Persebaya Mencetak Pemain-Pemain Hebat, Bukan Membelinya
Green Force tidak pernah berhenti mencetak pemain berkualitas. Memang tidak semua dari mereka mendapat kesempatan membela timnas, namun karir mereka terus meroket tajam. Mungkin tidak semua masih membela Persebaya saat ini, namun di klub lain mereka juga bersinar. Dulu mereka hanya pemain biasa-biasa saja, namun bersama Persebaya mereka menjadi pemain luar biasa.
Daripada Di-Php, Mengapa Persebaya Tidak Merangkak Dari Bawah?
Sebagai pendukung Persebaya, saya merasa sedih dengan kondisi klub saat ini yang mati suri karena perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Persebaya Lebih Butuh Rombak Pemain Daripada Pelatih
13 game, 4 kali menang, 6 kali seri, 3 kali kalah dan 18 poin sebenarnya bukan catatan yang buruk-buruk amat untuk coach Djanur. Bandingkan dengan capaian Persebaya dipekan yang sama musim lalu di Liga Gojek Traveloka, Persebaya mengemas 15 poin dari 12 game, 3 kali menang, 6 kali seri dan 3 kali kalah. (masih menyisakan 1 game).
Menempatkan Andik di Puncak Akal Sehat
Harusnya, hari-hari ini, sembari menikmati semilir angin yang mengantar menuju pergantian tahun ke 2019, kita masih diliputi euphoria atas segala hal yang ditorehkan Persebaya dan Bonek di pentas kompetisi Liga 1 tahun ini
Tunjukkan Pada Dunia Bahwa Persebaya dan Bonek Itu Ada dan Nyata
Kesetiaan, kesabaran, dan penantian panjang akan Persebaya bangkit dan berjaya selalu ada di hati Bonek.
Menuntut Konsistensi Panpel Persebaya atas Distribusi Tiket
Inkonsistensi panpel akan dapat menimbulkan ketidakpercayaan dulur-dulur Bonek terhadap manajemen Persebaya.
Ada Yang Salah Dengan Sepak Bola Indonesia
Thailand sangat kuat. Apalagi Thai League-nya menghuni peringkat 1 di kompetisi Asia Tenggara...Tidak mudah untuk meningkatkan level tim nasional bila kompetisi domestiknya tidak mendukung untuk itu
Wani Berubah, Landasan Bonek Berbenah
Bonek sekarang sudah mulai menunjukkan taringnya kembali, seiring dengan bangkitnya Persebaya di kancah sepak bola Indonesia paska dibungkam kurang lebih lima tahun.
Bangkit dan Kembalilah ke Zona Hijau
Persebaya mengakhiri laga bulan Ramadhan dengan kekalahan. Sabtu (9/6), Green Force menelan kekalahan dari PSM Makassar di Stadion Andi Matalatta. Gol tunggal Risky Pellu membuat Persebaya semakin terpuruk.














