Persebaya dan Bonek, Kala Loyalitas Tanpa Batas Bukan Hanya di Atas Kertas
Berbicara tentang Surabaya, pasti tidak terlepas dari kisah perjuangan Arek-Arek Suroboyo pada masa kolonial Belanda. Namun, ada kisah lain yang tak kalah menarik untuk disimak ketika mendengar nama Surabaya; Persebaya dan Bonek.
Bonek, Bondho, No Nekat
Jika di dunia jurnalistik, ada istilah Tidak Ada Berita Seharga Nyawa. Maka, bolehlah saya membuat istilah untuk Sepakbola Indonesia dengan Tidak Ada Awayday Ditukar Nyawa.
Romansa Sisi Timur Indonesia dan Persebaya
Bukan rahasia jika para pemain dari bumi cenderawasih diberkahi kemampuan bersepakbola alami dan kecepatan yang mumpuni.
Transfer Pemain, Antara Kebutuhan Tim, Harga Pemain, dan Keinginan Customer
Di dunia sepak bola yang sudah kita kenal, pasti tidak pernah lepas dengan yang namanya bursa transfer. Tentu kita masih ingat bagaimana bintang dunia dibeli klub-klub top Eropa dengan harga fantastis sehingga memecahkan rekor pemain termahal dunia
Bagaimana Mendefinisikan Rivalitas 90 Menit Selebihnya Saudara
Secara kasat mata frasa ini terasa ambigu. Arema FC dan Persija tidak termasuk dalam rivalitas yang berakhir persaudaraan, nuansanya penuh permusuhan yang mengakar. Dua unsur yang terlibat dalam rivalitas itu; pemain dan suporter. Telah banyak referensi yang mengupas tren suporter sepakbola nasional, beberapa di antaranya menjadikan beberapa kelompok suporter masih "alergi" dengan definisi-definisi yang tidak familiar tentang hal ihwal "rival".
Dari Mana Asal Calo dan Kiat Memberantasnya
Praktik percaloan seperti sudah meresap ke dalam semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Banyak hal yang mempengaruhi, tapi yang paling utama adalah "KEUNTUNGAN".
Tetesan Air Mata Cinta Seorang Andik
Kemenangan Persebaya 1-0 atas Madura United sore ini Rabu (3/4) di Gelora Bung Tomo menyisakan cerita tersendiri untuk seorang Andik Vermansah.
Laga Berbuka Persebaya, Sebuah Refleksi Suporter
Laga telah berhasil diselesaikan, misi menjadi champion sudah mampu dilaksanakan, hidangan berbuka puasa gelar habis dilahap dengan penuh kepuasan.
Arek-Arek, Warung Kopi, dan Perlawanan
Apapun ketegangan yang dihadapi, warung kopi tetap tujuan bagi arek-arek. Kedinamisan semacam ini hanya ada di sini, di kota yang sampai detik ini tidak akan memadamkan api perlawanan.














