Cara Melihat Data Lengkap Persebaya Sejak Kompetisi Musim 1930
Sejak berdiri pada tahun 1927 lalu, Persebaya telah menjalani kompetisi yang sangat panjang. Namun tidak banyak sumber acuan yang mendokumentasikan perjalanan Persebaya pada zaman dahulu. Baru-baru ini saya menemukan salah satu situs bermanfaat bagi para pecinta sepak bola yang menyajikan data dan rekap hasil pertandingan sejak era lama.
Sesama Bonek Harus Saling Menghargai
Faktanya sampai saat ini masih ada beberapa Bonek yang mencibir, "Bonek kok dikit-dikit protes" atau "Bonek kok dikit-dikit demo".
Persebaya dan Bonek, Kala Loyalitas Tanpa Batas Bukan Hanya di Atas Kertas
Berbicara tentang Surabaya, pasti tidak terlepas dari kisah perjuangan Arek-Arek Suroboyo pada masa kolonial Belanda. Namun, ada kisah lain yang tak kalah menarik untuk disimak ketika mendengar nama Surabaya; Persebaya dan Bonek.
Sebuah Refleksi Untuk “Kita Persebaya”
Rentetan hasil 3 imbang dan 4 kalah merupakan hasil yang sangat minor dari tim sekelas Persebaya. Bagaimana tidak, pada awal musim, Persebaya mampu bertenggar di 5 besar dan berpacu dalam mengejar gelar Juara Liga 1 2019. Hasil ini berbanding terbalik ketika sudah memasuki putaran kedua di mana puncaknya lengsernya dua pelatih yang belum genap 1 musim melatih tim persebaya.
Persik Mania Dukung Bonek Sukseskan Gruduk Jakarta
Saat kau berjuang demi kebangkitan Persebaya, kami selalu hadir untuk mengawal bersama.
Suporter, Jauhkan Sepak Bola dari Politik!
Sepak bola dan politik memang tidak bisa dipisahkan begitu saja. Hal ini tidak terlepas dari penggunaan dana APBD untuk membiayai tim sepakbola di jaman orde baru.
Untuk Pemain Klub Internal: Berjuanglah, Kalian Bisa
Sejarah Persebaya tak bisa dilepaskan dengan sebuah perkumpulan beberapa klub yang saat ini biasa disebut klub internal.
Selamat Datang dan Selamat Bekerja, Manajer Persebaya
Kosongnya jabatan manajer tim dalam tubuh Persebaya akan segera terisi. Menurut kabar pengisi jabatan tersebut akan diumumkan hari ini. Sebelum menunjuk manajer tim, PT Liga Indonesia Baru melalui Tigor Shalomboboy mengatakan bahwa setiap tim tidak bisa mengganti manajer dan menunjuk penggantinya di tengah-tengah kompetisi. Hal itu dasari bahwa seorang manajer harus mempunyai sertifikasi dari Liga 1. Sebelum dimulainya kompetisi Liga 1, PT LIB mengadakan workshop bagi semua manajer tim.













