Kesalahan Berfikir dalam Memaknai Rivalitas Sepak Bola
Logical fallacy sangat rentan terjadi pada rivalitas, baik saat beradu pendapat atau juga saat menyikapi suatu kejadian.
Sampai Jumpa Musim Depan, Coach Iwan!
Jika Iwan dituntut menghormati sebuah kelompok suporter, maka dia harus menundukkan kepala untuk Bonek.
Perlawanan Bonek Sektor Lor Terhadap Carut Marut Federasi
Situasi di dalam federasi sepak bola tanah air sedang tidak baik baik saja. Rangkap jabatan, ketidakadilan sanksi, menjadi pemicu reaksi kalangan suporter di tanah air.
Bagaimana Mendefinisikan Rivalitas 90 Menit Selebihnya Saudara
Secara kasat mata frasa ini terasa ambigu. Arema FC dan Persija tidak termasuk dalam rivalitas yang berakhir persaudaraan, nuansanya penuh permusuhan yang mengakar. Dua unsur yang terlibat dalam rivalitas itu; pemain dan suporter. Telah banyak referensi yang mengupas tren suporter sepakbola nasional, beberapa di antaranya menjadikan beberapa kelompok suporter masih "alergi" dengan definisi-definisi yang tidak familiar tentang hal ihwal "rival".
Tak Ada Arti RUPS Bagi Persebaya dan Bonek
Apa artinya perubahan saham jika Persebaya tak kunjung jelas kapan bermain secara reguler di kompetisi resmi.
Menanti Striker Asing Yang Tak Kunjung Tiba
Melihat hasil Piala Presiden, sektor depan khususnya striker masih kurang tajam.
Provokasi Pemain Martapura dan Sanksi Komdis PSSI
Pertandingan panas Persebaya kontra Martapura FC pada Kamis malam (27/7) menyisakan cerita bagaimana satu pertandingan yang tidak dimainkan dengan semangat sportifitas menjadi sangat tidak enak ditonton.
Bintang 93milang Itu Bernama Persebaya Surabaya
Persebaya adalah tim besar yang syarat akan sejarah panjang. Sebuah identitas untuk sebagian besar masyarakat Surabaya. Apa yang dilakukan Bonek semata-mata untuk menjaga dan memperjuangkan agar indentitas Kota Pahlawan tetap ada dan semakin membanggakan.
It’s Not Time for Klesetan, Jol!
Hasil minor beberapa laga terakhir, ditambah penyelesaian masalah yang tak menyelesaikan malah memunculkan masalah baru. Ini membuat kita harus kembali akrab dalam ruang keterpurukan. Kita terperdaya oleh irama seri kalah seri kalah.
Sudahi Euforia Juara, Tatap Masa Depan
Tugas utama manajemen saat ini adalah dengan tenang dan fokus mempersiapkan tim secara utuh jelang Liga 1.















