Kembalinya Dribble Halus Thaufan Hidayat
Dibalik gemilangnya penampilan Irfan Jaya dan Oktafianus Fernando, ada satu lagi sayap Persebaya yang namanya sempat terlupakan, dan kini mulai kembali menunjukkan potensi besar yang ia miliki.
Tontonan Sepakbola Indonesia Yang Mengancam Nyawa
Ini adalah salah satu bukti kegagalan PSSI dalam melaksanakan gelaran pertandingan yang aman dan nyaman bagi supporter, pemain dan masyarakat umum.
Catatan Bonek: Pak Iqbal, Sebuah Nama Sebuah Cerita
Kini, tepatnya tanggal 16 Nopember 2017, Kapolri Jendral M. Tito Karnavian, memberikan kepercayaan dan penghargaan kepada Pak Iqbal (Kapolrestabes Surabaya) sebagai Karo Penmas Divhumas Mabes Polri melalui TR Mutasi.
Surat Pendek untuk Persebaya: Berjuanglah dan Jangan Takut!
“Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola” secara tegas sudah dikatakan Djadjang Nurdjaman dan juga Irfan Jaya. Ada rasa optimis dan keyakinan yang kuat untuk berbuat sesuatu yang lebih. Irfan Jaya menambahkannya dengan kalimat “Lupakan laga leg pertama, fokus ke Malang”.
Usul Penggalangan Dana Bagi Pedagang di GOR Pajajaran Yang Warungnya Dibobol Bonek
Perusakan dan pembobolan warung-warung di kompleks GOR Pajajaran, Bandung oleh segelintir Bonek membuat kita kecewa dan marah.
Tim Media Kreatif Persebaya, Ayo Jangan Monoton Rek!
Dalam era digital saat ini, konten media sosial Persebaya bisa dikatakan menjadi tumpuan utama dalam mendekatkan penggemar kepada tim. Terutama bagi yang jarang bertemu langsung dengan pemain. Apalagi saat ini Persebaya sudah menempatkan pemainnya di apartemen, tentu berbeda dengan era saat masih menggunakan mess Karanggayam duhulu.
Soal Tunggakan Gaji, Bagaimana Kelanjutannya?
Saya bersyukur Persebaya telah dipulihkan semuanya. Tetapi saya masih prihatin karena klub kebanggaanku masih terlilit hutang sebesar Rp 7 Miliar.
Menengok Kembali Website Pertama Persebaya
Pada tahun 1990-an teknologi internet mulai memasuki Indonesia. Meski terlambat beberapa tahun, tim-tim sepak bola Liga Indonesia mulai merambah ke arah sana. Salah satunya adalah pembuatan situs resmi klub. Persebaya Surabaya menjadi angkatan pertama bersama Pupuk Kaltim dan Persita Tangerang yang memiliki situs resmi klub pada 2000-2001 lalu.












