Seputar Rencana Pembentukan “Bonek Marshalls”
Pemikiran Kapolrestabes Surabaya tersebut adalah bagaimana jika komunitas Bonek ini membentuk suatu wadah kecil, sebut saja Bonek Marshalls untuk tujuan membantu manajemen kegiatan suporter terutama saat ada sepak bola.
Anniversary, Konspirasi, dan Pandemi: Sebuah Refleksi Kebahagiaan di Tengah Pandemi Negeri
Tahun 2020, jadi momentum perenungan bersama. Bagaimana tidak, tiba-tiba kita diperintah negara untuk hidup bersih, pakai masker, hingga cuci tangan setiap hari. Lebih-lebih anjuran untuk menjaga jarak jika bertemu sangat digencarkan di seluruh penjuru negeri. Aturan tersebut bukan sesuai kultur Budaya Indonesia. Budaya kita budaya sosial sangat toleran, guyup, gotong royong, dan tenggang rasa.
Ikrar Perjanjian Damai Bonek-Aremania, Apakah Semua Lupa?
Jika ikrar perjanjian damai terus-menerus diabaikan, maka selamanya akan begini.
Dapat Tiket Setelah Muter-Muter Empat Ticket Box
Aku mau berbagi pengalaman berburu tiket laga Persebaya lawan Persigo Semeru FC.
Persebaya Bukan Hanya Sekadar Gelar Juara
Optimisme dan harapan yang tinggi hadir saat kendali Persebaya dipegang oleh Azrul Ananda. Setelah lebih dari enam tahun dibekukan oleh federasi karena persoalan dualisme, kini klub kebanggaan kota Surabaya ini kembali eksis di kancah sepak bola nasional dan internasional.
Jika Kisah Cinta Persebaya adalah Drama Korea
Seorang perempuan terlihat sedang berdiri sendirian di depan pintu keluar Terminal Osowilangun. Ia mengenakan kaus hijau seperti warna kebesaran Persebaya. Raut mukanya terlihat gelisah. Sesekali melihat jam tangan yang menempel di tangan kirinya.
Jalan Ninja Persebaya
Jika diperjelas dengan target 2 tahun ke depan, mencetak juara di tahun pertama dan menjadi juara di tahun berikutnya. Sebuah misi yang berat, hampir mustahil, tapi tak ada yang tak mungkin dalam sepakbola dan kehidupan ini bukan?
Persebaya Kalah Lagi, Apakah AV Layak Dipecat?
Pertandingan melawan Persib Bandung menjadi saksi bagaimana tuan rumah Persebaya menjadi bulan-bulanan tamunya. Dari layar kaca, komentator Valentino Simanjuntak dan bung Binder Singh berkali-kali berkata tentang seru dan menghiburnya match itu. Serangan memang silih berganti terjadi dari kedua kubu. Tapi saya melihatnya tidak demikian. Pemandangan yang terlihat adalah bagaimana keroposnya lini pertahanan Bajul Ijo, lalu terlalu “liarnya” lini tengah, yang sering terlepas kontrol sehingga terlambat turun. Lini depan juga kurang tajam terlihat dari jumlah gol yang tercipta. Itulah gambaran yang terjadi pada 45 menit awal di Gelora Bung Tomo Surabaya malam tadi.
Cak Nono, Pocong Bonek yang Selalu Teror Lawan di GBT
Tahukah anda, siapa Bonek di balik pocong yang setiap Persebaya bermain selalu berada di gate 19 Gelora Bung Tomo untuk memberikan teror kepada tim lawan?
Jadilah Suporter Yang Merdeka
Menurut kami suporter yang merdeka adalah suporter yang bebas bisa mendukung tim kebanggaannya tanpa dibatasi dengan peraturan yang njelimet sehingga bisa mengurangi dukungan untuk kebanggaan.















