Iklan

Suporter Bukan Tumbal Bagi Klub Kebanggaan

0
Menjadi suporter bukanlah penyerahan nyawa, karena suporter bukan tumbal bagi klub kebanggaannya.

Irfan Jaya, Dedikasi Bukan Sekadar Posisi

0
Irfan Jaya, mengajarkan kita bahwa dedikasi lebih penting dari sekadar posisi.

Surat Terbuka, Manajemen Persebaya, dan Strategi Konfrontasi

0
Ada banyak cara menyelesaikan masalah. Salah satu cara kuno tapi efektif adalah dengan melakukan konfrontasi. Manajemen modern juga tetap menggunakan strategi ini. Belakangan ada jurus yang dinamai constructive confrontation. Bahkan pendekatan ini disebut salah satu kunci sukses dalam berbisnis.

‘Orde Dikte’ Sepak Bola, Gelinding PSSI dan Industri Televisi

0
Sekali lagi penulis tidak menampik kebutuhan PSSI untuk mendanai federasi, akan tetapi mustilah dengan melihat kebaikan bersama yang tentu melibatkan suporter klub juga.

Sudahi Permusuhan, Musuh Kita Adalah Sistem Yang Tidak Manusiawi

0
Nyawa-nyawa yang telah tiada telah memberi kesadaran dan keberanian pada kita semua bahwa sesama manusia adalah saudara, sesama suporter saling berbagi rasa.

Saatnya Persebaya Merangsek ke Papan Atas

0
Persebaya dalam misi mengejar ketertinggalan poin dari kontestan lainnya. Ketika menghadapi tuan rumah Madura United di Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (25/5), tiga poin menjadi sasaran wajib

Pesan Untuk Gede Widiade, Jangan Hilangkan Sejarah

0
Jangan sampai bapak mendosakan Persebaya dengan sejarahnya.

Setelah Pilu dan Malu, Lalu apa?

0
Persebaya di super derby Jatim harus takluk dengan memalukan setelah dihajar Arema FC 4-0. Inilah kekalahan terbesar kedua saat away setelah tahun lalu di awal Desember kalah dengan skor yang sama dari PSMS Medan. Tapi kekalahan kali ini terasa sangat menyesakkan karena diperoleh di pertandingan melawan sang rival abadi. Ditambah lagi performa Persebaya sepanjang kompetisi kali ini, memasuki pekan ke 14 belum menunjukkan tanda-tanda stabil dalam segi permainan dan juga hasil.

Sudah Waktunya Wilkson!

0
Sudah cukup melihat Wilkson bermain mengecewakan, lalu menunjukkan kelasnya yang sebenarnya? Ataukah sudah cukup kita melihat Wilkson bermain untuk Persebaya?

Terbaru