Provokasi Pemain Martapura dan Sanksi Komdis PSSI
Pertandingan panas Persebaya kontra Martapura FC pada Kamis malam (27/7) menyisakan cerita bagaimana satu pertandingan yang tidak dimainkan dengan semangat sportifitas menjadi sangat tidak enak ditonton.
Zahra Musdalifah, Srikandi Timnas Putri yang Juara Bersama Tim Laki-laki
Sejak kecil Zahra Musdalifah telah jatuh cinta pada sepak bola. Ceritanya, di usia 7 tahun, ia sering diajak ayahnya menonton pertandingan futsal. Pada akhirnya, perempuan kelahiran Jakarta, 4 April 2001, itu tidak hanya menonton, tetapi juga ikut berlatih futsal.
Berapa Harga Tiket Terusan Persebaya di Liga 1?
Jika tetap 18 klub dengan sistem home away maka setiap klub akan mempunyai partai home sebanyak 17 kali.
Menanti Duet Darah Biru dan Hijau di Persebaya
Perang Bubat sudah ratusan tahun lalu selesai. Perang antara Majapahit dan Padjajaran begitu melegenda bagi masyarakat Jawa dan Sunda. Tahun ini ada semacam rekonsiliasi antar kepala daerah Jawa Barat dan Jawa Timur. Ahmad Heryawan dan Soekarwo masing-masing menandatangani semacam kesepakatan tersebut. Akan ada nama jalan Padjajaran dan Majapahit di Surabaya dan Bandung.
Catatan Bonek: Pak Iqbal, Sebuah Nama Sebuah Cerita
Kini, tepatnya tanggal 16 Nopember 2017, Kapolri Jendral M. Tito Karnavian, memberikan kepercayaan dan penghargaan kepada Pak Iqbal (Kapolrestabes Surabaya) sebagai Karo Penmas Divhumas Mabes Polri melalui TR Mutasi.
Persebaya Milik Klub Internal, Bukan SIM dan CG
Bukalah hati dan pemikiran kalian semua bahwa Saleh Ismail Mukadar (SIM) dan Cholid Goromah (CG) telah gagal selama hampir 7 tahun memimpin PT Persebaya Indonesia (PI).
Konsistensi Spirit “Satu Nyali Wani” Bonek di Tengah Perjumpaan Suporter Casual dan Tradisional
Disatukan lewat kalimat prinsipil solidaritas bersama, yakni “Salam Satu Nyali, Wani!”, mereka telah menjelma menjadi tidak hanya segerombolan pemadat tribun, melainkan ruh dan jiwa bagi dinamika Persebaya.
Merenungi Kembali ‘Kita Persebaya”
Kemarin (25/01) Persebaya lagi-lagi mendapatkan pelajaran berharga dari lawannya. Bermain di Bali melawan Barito Putera, ternyata mereka justru meneruskan rekor kekalahan menjadi 4 kali.
Hasta La Vista Persebaya
Tertawa di tengah kesulitan, barangkali sesuatu yang sulit dilakukan manusia. Itulah gambaran kondisi sekarang. Wabah yang melanda negeri ini seolah-olah nyaris merobohkan semua tatanan kehidupan manusia. Covid 19 benar-benar jadi pembunuh massal yang paling ditakuti ditahun 2020 ini.
Seduluran Tanpa Batas (Nazar Seorang Bonek untuk Persis Solo)
Beberapa orang menganggap bahwa sepak bola adalah masalah hidup dan mati. Saya jamin ini lebih serius daripada itu















