Persebaya Kalah Lagi, Apakah AV Layak Dipecat?
Pertandingan melawan Persib Bandung menjadi saksi bagaimana tuan rumah Persebaya menjadi bulan-bulanan tamunya. Dari layar kaca, komentator Valentino Simanjuntak dan bung Binder Singh berkali-kali berkata tentang seru dan menghiburnya match itu. Serangan memang silih berganti terjadi dari kedua kubu. Tapi saya melihatnya tidak demikian. Pemandangan yang terlihat adalah bagaimana keroposnya lini pertahanan Bajul Ijo, lalu terlalu “liarnya” lini tengah, yang sering terlepas kontrol sehingga terlambat turun. Lini depan juga kurang tajam terlihat dari jumlah gol yang tercipta. Itulah gambaran yang terjadi pada 45 menit awal di Gelora Bung Tomo Surabaya malam tadi.
Perlukah Pelarangan Flare Dalam Stadion?
Stadion bukan hanya milik mereka yang hobi menyalakan flare namun juga milik kakek, nenek, wanita, anak-anak yang tentu saja menginginkan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman.
Menilik Komposisi Pemain Ideal Bagi Persebaya
Berikut komposisi pemain ideal bagi Persebaya
Jangan Sandera Persebaya
Kalau ada pengakuan utang, harus juga dibuktikan dengan administrasi yang cukup. Bukti-bukti yang kuat. Tidak hanya atas dasar omongan.
Mencari Pemimpin Persebaya yang Istiqomah
Di dalam konteks sepak bola, istiqomah bisa diartikan tetap berpegang pada konteks sportivitas dan fairplay yang dijunjung tinggi dan tidak memakai sepakbola dengan cara-cara yang licik, bengis dan menghalalkan segala cara.
Bernyanyilah di Surga Mas Oka
Karya mas Oka akan selalu abadi dan dikenang. Dalam satu kesempatan mas Oka pernah mengatakan "Mas aku tak nggae karya lagu-lagu Persebaya ya... iku bidangku mas. Aku seneng musik. Masio suaraku elek".
Derby Persebaya (1927) vs Surabaya United: Siapakah yang Jadi Tetangga Berisik?
Pertemuan dua klub sepak bola yang berada dalam satu kota akan menimbulkan atmosfer pertandingan yang panas dan gengsi yang tinggi.
Kapan Persebaya Menyusul Liverpool?
Selasa 27 Nopember 1990 Bleduk Ijo menggetarkan jagad sepakbola Indonesia. Bleduk Ijo adalah julukan tim Persebaya saat menikuti turnamen Piala Utama. Sebuah turnamen yang mempertemukan tim Perserikatan dan Galatama saat itu.
Dukunglah Persebaya dengan Cinta Sejati
Jacksen F Tiago! Aji Santoso! Rahmad Darmawan! Kurang lebih nama-nama itulah yang dominan muncul sebagai sosok yang diteriakkan dengan lebih kencang untuk menggantikan coach AV semenjak Persebaya menelan kekalahan dari Persib. Belum lagi nama Andik Vermansah yang juga ikut disebut kembali, bersama dengan nama-nama pemain tenar lainnya, yang sedang bersinar bersama klubnya masing-masing.
Menyanjung Saat Persebaya Menang, Menghujat Ketika Kalah, Sudah Benarkah Kita?
Liga 1 dewasa ini, memang bukan wahana yang menggembirakan bagi Persebaya Surabaya. Terseok-seok di papan bawah dan begitu beratnya meraih poin kandang maupun tandang. Banyak peristiwa di luar lapangan yang mewarnai masa sulit ini. Saya ingin sedikit membahas beberapa fenomena yang terjadi sekaligus membagikan opini dari beberapa kegusaran saya.















