan pertahanan Laskar Sappe Kerap.

Terus menekan, Bajol Ijo akhirnya dapat merubah kedudukan menjadi 0-1 di menit ke-17. Memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Rendi Irwan yang dapat dihadang bek Madura United, David Da Silva dengan tenang mampu menyarangkan bola ke gawang M.Ridho.

Keadaan berubah setelah Persebaya mampu mencetak gol. Madura keluar lebih menekan dan berbalik mendominasi ball Possesion. Persebaya meladeni permainan Madura dengan skema serangan balik yang beberapa kali membahayakan gawang M. Ridho.

Pada Babak pertama kedua tim cenderung berimbang dalam jalannya pertandingan, namun Persebaya lebih efektif dalam memaksimalkan peluang menjadi gol. Lini pertahanan Bajol Ijo terlihat solid dan sulit ditembus dalam skema open play dan set piece.

Babak Kedua

Agresivitas serangan kedua tim terlihat semakin meningkat di awal-awal babak kedua berjalan. Persebaya masih mengandalkan Da Silva untuk menusuk melalui Umpan-umpan terobosan yang diarahkan padanya. Sedangkan Madura lebih bermain ball Possesion.

Madura United akhirnya mampu memecah kebuntuannys pada menit ke-53 melalui Aleksandar Rakic. Menerima umpan matang Slamet Nurcahyo, Rakic mampu lepas dari kawalan hansamu Yama, lalu ia mampu mendorong bola melewati Miswar Saputra. Skor menjadi imbang 1-1.

BACA:  Gantikan Aji Pimpin Latihan, Bejo Ingatkan Pemain Hadapi Sisa Laga Seperti Final

Madura United tampil lebih menekan setelah masuknya Greg Nwokolo pada menit ke-54. Hasilnya, pada menit ke-60, Laskar Sampe Kerap mampu unggul 2-1. Beto yang berdiri tak terkawal di dalam kotak penalti, menerima umpan dari David Laly, Beto melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihadang Miswar.

Prahara bagi tim tuan rumah terjadi ketika Greg Nwokolo harus diusir wasit di menit ke-79 karena menerima kartu kuning kedua, Madura United harus bermain dengan sepuluh pemain di lapangan. Tak lama kemudian Green Force langsung ‘tancap gas’ mengurung pertahanan Madura.

Gol penyama kedudukan akhirnya tercipta melalui Da Silva. Kali ini memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Irfan Jaya, Da Silva yang berdiri bebas lagi-lagi mampu menceploskan bola ke gawang M.Ridho. skor menjadi 2-2 di menit ke-83.

Persebaya seperti mendapat angin baru setelah mampu menyamakan kedudukan. Tampil agresiv dalam menekan dan mengurung Madura united setengah lapangan. Praktis Madura hanya mengandalkan serangan balik yang mampu diredam lini pertahanan Persebaya.

Tampil menyerang habis-habisan pertahanan Madura United, akhirnya Irfan Jaya mencetak gol ketiga di menit ke-88, sekaligus membalikkan kedudukan lagi bagi Persebaya. Menerima umpan dari Rendi Irwan, Irfan mampu menempatkan bola ke pojok kanan atas gawang Madura yang tak mampu diantisipasi oleh M. Ridho. Sontak seisi bench Green Force berselebrasi dan bersyukur atas gol Irfan.

Skor 2-3 bertahan hingga peluit panjang pertandingan dibunyikan wasit. Persebaya mampu membalikkan kedudukan setelah sempat tertinggal dari tim tuan rumah. Rendi Irwan mampu menjadi kreator di lini tengah dengan supply bola yang maksimal darinya. Tiga gol anak asuhan Aji Santoso terdapat andil Rendi Irwan di dalamnya.

Dengan hasil ini, untuk sementara Persebaya mengoleksi 42 poin dan menempati posisi delapan klasemen sementara. Aji Santoso juga mampu memperpanjang rekor tak terkalahkan selama mengarsiteki Bajol Ijo. (rgl)

SONG FOR PRIDE || STADION AJI IMBUT

Komentar Artikel