Iklan

Persebaya, Kamu Tak Bisa Terhapuskan dari Hidupku

0
Sebuah nama yang hidup seiring dengan perjalananku.

Mesranya Hubungan Persebaya, Bonek, dan Dunia Kampus

0
Ngobrol Cerdas yang diadakan BEM UMS kemarin bisa menjadi momentum yang sangat bagus untuk manajemen baru Persebaya dan juga bagi komunitas Arek Bonek secara umum.

Bem-vindo a Surabaya, David da Silva

0
David da Silva resmi menjadi pemain asal Brasil ke-24 sepanjang sejarah yang memperkuat Persebaya Surabaya.
pssi

Bagaimana Sikap Bonek Jika Pembekuan PSSI Dicabut?

0
Bagaimana sebaiknya Bonek bersikap?

Refleksi Akhir Tahun 2019: Sampai Kapan Konflik Klub Internal Persebaya?

0
Ketika kita berbicara tentang sejarah Persebaya maka kita tidak boleh melupakan jasa dari 30 klub internal Persebaya. Mereka adalah ibu dan bapaknya sepak bola di Surabaya yang selalu merawat Persebaya sejak mulai lahir tahun 1927 hingga saat ini. Persebaya masih tetap eksis mengikuti kompetisi di Republik Indonesia yang kita cintai bersama.

Zahra Musdalifah, Srikandi Timnas Putri yang Juara Bersama Tim Laki-laki

0
Sejak kecil Zahra Musdalifah telah jatuh cinta pada sepak bola. Ceritanya, di usia 7 tahun, ia sering diajak ayahnya menonton pertandingan futsal. Pada akhirnya, perempuan kelahiran Jakarta, 4 April 2001, itu tidak hanya menonton, tetapi juga ikut berlatih futsal.

Irfan Jaya, Persebaya, dan Corona

0
Irfan Jaya lahir di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Irfan Jaya mulai bermain sepakbola sejak usia 7 Tahun di Sekolah Sepak Bola Sinoa di Bantaeng. Ia melanjutkan karirnya di klub yang paling menonjol di Sulawesi, PSM Makassar.

Jadilah Buaya Petarung, Bung!

0
Ini Persebaya! Sebuah tim besar. Banggalah menjadi bagian di dalamnya.

Menaruh Asa Kepada Djajang Nurjaman

0
Per 3 September 2018, secara resmi Djajang Nurjaman akan memegang kendali kepelatihan Persebaya.

Regulasi Akumulasi: Jika Pelanggaran Terulang, Denda Pasti Melonjak

0
Cukup mengagetkan juga ketika kemarin malam (27/5) hasil sidang resmi Komisi Disiplin PSSI dirilis di situs resmi PSSI. Sidang yang dilaksanakan pada 26 Mei 2019 tersebut mencatut nama Persebaya Surabaya pada poin ke-5 dengan jenis pelanggaran Pelemparan botol dan penyalaan kembang api sebanyak empat kali. Ya, pada laga melawan Kalteng Putra 21 Mei lalu, berbagai insiden memang terjadi di stadion Gelora Bung Tomo. Namun, nominal hukuman denda yang mencapai Rp 100.000.000 menjadi buah bibir suporter.

Terbaru