Ketidaksinkronan Visi Presiden Persebaya dengan Visi Alfredo Vera
Presiden Persebaya, Azrul Ananda, adalah salah satu orang yang visioner. Ia menyukai pembinaan usia muda dan lebih mementingkan proses ketimbang hasil. Namun visi sang presiden tak bisa diterjemahkan pelatih Alfredo Vera di lapangan. Ia menyukai pemain tua dan merekrut pemain-pemain yang telah dikenalnya. Alfredo salah menerjemahkan “proses” dengan membongkar-bongkar formasi. Anehnya, Azrul membiarkannya.
Mereka-Reka Formasi Persebaya
Belajar dari kejadian rotasi aneh kemarin dan dapat hasil buruk serta cemoohan para bonek, Alfredo Vera, nampaknya akan menurunkan skuad reguler yang biasa ia turunkan di preseason. Siapa saja?
Persebaya Sak Lawase
Persebaya itu yo Bonek. Orang yang lahir dan hidup di Surabaya pastilah mengaku suportere Persebaya alias Bonek. Masio gak ngerti bal balan, opo maneh sing gak iso main bal balan. Sing jelas lak mesti ngaku Bonek. Opo maneh Bonek saiki bedo karo jamanku pas sekolah biyen.
Sihir Damian Lizio
Persebaya kembali menang besar atas tamunya di Babak 16 Besar Piala Indonesia 2018/19 kemarin (23/2). Kali ini klub yang menjadi korban adalah klub kasta ketiga, Persidago Gorontalo dengan skor telak 7-0. Kemenangan ini membuat Tim Bajul Ijo memastikan lolos ke Babak 8 Besar.
November, Bulan Perjuangan Bagi Persebaya dan Bonek
November adalah bulan kesebelas dalam kalender tahun Masehi. Bulan tersebut sangatlah berarti, khususnya bagi warga Surabaya. Betapa tidak, peristiwa 10 November 1945 menjadikan setiap...
Perlunya Komunitas Bonek Membuat Toko Merchandise
Sebaiknya masing-masing komunitas Bonek membuat toko merchandise untuk kebutuhan komunitas.
Saatnya Hentikan Nyanyian “Dibunuh Saja!” dari Tribun Stadion
Dibunuh saja!” menjadi kata yang sangat populer dalam pertandingan sepak bola di Indonesia. Para suporter atau fans sepakbola menyanyikannya, bahkan acapkali di sepanjang laga, ketika klub yang mereka dukung bertemu dengan klub yang mereka anggap sebagai rival. Bahkan kata-kata itu dinyanyikan meski klub yang sedang bermain di lapangan hijau bukanlah klub rival mereka.
Bonek, Sebuah Evolusi Yang Terus Bergerak
Akun twitter Mafia Wasit sering menuliskan sebuah quote Kotaro Minami yang berbunyi "Jika tidak berubah maka aku akan kalah”. Ini menarik untuk melihat apa yang sudah dilakukan Bonek selama 5 tahun belakangan ini













