Iklan

EJ Sharing: Menanti Irama Samba di Orkestra Persebaya

0
Musim ini Persebaya megulang kembali drama yang pernah terjadi di musim-musim sebelumnya, drama yang melibatkan pemain, pelatih dan manajemen.

Bonek, Jiwa Korsa Tanpa Senjata

0
Bonek bukanlah organisasi yang struktural, pakem dan kaku dengan segala aturan baku. Bonek adalah mengalir, cair dan dalam sekejap muncul dari tanah. Yang menjadikan Bonek begitu solid dan tak mudah "dikalahkan" adalah korsa yang terus dijaga walau perputaran generasi terus terjadi.

Refleksi 93 Tahun Persebaya: Bersama Merengkuh Kejayaan

0
18 Juni 2020, klub kebanggan arek Surabaya, Persebaya merayakan hari ulang tahunnya yang ke-93. Sebuah usia yang bahkan jauh lebih tua dari pada usia dan berdirinya negeri ini. Jika diruntut secara historis, Persebaya pada mulanya bernama Soerabajasche Indische Voetbal Bond (SIVB), berdiri pada 18 Juni 1927. Oleh karena itu, SIVB secara letterlijk merupakan embrio dari pada Persebaya.

Tak Perlu ke Neraka, Sebab Negaraku Sudah Menunjukkannya

0
Hari itu kekasihku menceritakan suka cita kemenangan Persebaya dengan keluarganya, dan aku pun merayakan dengan selebrasi berlarian menuju setiap sudut kamar kos yang menyediakan sepasang televisi untuk kami menyaksikan sepak bola.

Persebaya adalah Harapan dan Mimpi

0
Harapan... ya suatu hal yang selalu ada dalam setiap langkah kehidupan manusia, tak terkecuali kita. Sebuah harapan selalu menyertai kita. Seperti harapan mendapatkan bonus penghasilan atau mengikuti sebuah undian berhadiah berharap mendapatkan sebuah hadiah utama. Ya benar sekali harapan akan selalu membawa motivasi untuk kita melangkah satu persatu. Sebuah langkah mudah dalam membangun harapan adalah sebuah keyakinan. Hal utama untuk membangun semua yang kita inginkan.
bus-aremania

Bentrok di Sragen Bukan Ulah Bonek

0
Bonek adalah para pendukung Persebaya Surabaya. Titik. Masalahnya, yang bermain melawan Arema Cronus di Piala Jenderal Sudirman bukanlah Persebaya. Melainkan Surabaya United.

Dua Cinta, Satu Hati: Kisah Bonek Mencintai Persebaya dan Persija

0
Saya ini pecinta olahraga, tak terkecuali sepak bola. Lahir di Kota Pahlawan membuat saya jelas memiliki darah Bonek, begitupun dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Dari kecil hingga sekarang ketika mendengar istilah bonek, saya merasa menjadi bagian itu. Dan saya bangga.

Belum Dua Musim, Denda Persebaya Dekati Market Value Andik Vermansah

0
Pelanggaran demi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum suporter membuat Komisi Disiplin PSSI “sangat leluasa” untuk menjatuhkan sanksi kepada Persebaya Surabaya. Terbaru, hasil Sidang Komdis PSSI tanggal 31 Juli lalu Persebaya terkena hukuman Rp 150 juta karena terbukti ada pelanggaran penyalaan suar, bom asap serta pelemparan botol. Hal ini diperparah dengan regulasi akumulasi (pengulangan) yang membuat Persebaya terkena hukuman tambahan.

Irfan Jaya, Persebaya, dan Corona

0
Irfan Jaya lahir di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Irfan Jaya mulai bermain sepakbola sejak usia 7 Tahun di Sekolah Sepak Bola Sinoa di Bantaeng. Ia melanjutkan karirnya di klub yang paling menonjol di Sulawesi, PSM Makassar.

Persebaya Surabaya, Rumah bagi Semua

0
Surabaya, kota metropolitan dengan sejarah panjang terentang dari era Raja Kertanegara hingga sekarang dipimpin oleh Ibu Risma. Kota yang dulunya bernama Ujung Galuh ini dikenal dengan tiga hal, egaliter, akulturasi budaya, dan masyarakatnya yang dikenal terbuka dan tanpa tedeng aling–aling.

Terbaru