Ucapan Selamat HUT Persebaya dari Aremania
Sepurane nek gambaranku elek. Iki hadiahku gawe Persebaya.
Saatnya “Kita Persebaya” Secara Utuh
Kita Persebaya. Sebuah slogan yang muncul jika tidak salah pada babak 8 besar Liga 2 tahun 2017. Tidak ada keterangan resmi ataupun kronologis yang jelas tentang slogan ini. Tapi ini sangat dalam. Dalam persepsi masing-masing.
DNA Semangat Bung Tomo Harus Terjaga di Persebaya
Green Force Bajul Ijo sebutan nama klub sepak bola asal kota pahlawan. Klub yang terbilang cukup tua dari jajaran tim sepak bola seluruh indonesia, juga salah satu pendiri persatuan sepak bola seluruh Indonesia (PSSI).
Regulasi Pembatasan Pemain Usia 25 Tahun Lebih Banyak Ruginya
Regulasi tersebut memiliki lebih banyak kerugian dibanding keuntungan. Bayangkan saja, peraturan itu sama saja mematikan pemain berusia di atas 25 tahun yang memperkuat tim-tim di Liga 2.
Persebaya, Kami Haus Gol Kamu
Ketika mendengar kata “Persebaya” yang terlintas adalah salah satu klub tertua di negeri ini dengan sederet prestasi yang pernah diraih.
Perlunya Respek di Sepak Bola
Tak ada alasan untuk membenarkan setiap kekerasan. Karena kekerasan tetap salah apapun alasannya.
Gerakan Awaydays Seribu Cinderamata Cinta dari Bonek
Judul yang mungkin kurang familiar di hingar-bingar pusaran sepak bola yang terlekat dengan kesan laki, keras dan gagah. Tapi tidakkah kata-kata yang termuat di judul tersebut tak terlepas dari geliat sepak bola kita, bukan?
Irfan Jaya, Persebaya, dan Corona
Irfan Jaya lahir di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Irfan Jaya mulai bermain sepakbola sejak usia 7 Tahun di Sekolah Sepak Bola Sinoa di Bantaeng. Ia melanjutkan karirnya di klub yang paling menonjol di Sulawesi, PSM Makassar.
Usul Penggalangan Dana Bagi Pedagang di GOR Pajajaran Yang Warungnya Dibobol Bonek
Perusakan dan pembobolan warung-warung di kompleks GOR Pajajaran, Bandung oleh segelintir Bonek membuat kita kecewa dan marah.
19 September 1945, Bukti Nyali dan Karakter Khas Suroboyo
Kota Pahlawan, begitulah kami dan banyak orang menyebutnya. Bukan tanpa alasan kota ini disebut sebagai Kota Pahlawan, butuh waktu yang tidak sebentar untuk menjelaskan berbagai alasannya. Surabaya banyak melahirkan dan membesarkan tokoh pejuang yang namanya tidak mungkin asing ditelinga warga +62 ini. Dari Bung Karno, Bung Tomo, dan masih banyak lagi yang lainnya.














