Ketika Wawali “Menumpang” Kereta
Di tengah kesuksesan itu ternyata menggelitik naluri cak Wisnu selaku pribadi dan Bonek. Berbekal jabatan publik sebagai Wawali beliau bersedia menjadi panpel lagi dalam gelaran Liga 1 mendatang. Wawali pasti lebih mengedepankan naluri Boneknya ketimbang jabatan politisnya, walau beliau tahu itu bisa dilakukan.
Tiga Makna Ulang Tahun Persebaya
Hari ulang tahun adalah saat yang ditunggu-tunggu karena perayaan ulang tahun identik dengan pesta, kado, dan makanan enak. Belum lagi ucapan selamat dan doa-doa yang diberikan dari orang sekitar, membuat hari ulang tahun terasa begitu spesial.
Apa yang Perlu Dibenahi dari Persebaya Usai Kalah dari PSMS
Selain sisi pertahanan yang perlu dibenahi, saya melihat tidak ada striker/goal getter sebagai target man yang haus gol di Persebaya.
Risma Gak Ngreken Persebaya, Bonek Gak Ngurus Risma ke Jakarta
Sikap Bonek yang tak peduli Risma adalah sebuah bentuk balasan atas diamnya Wali Kota terhadap nasib Persebaya.
Ele91 Esok Pa91, Ayo Bangkit Juara La91
Bagi penikmat musik nasional tentu judul diatas tidaklah asing. Kesamaan judul dengan single milik Ebiet G. Ade yang galau dalam ratapannya, senafas dengan perjalanan tim kebanggaan arek suroboyo Persebaya Surabaya di kompetisi nasional Liga 1.
Jalan Kaki Tembus Kemacetan, Hanya Saksikan Persebaya di Babak Kedua
Tajuk Big Match dan aroma revans yang di-setting manajemen membuat laga ini spesial. Bonek yang datang pun lebih banyak daripada laga sebelumnya.
Musuh Kita Iwan Setiawan, Bukan Persebaya
Jangan biarkan Persebaya berjuang sendirian dan apapun yang terjadi Bonek akan selalu mendukungmu wahai Persebaya!
Pesan Untuk Bonek Setelah Persebaya Kembali
Semoga dengan kembalinya Persebaya, Bonek dapat lebih dewasa lagi.
Refleksi 93 Tahun Persebaya: Bersama Merengkuh Kejayaan
18 Juni 2020, klub kebanggan arek Surabaya, Persebaya merayakan hari ulang tahunnya yang ke-93. Sebuah usia yang bahkan jauh lebih tua dari pada usia dan berdirinya negeri ini. Jika diruntut secara historis, Persebaya pada mulanya bernama Soerabajasche Indische Voetbal Bond (SIVB), berdiri pada 18 Juni 1927. Oleh karena itu, SIVB secara letterlijk merupakan embrio dari pada Persebaya.
Mas Azrul Ananda, Iya Ta?
Jelas sudah, tulisan saya adalah respon dari tulisan sampean yang dimuat hanya beberapa hari dari euforia Runner-up yang baru saja kita petik. Saya baru membacanya siang jam 1 tadi, bangun tidur. Saya kaget, jujur saja, kurang paham, mengapa sampean memuatnya ditengah euforia, di tengah BONEK yang di status-status media sosialnya berharap tak ada lagi drama-drama murahan seperti yang sudah dilalui di pra dan awal dua musim terakhir.















