Kurang Setuju dengan Rencana Boikot Home Persebaya
Saya sebagai pribadi kurang setuju dengan langkah protes sebagian teman-teman Bonek yang memboikot pertandingan home Persebaya.
Catatan Bonek: Pak Iqbal, Sebuah Nama Sebuah Cerita
Kini, tepatnya tanggal 16 Nopember 2017, Kapolri Jendral M. Tito Karnavian, memberikan kepercayaan dan penghargaan kepada Pak Iqbal (Kapolrestabes Surabaya) sebagai Karo Penmas Divhumas Mabes Polri melalui TR Mutasi.
Jangan Uji Loyalitas Bonek kepada Persebaya
Semua Bonek sejagad raya dikejutkan dengan naiknya harga tiket Blessing Game di minggu ini.
Persebaya Tak Bermain Lepas dan Gagal Memanfaatkan Peluang
Persebaya gagal mempertahankan keunggulannya atas tim tamu Sriwijaya FC. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Persebaya Mengintip Pemain-Pemain Sriwijaya FC?
Kamis, 5 Juli 2018 adalah hari pertama dibukanya jendela transfer pemain kedua untuk kompetisi Liga 1. Setiap tim diperbolehkan menambah pemain jika kuota 30 pemain belum terpenuhi. Untuk pemain asing tetap dengan ketentuan 3 + 1, yakni 3 pemain non Asia dan 1 pemain Asia. Tentu sesuai dengan grade kompetisi negara tersebut yang ditentukan oleh operator liga.
Mencintai Persebaya Meski Bukan Klub Tanah Kelahiran
Dan semenjak saat itu, entah kenapa hati ini melekat kepada klub yang bernama Persebaya. Bukan dari klubnya yang bikin saya mengenal Persebaya, tapi suporternya yaitu Bonek. Di kala banyak berita yang menyebut Bonek sebagai biang kerok kerusuhan atau media yang sering mencitrakan bahwa Bonek itu bukan suporter melainkan perusuh.
Persebaya Butuh Uang Tiket Agar Bisa Bernafas
Untuk yang tidak memiliki uang untuk menonton pertandingan, diharap tidak memaksakan diri untuk datang ke stadion. Sebab berkaca ke hal yang pernah terjadi, masih banyak Bonek yang datang ke stadion mengharapkan jebolan bahkan merusak fasilitas stadio
Bertemu Dengan Kekasih Yang Telah Lama Hilang
Pertandingan itu bukanlah pertandingan biasa. Pertandingan itu menjadi laga kembali pulangnya Persebaya Surabaya dari perjalanan panjang. Sudah hampir empat tahun klub kebanggaan arek-arek Suroboyo ini dipaksa tenggelam dan mati oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Kado Indah Persebaya untuk Kota Surabaya
Imbang 1-1 melawan PSIS Semarang adalah kado terindah Persebaya untuk Ulang Tahun Kota Surabaya yang ke-726.
Setelah Pilu dan Malu, Lalu apa?
Persebaya di super derby Jatim harus takluk dengan memalukan setelah dihajar Arema FC 4-0. Inilah kekalahan terbesar kedua saat away setelah tahun lalu di awal Desember kalah dengan skor yang sama dari PSMS Medan. Tapi kekalahan kali ini terasa sangat menyesakkan karena diperoleh di pertandingan melawan sang rival abadi. Ditambah lagi performa Persebaya sepanjang kompetisi kali ini, memasuki pekan ke 14 belum menunjukkan tanda-tanda stabil dalam segi permainan dan juga hasil.














