PSIS vs Persebaya, Adu Tajam Dua Striker Gundul
Laga klasik era perserikatan akan tersaji di pekan 19 Liga 1 2019 antara tuan rumah PSIS Semarang menghadapi Persebaya (20/19). Laga yang akan berlangsung di stadion Moch Soebroto Magelang digelar tanpa penonton. Nuansa laga era perserikatan pasti sangat berkurang tanpa adanya suporter dari kedua tim. Padahal laga tersebut menjadi laga adu gengsi nama besar tim, suporter dan yang tak kalah menarik adalah adu tajam dua striker asing yang telah kembali.
Sebuah Perjudian Masa Depan Persebaya
Tetapi sepakbola tetaplah sepakbola, sebuah olahraga yang mempunyai daya tarik yang luar biasa, maka tidak heran juga dalam kondisi yang serba sulit pun olahraga ini masih menjadi magnet buat para investor untuk menjajal peruntungan di bidang ini.
Qurban dan Anniversary Persebaya
Sejarah perayaan Idul Qurban. Lewat Ibrahim dan Ismail. Seperti yang tertulis di kitab kitab langit, menjadi ibrah bagi umat manusia. Tentang kelapangan hati, kesabaran, ketundukan dan kepatuhan pada Sang Pencipta.
Lima Manfaat Radio AB1927 Bagi Bonek
Radio yang bermarkas di Warkop Pitu Likur dan memakai alat seadanya dengan budget minim ini sangat setia menemani Bonek di pagi dan sore hari.
3 Alasan Persebaya Tidak Cocok Memakai Striker Tunggal
2019 saya ingat betul, Persebaya kedatangan pemain bertubuh jangkung dengan segudang prestasi yang gembar-gemborkan media. Mulai dari pernah berseragam Celtic hingga bersahabat dengan salah satu bek terbaik klub Inggris, Liverpool (Van Djik).
Persebaya Sebagai Ikon Surabaya dan Wisata Olah Raga, Pemkot Wani?
Entah apakah Pemkot lupa, abai atau pura-pura tidak tahu bahwa mereka sebenarnya memiliki “modal” dengan potensi dan prestasi luar biasa.
Persebaya Tetap Surabaya, Menafsirkan Joke dan Meme Persebaya Rasa Papua
“Surabaya pun juga punya kebanggaan, Green Force Persebaya emosi jiwaku” secuil syair magis yang ditulis almarhum Oka gundul ini bukanlah seruan belaka, ia hidup dan nyata di ruang ingatan setiap Bonek dimanapun dia berada.
Regulasi Akumulasi: Jika Pelanggaran Terulang, Denda Pasti Melonjak
Cukup mengagetkan juga ketika kemarin malam (27/5) hasil sidang resmi Komisi Disiplin PSSI dirilis di situs resmi PSSI. Sidang yang dilaksanakan pada 26 Mei 2019 tersebut mencatut nama Persebaya Surabaya pada poin ke-5 dengan jenis pelanggaran Pelemparan botol dan penyalaan kembang api sebanyak empat kali. Ya, pada laga melawan Kalteng Putra 21 Mei lalu, berbagai insiden memang terjadi di stadion Gelora Bung Tomo. Namun, nominal hukuman denda yang mencapai Rp 100.000.000 menjadi buah bibir suporter.













