Persebaya Panggilan Jiwa, Sebuah Refleksi…
Jakarta, 7 Februari 2020, petang hari di awal akhir pekan, penulis sudah berada di Terminal Pulogebang untuk bersiap menumpangi bus yang akan membawanya ke Surabaya untuk menyaksikan pertandingan Persebaya.
Setelah Persebaya Pasti Bertahan, Lalu Apa?
Persebaya Sabtu kemarin sukses membungkam tamunya. Tidak main-main, sang penguasa klasemen, saudara kita ayam jantan dari timur, PSM Makassar dikalahkan dengan skor mencolok 3-0. Kemenangan ini membuat arek-arek nangkring di posisi ke-9 (sementara, masih menunggu pertandingan lain di pekan ke-30) dengan poin keramat 41. Dengan raihan poin 41, walaupun secara matematis belum 100 persen, tapi secara prediksi dan teknis, Green Force dipastikan akan tetap bermain di Liga 1 musim depan.
Pernyataan SIM, Pintu Masuk Pemkot dan Klub Internal Selesaikan Masalah Persebaya
SIM mengatakan jika ada surat kuasa dari Wali Kota yang ditujukan untuknya, dengan sukarela dia akan mengembalikan saham miliknya secara gratis.
Ketahuilah Yogyakarta, Bonek Berwajah Ramah
Persebaya dan masyarakat Indonesia membutuhkan Bonek ramah, bukan marah; Bonek santai, bukan bantai; Bonek adil, bukan bedil; Bonek pemberani dan tauladan, bukan penyulut permusuhan; Bonek penjaga harga diri dengan akal sehat, bukan pemuja ego sendiri dengan nafsu jahat.
Lika-Liku Menuju 93milang
93 Bukanlah angka yang kecil untuk ukuran umur, bahkan mungkin sudah melekat dan melegenda. Persebaya dengan segudang cerita telah menjabarkan arti penuh perjalanan, beragam lika-liku sudah biasa menjadi santapan.
Menahan Diri di Tengah Ambisi Tinggi
Selamat ulang tahun, Persebaya! Kini usiamu sudah 93 tahun, dengan segala perjalanan penuh lika liku dalam menjalani kompetisi sepak bola di negeri ini. Banyak kata yang bisa mencerminkan bagaimana ulang tahun Persebaya tahun 2020 ini. Namun satu yang akan saya pilih: Menahan Diri.
Bonek dan Dejavu Musim 2018
Masih tersimpan di memori para Bonek bagaimana Persebaya terseok-seok melalui awal hingga pertengahan musim Liga 1 2018. Kala itu Persebaya ditangani pelatih kepala Alfredo Vera.
Persebaya dan Bonek Harus Memiliki Kesepakatan Bersama
Persebaya adalah nama besar. Satu klub sepak bola profesional di Indonesia dengan banyak prestasi dan penuh kontroversi. Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana, mengapa, dan karena apa nama Persebaya menjadi besar?
Sesama Bonek Harus Saling Menghargai
Faktanya sampai saat ini masih ada beberapa Bonek yang mencibir, "Bonek kok dikit-dikit protes" atau "Bonek kok dikit-dikit demo".
Junior yang “Terpinggirkan”, Bonek yang Menengadahkan
Persebaya memang tak bisa jauh dari prestasi di segala level kompetisi dan turnamen. Nama besarnya menjadi jaminan sebuah kompetisi dan turnamen memiliki kadar kualitas, itu karena ada Persebaya di dalamnya.














