Sudahi Euforia Juara, Tatap Masa Depan

Foto: Joko Kristiono/EJ

Hari ini (6/12), tepat delapan hari Persebaya menjadi juara Liga 2 musim 2017. Di final 28 November 2017 di Gelora Bandung Lautan Api Bandung, Persebaya mengalahkan PSMS Medan melalui babak extra time. Keesokan harinya, para pemain kembali ke Surabaya dan mendapat sambutan puluhan ribu Bonek.

Sabtu depan (9/12), Persebaya akan mengadakan Celebration Game dengan mengundang PSS Sleman di Gelora Bung Tomo. Euforia juara tampaknya akan mencapai puncaknya pada acara tersebut. Setelah itu sepertinya skuad Persebaya akan berlibur kembali sebelum memulai persiapan untuk Piala Presiden dan Liga 1 nanti.

Setelah Celebration Game, segera lupakan euforia Liga 2. Persebaya saat ini sudah resmi menjadi peserta Liga 1. Tim-tim lain sudah memulai latihan perdana dan membuat seleksi pemain. Sebut saja PS TNI, PSM Makassar, Bali United , Sriwijaya FC, dan yang lainnya. Manajemen juga harus segera memberi kontrak untuk Alfredo Vera serta memastikan lisensinya benar-benar diakui oleh operator liga. Segera lakukan verifikasi lisensi ke federasi dan operator. Agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Saat ini beberapa klub Liga 1 sudah melakukan aktifitas transfer pemain. Wajar karena mereka sudah selesai kompetisi terlebih dahulu. Sedangkan Persebaya, PSMS, PSIS sebagai tim promosi baru satu minggu menyelesaikan kompetisi di Liga 2. Sebagai tim juara dan banyak pemain potensial tentu membuat Persebaya dan pemainnya menjadi tujuan dan incaran pemain maupun klub lain. Sebut saja Irfan Jaya, best player Liga 2, yang diminati banyak klub.

Tugas utama manajemen saat ini adalah dengan tenang dan fokus mempersiapkan tim secara utuh jelang Liga 1. Liga teratas tentu akan berbeda dengan Liga 2. Atmosfir, kualitas laga, kualitas lawan, dan tentu saja budgeting akan lebih besar. Menentukan target yang realistis untuk dipakai sebagai acuan mengarungi musim-musim selanjutnya. Persebaya sebagai tim besar dan penuh prestasi adalah masa laluyang bisa jadi pelajaran. Persebaya saat ini adalah bayi yang harus merangkak dan belajar lebih banyak dengan pelbagai hal yang ada. Manajemen baru yang berisi tenaga-tenaga muda harus lebih banyak mempelajari hal-hal baru dalam sepak bola Indonesia.

BACA:  Akun TMS, Persebaya, dan Bhayangkara FC

Mengacu pada Liga 1 musim lalu, ada kompetisi U-19 yang dipertandingkan antar klub. Ini tentu juga harus dipikirkan oleh manajemen. Menentukan pelatih dan mencari pemain baik dari internal atau seleksi pemain dari luar. Keuntungan Persebaya di level amatir ada kompetisi internal. Manfaatkan sumber daya yang ada yang bisa menghemat budget tanpa mengesampingkan kualitas. Juara U-19 musim lalu adalah Persipura yang mengalahkan Persib Bandung di partai final.

Beberapa pemain Persebaya saat ini memang masih mempunyai kontrak dua tahun dengan tim. Tetapi sebagian besar berakhir musim ini. Sesudah partai final Alfredo Vera meminta manajemen untuk mempertahankan seluruh pemain. Manajemen tentu juga akan membuat evaluasi dengan tim pelatih untuk menentukan skuad musim depan. Dengan regulasi Liga 1 musim depan yang belum keluar tentu saja juga membuat sulit bagi manajemen menyusun komposisi terutama aturan pemain asing. Paling simple tentu mencontoh klub Liga 1 lain yang sementara mengambil acuan regulasi musim lalu.

Untuk para pemain Persebaya saat ini, kalian adalah bagian dari sejarah kembalinya marwah sepakbola Surabaya di kancah sepak bola nasional. Selesai Celebration Game, berliburlah, tetapi tetap jaga kondisi. Sebentar lagi akan segera dimulai pemusatan latihan untuk persiapan Liga 1. Tingkatkan kualitas kalian untuk bisa menjadi yang terbaik di Persebaya. Bersainglah dengan sehat, banyak pemain yang ingin menjadi bagian dari klub ini.

Sudahi pesta dan bekerjalah kembali. Salam satu nyali!

Facebook Comments