Dagelan Turnamen Pramusim
Perhelatan Piala Gubernur Jatim tahun ini merupakan kompetisi pramusim yang sungguh greget. Bagaimana tidak? Sedari awal saja para klub kontestan di-press tenaganya yang jeda waktu istirahat hanya 2 hari. Ini sungguh riskan terhadap pemain profesional sekalipun. Di sisi lain piala pramusim ini hanya diikuti oleh beberapa klub Jawa Timur. Bahkan sangking sakleknya sampe mengundang klub dari Ibu Kota dan salah satu klub Malaysia, yakni Sabah FA.
Media dan Bonek Bagai Air dan Minyak
Sebagian media lebih memilih memojokkan dan menyudutkan Bonek.
“Perjudian” Sempurna Sang Presiden Persebaya
Menjadi presiden klub dan mengurusi klub sebesar Persebaya bukan perkara mudah.
Bonek 2.0: Warkop, Gadget, dan Perubahan
Generasi Bonek 2.0 adalah bonek generasi baru.
Nasib Persebaya Pasca Putusan Sidang Gugatan Nama dan Logo
Seminggu setelah ulang tahun ke-89, bagaimana nasib Persebaya kedepan masih menarik untuk dicermati.
Bonek, Sebuah Evolusi Yang Terus Bergerak
Akun twitter Mafia Wasit sering menuliskan sebuah quote Kotaro Minami yang berbunyi "Jika tidak berubah maka aku akan kalah”. Ini menarik untuk melihat apa yang sudah dilakukan Bonek selama 5 tahun belakangan ini
Piala Gubernur Jatim 2020, Turnamen Visioner dan Inovatif
Pagelaran turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim (PGJ) 2020 akan memasuki babak final yang mempertemukan Persebaya menghadapi Persija. Jika menengok kembali perjalanan turnamen ini, ada beberapa catatan visioner dan inovatif.
Sebuah Harapan Sederhana untuk Persebaya
“Dalam sepak bola, meraih kemenangan adalah hal mutlak yang harus diraih. Tak boleh ada kata menyerah. Bila gagal, coba lagi dan bila gagal lagi, coba terus. Sebagaimana hidup, sepak bola selalu menyediakan ruang kesuksesan bagi mereka yang terus berusaha dan bekerja keras.”
Bertahan di Liga 1, Target (Lebih) Realistis Persebaya
Terlalu dini untuk meletakkan pesimistis Persebaya akan mampu bercokol di papan atas seperti target manajemen hingga akhir musim kompetisi 2018 ini.
Saatnya Bonek Move On dari Andik Vermansah
Kalau pun Andik di musim ini tidak jadi bergabung dengan Persebaya, kita harus legowo dan tetaplah mencintai Persebaya.














