Jika Sepak Bola adalah Hiburan, Persebayalah Jawabannya
Ratu Tisha, sekjen PSSI, pernah mengatakan bahwa semangat turnamen Piala Indonesia adalah menggairahkan sepak bola daerah, bagaimana tidak, turnamen pramusim ini melebur segala level kompetisi bertarung dalam satu turnamen.
Wahai Pemain Persebaya, Bijaklah Memakai Media Sosial
Mari menggunakan media sosial untuk mencapai tujuan positif secara bersama-sama. Mendukung visi klub dan suporter mencapai target juara dengan cara yang benar dan elegan.
Otak-Atik Gathuk Formasi Tim Persebaya
Formasi yang digunakan sebagai bahan evaluasi adalah 4-3-3, di mana ini formasi yang paling cocok dan juga paling sering digunakan. Platform sepertinya dibangun atas skema formasi ini, dilihat dari coach Bejo yang juga memakai komposisi ini dan besar kemungkinan pelatih baru nanti pun akan menggunakannya juga.
Menjauhlah dari Keberuntungan
Melihat pertandingan yang sudah di maikan Persebaya baik secara langsung atau dari layar kaca jamak kiranya merasakan atmosfer pertandingan secara lansung. Ada emosi yang muncul baik hasil miror maupun hasil yang maksimal. Satu hal yang paling disorot adalah apa yang disajikan di lapangan yakni elemen dalam tim.
Ayo Osvaldo, Meledaklah!
Dalam Piala Presiden, Valdo sudah tiga kali bermain. Masing-masing menghadapi Perseru Serui, Madura United, dan PSMS Medan. Total bermain selama 81 menit dan belum mencetak gol maupun assist.
Semua Bonek Masuk Stadion Bayar Tiket
Menarik bila melihat salah satu pentolan suporter tetangga sebelah yang mengatakan bahwa Bonek saat masuk stadion itu tidak bayar tiket. Saya kira apa yang dikatakannya hanyalah emosi sesaat karena selama saya meliput Persebaya di Liga 2, para dulur-dulur Bonek semua mempunyai tiket
Penantian 6 Tahun, Bonek Haus Gol Kamu!
Melihat hasil yang cukup telak dimenangkan skuad Angel Alfredo Vera mungkin adalah jawaban dari slogan yang selalu dan lama didengungkan oleh Bonek Mania. Slogan “Kami Haus Gol Kamu”.
Persebaya Bukan Hanya Sekadar Gelar Juara
Optimisme dan harapan yang tinggi hadir saat kendali Persebaya dipegang oleh Azrul Ananda. Setelah lebih dari enam tahun dibekukan oleh federasi karena persoalan dualisme, kini klub kebanggaan kota Surabaya ini kembali eksis di kancah sepak bola nasional dan internasional.
Kami Tidak Lupa, Mas Purwo
Tembakan gas air mata secara membabi buta mulai dihempaskan ke arah tribun BB yang kebanyakan diduduki ibu-ibu, wanita, dan anak kecil, hingga banyak dari mereka yang menangis menahan pedihnya mata dan sesaknya nafas akibat gas air mata yang aparat tembakkan.
Balde Meledak di Awal Juli, Persebaya Pun Pesta Kandang Perdana
Pengin main atraktif atau meraih tiga poin? Mourinho lebih pilih tiga poin. Guardiola memilih keduanya. Djajang Nurjaman?















