Ucapan Selamat HUT Persebaya dari Aremania
Sepurane nek gambaranku elek. Iki hadiahku gawe Persebaya.
Surat Terbuka Bonek untuk Bapak Letjen Edy Rahmayadi
Luangkanlah waktu untuk bertemu kami Bonek. Berbicaralah kepada kami. Kami akan siap berdialog secara terbuka dengan bapak.
Tidak Harus Menang, Yang Penting Juara
Menonton pertandingan Persebaya Surabaya versus Arema, sejatinya seperti menonton pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia. Timnas Indonesia boleh kalah dengan tim manapun, asal tidak dengan Malaysia. Bahkan, Bung Karno pun juga lantang bersuara dengan Slogan "Ganyang Malaysia".
5 Hal Mengapa Acara Telusur TV One Layak Diprotes Bonek
Tayangan ini memiliki dua kegagalan besar: selain gagal menjelaskan aspek rivalitas secara dalam, namun juga memperbesar kebencian antara kedua belah pihak
Persebaya Festival atau Persebaya Carnaval Untuk Jadi Event Tahunan, Mungkinkah?
Persebaya sudah memasuki usia ke 99 setelah pada 18 Juni 2025 kemarin merayakan hari jadinya yang ke 98. Tuwek uzur rek.
Bonek Wani Berkontribusi Melawan Covid-19
Notifikasi pesan dari grup alumni kampusku beberapa malam lalu cukup membuat mataku kembali segar. Seorang alumni mengabarkan bahwa petugas medis di RS Dr. Soetomo Surabaya membutuhkan bantuan beberapa alat medis dalam rangka penanganan wabah Covid-19. Beberapa dosen kemudian muncul menanggapi pesan tersebut dan menjelaskan kabar itu benar adanya.
Pemain Asing Asia Persebaya Boleh Lebih Dari Satu
Persebaya Surabaya resmi menambah amunisi pemainnya untuk putaran kedua Liga 1 2019. Adalah Aryn Williams, gelandang bertahan berpaspor Australia dan juga jebolan tim Inggris Burnley yang dua musim terakhir bermain di India. Tak ayal, muncul spekulasi terkait pemain yang dicoret Persebaya seperti Manuchekhr Dzhalilov karena jatah slot pemain asing Asia. Sebenarnya, bagaimana aturan pemain asing?
Romansa Sisi Timur Indonesia dan Persebaya
Bukan rahasia jika para pemain dari bumi cenderawasih diberkahi kemampuan bersepakbola alami dan kecepatan yang mumpuni.
Pelajaran 100 Menit di Gelora Bung Tomo
Rachmat Irianto, pemain muda itu, harus melihat Campos melewatinya dengan cara menyakitkan. Setelah itu, Wanggai berlari gembira menikmati sontekan manja ala pemain Kalteng Putra nomor 10 tersebut.














