Pantun Berbalas Pantun Ala Akun Official Persebaya dan PSIS
Ketidakjelasan venue babak 8 Besar Grup Y membuat pendukung Persebaya dan PSIS resah. Di media sosial banyak sekali cuitan bernada protes, kebingungan, marah dan...
Piala Presiden 2019, Saatnya Persebaya Naik Level
Anda pernah mencoba kudapan ringan bernama Maicih? Keripik berbumbu pedas yang memiliki tingkatan level pedas ini adalah salah satu produk lokal yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat. Dulu di sekitar 2011, produk dengan merek ini sangatlah booming di seluruh Indonesia.
Bonek Card, antara Subsidi dengan Program Loyalitas
Bonek Card menurut saya adalah suatu bentuk loyalitas suporter kepada timnya, Persebaya.
Persebaya Selamanya, Kereta Akan Terus Berjalan
Yess, Persebaya Selamanya, kereta akan terus berjalan dan tidak akan berhenti. Terima kasih Aza! Matur Suwun Azrul Ananda!
Cinta Abadi Itu Bernama Persebaya
Cinta yang abadi tak akan pernah mati, selalu terpatri di hati dan tak akan pernah terganti.
Laga Tanpa Penonton, Keputusan Tak Taat Aturan
Ketidakhadiran pendukung dalam laga memberi konsekuensi pada kemunculan anomali persepakbolaan nasional.
Sediakan Warung Makanan dan Minuman Dalam Stadion GBT
Untuk pertandingan selanjutnya, saya berharap panpel menyediakan warung makanan yang banyak di dalam dan di sekitaran Stadion GBT. Kemarin susah banget meski cuma mencari sebotol air mineral.
Semangat Karanggayam
Sebagian orang mungkin tidak mengetahui di mana Wisma Karanggayam atau Mess Eri Irianto berada. Namun ketika ditanya tentang Stadion Tambaksari, semua orang Surabaya mungkin akan menjawab tahu. Wisma ini berada pas di belakang Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari bersampingan dengan perkampungan penduduk. Di belakang stadion sendiri ada lapangan latihan bagi Persebaya. Hebat bukan? Persebaya punya Traning Ground sendiri. Bangunan wisma ini menjadi satu dengan lapangan yang berada pas di belakang stadion.
Mencintai Persebaya Meski Bukan Klub Tanah Kelahiran
Dan semenjak saat itu, entah kenapa hati ini melekat kepada klub yang bernama Persebaya. Bukan dari klubnya yang bikin saya mengenal Persebaya, tapi suporternya yaitu Bonek. Di kala banyak berita yang menyebut Bonek sebagai biang kerok kerusuhan atau media yang sering mencitrakan bahwa Bonek itu bukan suporter melainkan perusuh.
Berbeda-Beda Tetapi Tetap Satu, Persebaya!
Keempat gol dari Persebaya dicetak oleh empat pemain berbeda. Berbeda dalam hal ini adalah daerah asal dari para pemain.















