Tahun ke-93 Persebaya Bersama Corona
Tahun ini adalah tahun ke-93 bagi Persebaya Surabaya. Tepatnya pada musim Liga 1 2020 yang tengah terhenti oleh adanya pandemi virus corona (Covid-19) ini. Setelah berhasil finish di posisi runner up Liga 1 2019 lalu, tentu harapan kita (Bonek) dan Persebaya selanjutnya adalah juara Liga 1 2020.
Jangan Salahkan Miswar Saputra
Banyak yang menyalahkan Miswar tentang dua gol yang tidak perlu itu. Tetapi bila kita melihat highlights-nya, bila kita benar-benar fair mengamati jalannya pertandingan, dua gol tersebut bukan mutlak kesalahan Miswar.
Bem-vindo a Surabaya, David da Silva
David da Silva resmi menjadi pemain asal Brasil ke-24 sepanjang sejarah yang memperkuat Persebaya Surabaya.
Laga Berbuka Persebaya, Sebuah Refleksi Suporter
Laga telah berhasil diselesaikan, misi menjadi champion sudah mampu dilaksanakan, hidangan berbuka puasa gelar habis dilahap dengan penuh kepuasan.
Persebaya, From Bandung With Love!
Malam 28 November 2017 dan kota Bandung, pasti akan selalu dikenang oleh Bonek-Bonita, yang bertahun-tahun setia berjuang di jalanan bahkan hingga ke Pengadilan.
4 Alasan Mengapa Persebaya Tidak Segera Memecat Iwan Setiawan
Mengapa manajemen tidak langsung memecat Iwan namun malah memperpanjang hukuman?
92 Tahun Yang Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Tanggal 18 Juni 1927, kita tahu tanggal tersebut adalah tanggal kelahiran sebuah kesebelasan legendaris asal Surabaya. Kesebelasan yang berakar dari SIVB. Walaupun beberapa tahun ke belakang ada perdebatan tentang asal kesebelasan ini. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa kesebelasan ini berawal dari SVB. Tetapi yang diyakini mayoritas suporternya adalah SIVB yang lahir tanggal 18 Juni 1927. Ya, kesebelasan tersebut adalah Persebaya yang memiliki 2 gelar Liga hingga sekarang.
Menanyakan Kinerja Panpel Celebration Game
Kejadian yang sebenarnya bisa diantisipasi mengapa bisa terjadi? Pelajaran saat homecoming game sepertinya tidak berbekas sama sekali. Malam ini banyak pemegang tiket yang tertahan di depan portal depan GBT.
Memaknai Rivalitas Melalui Pandangan Sanada dan Masamune
Tragedi Kanjuruhan membawa revolusi besar – besaran antar berbagai supporter di Indonesia. Salah satu yang paling jelas terjadi adalah berdamainya beberapa kelompok supporter di Indonesia, mulai dari berdamainya supporter Jogja – Solo – Sleman, hingga supporter asal Pati – Kudus – Jepara.
Cepat Sembuh PSSI
Empat puluh hari lebih telah berlalu sejak tragedi yang merenggut 135 nyawa saudara kita di Kanjuruhan tetapi perubahan yang diharapkan terhadap sistem persepak bolaan di negara ini tidak kunjung datang.















