Jika Kami Customer, Layani Bonek bak Raja
Anda boleh mengeneralisasikan Bonek sebagai customer anda. Jadi setelah kata customer disematkan kepada kami, Bonek, maka sejatinya kami adalah raja. Dan anda adalah pelayan kami, yang harus menyediakan sajian yang berkualitas.
Persebaya dan Bonek, Kala Loyalitas Tanpa Batas Bukan Hanya di Atas Kertas
Berbicara tentang Surabaya, pasti tidak terlepas dari kisah perjuangan Arek-Arek Suroboyo pada masa kolonial Belanda. Namun, ada kisah lain yang tak kalah menarik untuk disimak ketika mendengar nama Surabaya; Persebaya dan Bonek.
Ayo Buy Back Persebaya!
Jika kita ada untuk Persebaya, percayalah, kejayaan akan bangkit kembali. Kita miliki Persebaya dalam arti yang sebenarnya. BELI!.
Catatan Untuk Shin Tae-yong dan PSSI
Tanggal 12 Oktober 2022, laman media sosial twitter diramaikan soal isu, pelatih timnas Indonesia Coach Shin Tae Yong (STY), menyatakan bahwa jika ketua PSSI mundur, maka beliau akan ikut mengundurkan diri juga.
Saat Kebobolan Tak Dapat Dihindari, Mencetak Gol Sebanyak Mungkin Bisa Jadi Solusi
Membenahi lini pertahanan dan antisipasi set piece mungkin bisa menghindarkan Persebaya dari kekalahan. Namun, tujuan dari tim yang bertanding di lapangan adalah meraih kemenangan.
Sediakan Warung Makanan dan Minuman Dalam Stadion GBT
Untuk pertandingan selanjutnya, saya berharap panpel menyediakan warung makanan yang banyak di dalam dan di sekitaran Stadion GBT. Kemarin susah banget meski cuma mencari sebotol air mineral.
Ricky Kambuaya, Gelandang Flamboyan Yang Ngeyel dan Punya Visi Bagus
Ricky kambuaya, gelandang serang 23 tahun kelahiran bumi Papua telah menjadi idola baru publik sepak bola Surabaya. Gelandang serang yang musim lalu membela PSS Sleman kini mencuri perhatian karna penampilannya yang sangat gemilang dalam laga uji coba dan turnamen pramusim Piala Gubernur Jawa Timur bersama Persebaya. Satu golnya ketika Persebaya membantai Persija Jakarta dengan skor 4-1 dalam partai final berhasil mengantarkan tim berjuluk bajol ijo menjuarai turnamen tersebut.
Ketidaksinkronan Visi Presiden Persebaya dengan Visi Alfredo Vera
Presiden Persebaya, Azrul Ananda, adalah salah satu orang yang visioner. Ia menyukai pembinaan usia muda dan lebih mementingkan proses ketimbang hasil. Namun visi sang presiden tak bisa diterjemahkan pelatih Alfredo Vera di lapangan. Ia menyukai pemain tua dan merekrut pemain-pemain yang telah dikenalnya. Alfredo salah menerjemahkan “proses” dengan membongkar-bongkar formasi. Anehnya, Azrul membiarkannya.
Bonek sebagai Simbol Perdamaian
Kultur persepak bolaan Indonesia semakin tahun semakin melaju pesat. Khususnya yang ditunjukkan oleh para suporter di klub tanah air tercinta ini. Sekarang penilaian kualitas suporter dinilai dari kreatifitasnya tentunya ini adalah sebuah bentuk positif untuk menjadikan sepak bola Indonesia lebih maju.














