Iklan

Surat Terbuka Azrul Ananda Yang Emosional

0
Teka-teki kehadiran Andik Vermansah telah terjawab. Setidaknya surat terbuka Presiden Persebaya, Azrul Ananda, dengan lugas dan jelas mengisyaratkan bahwa Pemain yang pernah membela Selangor FA tidak akan berbaju Persebaya di musim 2018 liga 1 mendatang.

Soal Tunggakan Gaji, Bagaimana Kelanjutannya?

0
Saya bersyukur Persebaya telah dipulihkan semuanya. Tetapi saya masih prihatin karena klub kebanggaanku masih terlilit hutang sebesar Rp 7 Miliar.

Persebaya Aku Sayang Kamu

0
Persebaya di era kini jauh lebih mapan dibanding beberapa tahun silam.

93 Tahun sebagai “93netik Pembeda”

0
Persebaya terlahir dengan 93netik pembeda, tahu kenapa? Dia selalu hadir pada momen-momen istimewa dan dibutuhkan.

Lupakan GBT, Lupakan G10N, Ingat Sardegna Arena

0
Persebaya dan bonek sedang galau menatap musim kompetisi 2020 ini. Kali ini bukan masalah tranfer pemain, tapi lebih karena geregetan dengan sikap Pemkot yang...

Curahan Hati Bonek Nyeker

0
Meski banyak Bonek yang memilih nyeker, bukan berarti mereka anak orang tak punya alias pengangguran. Teman saya dulu waktu lihat Persebaya juga nyeker. Padahal...

Daripada Di-Php, Mengapa Persebaya Tidak Merangkak Dari Bawah?

0
Sebagai pendukung Persebaya, saya merasa sedih dengan kondisi klub saat ini yang mati suri karena perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Pengalaman Bonek Tertipu Tiket Palsu dari Calo di GBT

0
Untuk bahan pembelajaran, mending beli tiket asli di ticket box yang sudah tersedia.

Ketidaksinkronan Visi Presiden Persebaya dengan Visi Alfredo Vera

0
Presiden Persebaya, Azrul Ananda, adalah salah satu orang yang visioner. Ia menyukai pembinaan usia muda dan lebih mementingkan proses ketimbang hasil. Namun visi sang presiden tak bisa diterjemahkan pelatih Alfredo Vera di lapangan. Ia menyukai pemain tua dan merekrut pemain-pemain yang telah dikenalnya. Alfredo salah menerjemahkan “proses” dengan membongkar-bongkar formasi. Anehnya, Azrul membiarkannya.

Sampai Jumpa, Micko Pratama

0
Sesaat sebelum para pemain memasuki lapangan dari tribun utara tiba-tiba berkumandang sebuah nyanyian. Suara itu langsung diikuti semua bonek yang hadir di Gelora Bung Tomo. Puluhan ribu sinar cahaya dari gadget menambah magis suasana saat itu.

Terbaru