Zahra Musdalifah, Srikandi Timnas Putri yang Juara Bersama Tim Laki-laki
Sejak kecil Zahra Musdalifah telah jatuh cinta pada sepak bola. Ceritanya, di usia 7 tahun, ia sering diajak ayahnya menonton pertandingan futsal. Pada akhirnya, perempuan kelahiran Jakarta, 4 April 2001, itu tidak hanya menonton, tetapi juga ikut berlatih futsal.
Rachmat Irianto Sang Pembeda
Rachmat Irianto siapa bonek yang tidak kenal dengan pemain yang satu ini, segala atribut Persebaya ada di pemain yang satu ini, mulai dari jebolan klub Indonesia Muda salah satu klub anggota Persebaya yang banyak melahirkan pemain handal nasional
Persebaya Masa Depan: Sebuah Keharusan atau Sebatas Harapan?
Masa depan memang tidak ada yang bisa memprediksi karena itu rahasia Sang Pencipta. Tapi tidak akan menjadi dosa bila kita memiliki harapan yang baik. Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, harapan baik adalah doa.
Ayo Bangkit Persebaya!
Ketahuilah bahwa hanya Boneklah yang selalu setia menjaga dan menemani Persebaya dalam keadaan apapun. Sekali lagi dalam keadaan apapun. Jangan jauhkan Bonek dengan Persebaya. Tidak akan pernah bisa memisahkan hal tersebut. Percayalah.
Antara Conte, Iwan Setiawan, dan Lambang Persebaya di Dada
Memang Bonek tidak lebih besar daripada nama Persebaya itu sendiri. Pun juga prestasi tidak mampu didapat secara instan. Namun alangkah baiknya jajaran manajemen mampu cepat dan tanggap membaca situasi tim (tanpa mengurangi rasa hormat kepada apa yang telah manajemen berikan untuk membantu menyelamatkan Persebaya).
Masalah-Masalah di Balik Kekalahan Persebaya
“Kecewa, kecewa, dan kecewa”. Itulah kata yang dapat diungkapkan suporter Persebaya setelah melihat tim kebanggaannya kalah untuk pertama kalinya di kandang sendiri.
Prediksi Jumlah Penonton Laga Kandang Persebaya di Liga 1
Berikut adalah prediksi penulis tentang jumlah penonton laga home Persebaya sebanyak 17 laga.
Pemain Muda, Ciri Khas Persebaya
Persebaya tidak bisa lepas dari pemain muda. Persebaya merupakan sebuah tim yang tidak pernah kehabisan pemain muda berbakat. Dari tahun ke tahun klub kebanggaan Bonek ini terus konsisten mengorbitkan pemain muda tanpa henti. Melalui kompetisi internal, Persebaya mampu mencetak bintang-bintang muda untuk tim nasional Indonesia hingga saat ini. Sebut saja: Evan Dimas, Andik Vermansah, hingga Supriadi. Kualitas mereka tidak perlu diragukan lagi; bahkan dari tahun ke tahun mereka terus menembus tim nasional walaupun sering terjadinya pergantian pelatih.
Persebaya Surabaya, Rumah bagi Semua
Surabaya, kota metropolitan dengan sejarah panjang terentang dari era Raja Kertanegara hingga sekarang dipimpin oleh Ibu Risma. Kota yang dulunya bernama Ujung Galuh ini dikenal dengan tiga hal, egaliter, akulturasi budaya, dan masyarakatnya yang dikenal terbuka dan tanpa tedeng aling–aling.
Ijinkan Saya Berbangga atas Kekalahan Persebaya
Piala Presiden ini seakan menjadi show of force Persebaya.















