Surat Pendek untuk Persebaya: Berjuanglah dan Jangan Takut!
“Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola” secara tegas sudah dikatakan Djadjang Nurdjaman dan juga Irfan Jaya. Ada rasa optimis dan keyakinan yang kuat untuk berbuat sesuatu yang lebih. Irfan Jaya menambahkannya dengan kalimat “Lupakan laga leg pertama, fokus ke Malang”.
Monotonnya Permainan Persebaya dan Penyakit “Irfan Jaya Dependencia”
Ada dua faktor utama yang membuat Persebaya paceklik mencetak gol pada tiga pertandingan terakhirnya.
Menjaga Harapan untuk Persebaya
Entah apa yang ada dalam skuad Persebaya musim ini. Tidak perlu lagi mencari siapa yang salah. Musim sudah akan berakhir. Persebaya terpuruk di papan bawah.
Lupakan GBT, Lupakan G10N, Ingat Sardegna Arena
Persebaya dan bonek sedang galau menatap musim kompetisi 2020 ini. Kali ini bukan masalah tranfer pemain, tapi lebih karena geregetan dengan sikap Pemkot yang...
Antara Conte, Iwan Setiawan, dan Lambang Persebaya di Dada
Memang Bonek tidak lebih besar daripada nama Persebaya itu sendiri. Pun juga prestasi tidak mampu didapat secara instan. Namun alangkah baiknya jajaran manajemen mampu cepat dan tanggap membaca situasi tim (tanpa mengurangi rasa hormat kepada apa yang telah manajemen berikan untuk membantu menyelamatkan Persebaya).
Bu Wali, Jangan Lucuti Spanduk Kami
Satu saja kami minta, jika kau tidak bisa turun tangan langsung, beri saja arahan kepada petugasmu jangan ganggu kami berjuang!
Protes Pemegang Bonek Card atas Carut Marut Tribun Superfans
Pelajaran apa yang kira kira tepat untuk panpel Persebaya menghadapi pertandingan big match? ada banyak hal mendasar yang kerap terjadi di setiap laga besar dan itu seperti tidak penyelesaian solusi yang diberikan panpel, selalu dan selalu terulang.
Pembinaan Usia Dini Kunci Sukses Persebaya Masa Depan
Dengan pembinaan yang baik, maka akan muncul pemain-pemain muda yang hebat dan nantinya akan memangkas anggaran belanja pemain Persebaya.
Menuntut Konsistensi Panpel Persebaya atas Distribusi Tiket
Inkonsistensi panpel akan dapat menimbulkan ketidakpercayaan dulur-dulur Bonek terhadap manajemen Persebaya.
Persebaya Itu Virus
Plong, begitu perasaan Bonek mendengar kabar bahwa Hansamu Yama Pranata bergabung bersama Persebaya. Pemain yang digadang-gadang bisa bergabung bersama Green Force itu akhirnya berlabuh juga dengan nomor punggung 23. Tentu bukan harga yang murah untuk mendapatkan Kapten Timnas Indonesia tersebut. Kira-kira berapa nilai transfer pemain kelahiran Kota Mojokerto ini? Puluhan atau ratusan juta kah?















