Tradisi Flop Putaran Pertama, Akankah Menumbalkan Aji?
Kapan terakhir Persebaya bermain ala tim medioker? Sebelum laga pembuka lawan Macan Putih, permainan ala medioker itu ditunjukkan saat takluk oleh Elang Jawa, sebelumnya enam laga tak pernah menang, di kandang terakhir musim lalu. Yang mendapat reaksi luar biasa dari Bonek. Buntut dari kekesalan yang menumpuk dari fans. Yang sanksinya membuat banyak pihak mengelus dada dan juga ada yang menysukurinya, terusir dari Surabaya dan tanpa penonton.
Harapan untuk Bonek, Ayo Jaga Sikap Dewasa!
Sepak bola bukan hanya soal pemain atau klub namun juga tentang suporter. Dulu ketika orang mengingat kata 'Bonek', konotasinya rata-rata akan selalu negatif; rasis, anarkis, dan sering rusuh. Bonek sadar akan hal itu dan mencoba memperbaiki diri. Segala upaya dilakukan oleh Bonek untuk memperbaiki image di depan publik. Bonek memberikan boneka untuk penderita kanker di Jawa Timur, berdonasi untuk bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai tempat, membagi-bagikan bunga dan gorengan untuk pengendara plat N, hingga menjaga keamanan gereja pasca ledakan bom di Surabaya.
Persib Manfaatkan Built Up Buruk Persebaya
Persebaya menjalani pertandingan ini tanpa adanya kedua pemain mereka yang dipanggil Timnas yang sedang melakukan pemusatan latihan di Bali. Kedua pemain itu adalah Osvaldo Haay dan Irfan Jaya. Sedang di skuad Persib tidak ada nama Jonathan Bauman yang selama ini menjadi pasangan manis Ezechiel Ndouazel. Obat hadirnya dua pemain baru, Raphael Maitimo dan OK Jhon yang langsung mencuri perhatian suporter Persebaya juga tidak bisa mengikuti laga big match ini, pasalnya laga ini adalah pertandingan tunda. Patrick Wanggai yang baru bergabung juga tidak bisa turun lapangan, ia hanya menyasikkan kawan-kawannya berlaha dari tribun, begitu juga OK Jhon dan Raphael Maitimo.
Menebak Nomor Punggung Pemain Baru Persebaya
Jika kelima pemain plus Andik jadi bergabung maka akan menarik dilihat akan memakai nomor punggung berapa mereka saat kompetisi resmi nanti.
Valentine’s Day Bagi Bonek: Mendukung Persebaya dengan Penuh Kasih Sayang
Kami ingin membagi kasih kepada masyarakat sebagai bentuk rasa sayang kami kepada Persebaya.
Persebaya Ingin Juara atau Tidak?
23 Desember 2004 adalah kali terakhir Persebaya menjadi kampiun di kompetisi level tertinggi persepakbolaan nasional.
Jangan Bikin Malu Surabaya!
Pitch invasion, menyalakan flare dan petasan dalam suatu pertandingan hanyalah suatu sentilan kecil bagi manajamen, staff pelatih, dan pemain Persebaya jika dibandingkan dengan protes yang dilakukan para bonek terdahulu. Hal itu mengingatkan pertemuan saya dengan salah seorang legenda Persebaya yang membawa gelar juara pada 1988 yaitu Yongki Kastanja pada 2017 lalu. Saat itu saya diutus oleh panitia Mahakarya 2 Bonek Campus untuk mewawancarai serta mengundang kehadiran beliau dalam acara tersebut.
Banyak Pelatih Bagus, Mengapa Dulu Manajemen Pilih Iwan Setiawan?
Saya heran mengapa dulu Persebaya langsung mengontrak coach Iwan Setiawan ya? Apa pertimbanganya? Apa karena terburu-buru tidak dapat pelatih atau bagaimana?
Ingat, Bonek adalah Ruh Persebaya
Sepak bola olahraga rakyat banyak yang sebisa mungkin bisa menjadi hiburan sendiri bagi warga.
Cinta Ini Hanya Untuk Persebaya
Kau selalu dalam setiap aliran darah















