Jangan Lihat Bonek Pakai Mata!
Mereka yang tahu Bonek sejak lama kemungkinan besar hanya akan fokus pada hal-hal di atas. Mereka tak tahu apa yang sudah dilakukan Bonek hingga saat ini, bahkan mungkin tak mau tahu. Karena mereka kebanyakan menganggap sebanyak apapun kebaikan yang dilakukan Bonek takkan mampu menghapus stigma negatif tentangnya selama bertahun-tahun.
Mengatasi Rivalitas Tak Bermutu dengan Bermain Peran
Baru beberapa hari lalu sepak bola kita mendapat sekali lagi kabar duka. Salah seorang suporter pergi mendahului kita akibat manusia-manusia yang kehilangan rasa kemanusiaan. Ada yang bilang ini soal rivalitas, fanatisme, agresi, eksistensi, bahkan gengsi. Tapi benarkah sepak bola kita hanya seputar itu-itu saja?
Bonek Melawan Karena Cinta Persebaya dan Sepak Bola
Mengapa Bonek akan melawan keputusan jadwal main ini? Karena Bonek cinta sepak bola dan cinta dengan Persebaya.
Ele91 Esok Pa91, Ayo Bangkit Juara La91
Bagi penikmat musik nasional tentu judul diatas tidaklah asing. Kesamaan judul dengan single milik Ebiet G. Ade yang galau dalam ratapannya, senafas dengan perjalanan tim kebanggaan arek suroboyo Persebaya Surabaya di kompetisi nasional Liga 1.
Tiga Alasan Wajib Mbonek di Laga Persebaya vs Barito Putera
Minggu (8/4) adalah match day Persebaya ke-3 di putaran I Liga 1 2018. Laga melawan tim asal Kalimantan Selatan ini pantang dilewatkan Bonek se-Dunia. Di laga inilah, seorang legenda Persebaya, Jacksen F. Tiago harus meramu tim melawan kesebelasan yang pernah dia bela dan arsiteki.
Bandung Home Sweet Home
Namun Bandung nampaknya bukan hanya punya cerita indah nan heroik bukan saja untuk Persib namun jauh dari itu kota ini juga punya momen yang berkesan untuk klub asal kota pahlawan Persebaya Surabaya.
Menjaga Amanah Kartu Persebaya Selamanya
Sinergi antara Persebaya dan Bonek sudah melangkah lebih jauh di pelbagai aspek. Salah satunya adalah program kartu Persebaya Selamanya (PS). Kartu ini sudah digagas oleh Presiden Persebaya Azrul Ananda, Kapolrestabes Surabaya Rudi Setiawan, dan perwakilan bonek saat mengadakan pertemuan beberapa bulan lalu.
Ungkapan Kerinduan buat Sahabat Kecilku
Persebayaku, engkau bukan sekedar tim sepak bola bagiku.
Evaluasi atau Degradasi, Kebijakan Transfer “Aneh” Alfredo yang Membuat Persebaya Terpuruk
Mengawali kiprahnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah vakum selama 7 tahun, Persebaya sempat memunculkan asa kalau tim ini akan berbicara banyak di kompetisi Liga 1. Di laga pembuka Green Force berhasil membungkam tamunya Perseru Serui dengan skor tipis 1-0 lewat sontekan manis legiun asing nya asal Argentina, Robertino Pugliara. Sempat dikritik di awal kedatangannya karena sudah memasuki usia uzur untuk ukuran pesepakbola profesional yaitu 34 tahun. Tapi penampilannya kala itu membungkam semua kritik yang tertuju padanya. Hingga saat ini, pemain bernomor punggung 10 tersebut menjadi pemain yang paling konsisten dan stabil diantara pemain lainnya dengan kontribusi 1 gol dan 2 assist (dikutip situs resmi liga-indonesia.id).














