93 Tahun sebagai “93netik Pembeda”
Persebaya terlahir dengan 93netik pembeda, tahu kenapa? Dia selalu hadir pada momen-momen istimewa dan dibutuhkan.
93 Tahun Persebaya untuk Bonek dan Masyarakat Surabaya
Selamat ulang tahun Persebaya! Ya, begitulah kalimat pembuka untuk tulisan kali ini. Tidak terasa memang, sudah 93 tahun Persebaya malang melintang dalam lika-liku kompetisi di Indonesia. Ragam prestasi pun sudah banyak ditorehkan. Mulai dari era perserikatan, hingga saat ini Persebaya berlaga dalam kompetisi kasta tertinggi Liga 1 Indonesia. Lalu sampai akhirnya Persebaya dikenal sebagai klub yang besar serta melegenda. Belum lagi antusiasme suporternya yang luar biasa, Bonek dan Bonita yang juga sebagai bagian dari masyarakat Surabaya.
Mengulas Kemungkinan Andik Vermansah, Evan Dimas, dan Hansamu Yama Membela Persebaya
Persebaya memang besar. Mendukung kembalinya Andik Vermansah, Evan Dhimas, dan Hansamu Yama bukan berarti menjadikan mereka pemain-pemain yg namanya lebih besar dari Persebaya. Tidak Sama Sekali.
Menuju Bonek Masa Depan
Bonek rindu Persebaya berkompetisi lagi setelah sekian lama vakum dari liga. Bonek selalu haus akan aksi lapangan dari tim kebanggaan. Dalam liga apapun yang penting Persebaya bisa unjuk kebolehan.
Bernyanyilah di Surga Mas Oka
Karya mas Oka akan selalu abadi dan dikenang. Dalam satu kesempatan mas Oka pernah mengatakan "Mas aku tak nggae karya lagu-lagu Persebaya ya... iku bidangku mas. Aku seneng musik. Masio suaraku elek".
Jojo dan Zoro Adalah Bunga Lapangan
Siapa sih yang tidak tahu Jojo dan Zoro? Dua maskot Persebaya yang (katanya) imut dan menggemaskan itu.
Silenzio Stampa ala Persebaya, Efek Akumulasi Kegaduhan yang Sering Muncul
Sebuah sikap dari Persebaya yang ditandai dengan sebuah tulisan dari sang presiden klub, Azrul Ananda pada halaman pembuka suplemen khusus edisi #33 di Jawa Pos, Selasa kemarin.
Like Father Like Son, Kisahku Mengenal Persebaya Bersama Ayah
Pengalaman saya mendukung Persebaya dimulai saat saya masih kecil, tepatnya sejak kelas 2 Sekolah Dasar. Di awali dengan nribun bersama ayah dan teman-teman ayah. Itulah pertama kali saya diperkenalkan dengan dunia sepak bola oleh Ayah.













