Saatnya Persebaya Fokus Piala Indonesia 2018
Tak perlu berlama-lama meratapi kegagalan di partai final Piala Presiden 2019 saat menghadapi Arema FC. Kekalahan di ajang pra-musim dengan agregat gol 2-4 seharusnya menjadi pelecut semangat Ruben Sanadi dkk. Kini saatnya fokus ke ajang sesungguhnya: Piala Indonesia 2018/19!
Doa dan Renungan Bonek di Hari Pahlawan
Tentu sangat naif membandingkan peristiwa 10 November 1945 di Surabaya silam dengan 10 November 2016 di Jakarta ini. Tetapi bagi kami esensinya sama, bahwa cinta yang menggerakkannya.
Persebaya di Mata Kami (Bonek), 93 Tahun Rebut Kembali Kejayaan
Bagi saya persebaya adalah tim kebanggaan yang terpilih untuk dijagokan. Entah kenapa naluri ini muncul sedangkan saya sendiri hanyalah pendatang di Surabaya. Perkenalan saya dengan Persebaya sudah dimulai dari Sekolah Dasar. Kesan saya tertuju pada tahun 2004, era pelatih Jackson F. Tiago yang menjadi juara Liga Indonesia bersaing ketat dengan PSM dan Persija.
Sudahi Euforia Juara, Tatap Masa Depan
Tugas utama manajemen saat ini adalah dengan tenang dan fokus mempersiapkan tim secara utuh jelang Liga 1.
Selamat Hari Anak Nasional, Boncil!
Setiap pergi ke Gelora Bung Tomo (GBT) untuk menonton Persebaya bertanding, kita pasti selalu melihat ada anak-anak kecil berkostum hijau. Ada yang digandeng maupun digendong ayah ibunya dan ada pula yang dipanggul di pundak. Bisa jadi salah satu dari orang tuanya adalah Bonek alias pecinta Persebaya, karena itu mereka berupaya mem-Persebaya-kan putra-putrinya sejak dini.
Federasi yang Konsisten dalam Ketidakkonsistenan
Tak hanya prestasi saja yang dihasilkan oleh federasi sepakbola tertinggi ditanah air ini namun inkonsistensi regulasi dan kontroversi sangat melekat pada organisasi sepakbola ini.
Kapan Persebaya Menyusul Liverpool?
Selasa 27 Nopember 1990 Bleduk Ijo menggetarkan jagad sepakbola Indonesia. Bleduk Ijo adalah julukan tim Persebaya saat menikuti turnamen Piala Utama. Sebuah turnamen yang mempertemukan tim Perserikatan dan Galatama saat itu.
93 Tahun Persebaya, Perayaan Sederhana dan Berbeda, Namun Penuh Makna
Di tahun ini, ulang tahun Persebaya menurut penulis sensasinya berbeda. Namun makna yang dihasilkan lebih terasa dan mengena ke seluruh Bonek-Bonita termasuk yang penulis rasakan. Akibat adanya pandemi Covid-19, kita tentu tidak bisa bertemu dengan jumlah orang yang banyak atau bahkan berkerumun. Apalagi kasus positif Covid-19 di Surabaya masih tertinggi di Jawa Timur dan masuk wilayah zona merah.
Pemain Muda, Ciri Khas Persebaya
Persebaya tidak bisa lepas dari pemain muda. Persebaya merupakan sebuah tim yang tidak pernah kehabisan pemain muda berbakat. Dari tahun ke tahun klub kebanggaan Bonek ini terus konsisten mengorbitkan pemain muda tanpa henti. Melalui kompetisi internal, Persebaya mampu mencetak bintang-bintang muda untuk tim nasional Indonesia hingga saat ini. Sebut saja: Evan Dimas, Andik Vermansah, hingga Supriadi. Kualitas mereka tidak perlu diragukan lagi; bahkan dari tahun ke tahun mereka terus menembus tim nasional walaupun sering terjadinya pergantian pelatih.
Seputar Rencana Pembentukan “Bonek Marshalls”
Pemikiran Kapolrestabes Surabaya tersebut adalah bagaimana jika komunitas Bonek ini membentuk suatu wadah kecil, sebut saja Bonek Marshalls untuk tujuan membantu manajemen kegiatan suporter terutama saat ada sepak bola.















