Draft Biaya Tret Tet Tet Persebaya Fans Musim 2019
Tret tet tet adalah mendukung tim kebanggaan dalam hal ini Persebaya Surabaya di kandang lawan. Istilah Tret tet tet kali pertama muncul saat babak enam besar Perserikatan tahun 1986/1987. Adalah abah Dahlan Iskan yang menginiasi hal tersebut. Saat itu halaman depan di pojok kiri bawah media Jawa Pos edisi 4 Maret 1987 sampai menghabiskan dua kolom. Pada saat itulah istilah Tret tet tet mulai populer.
#WaniMaskeran : Pelibatan Komunitas dalam Memerangi Pandemi Korona
Penggunaan masker dan menjaga jarak fisik merupakan protokol kesehatan yang paling mudah dilaksanakan, bisa diamati dan dievaluasi pelaksanaannya sehingga level kepatuhan masyarakat terhadap protokol ini bisa diukur.
90 tahun Persebaya, Api Perlawanan Yang Tak Pernah Padam
Semangat perlawanan inilah yang menjadi nyawa arek-arek Bonek, semangat perlawanan yang sudah ada sejak masa lampau.
Operator, Segeralah Rilis Jadwal Liga 2!
Kita harus menekan operator liga agar segera merilis jadwal. Kita juga perlu menekan operator agar tidak menyengsarakan suporter. Karena jadwal adalah wilayahnya operator liga, bukan klub. Dengan kepastian jadwal maka kita dan manajemen bisa menentukan langkah lanjutan.
Gak Ada VAR Tapi Gak Gini Juga
Pertandingan Persik Kediri kontra Persebaya yang berlangsung di stadion Maguwoharjo, Sleman diwarnai aksi berat sebelah dari sang pengadil lapangan Ginanjar Rahman.
Mbonek dengan Niat Nonton Persebaya
Kecintaan pada Persebaya dan pada Bonek haruslah nyata dalam perbuatan.
Turnamen Pramusim yang Bikin Pusing
Turnamen pramusim tujuannya memanaskan mesin. Jelang kompetisi resmi. Kompetisi yang kalau di negara kita sering berubah-ubah jadwalnya itu.
Krisis Pemain Akibat Akumulasi, Bagaimana Regulasinya?
Untuk kesekian kalinya Persebaya harus melalui krisis pemain saat menghadapi Persipura pada Minggu (24/11). Novan Setya Sasongko, Aryn Williams, Muhammad Hidayat dan Otavio Dutra dipastikan absen karena hukuman akumulasi kartu. Sebenarnya, bagaimana regulasi kartu kuning dan kartu merah di Liga 1?
Terjebak Banjir dan Macet di Surabaya, Saksikan Persebaya ke Liga 1 di Bandung
Tidak ada kebahagiaan lain saat ini melihat dan menjadi saksi Persebaya kembali ke kasta tertinggi.














