Mengunjungi Toko Viking di Stadion Persib, Diskusi Soal Viking, Bonek, Hingga Boling
Sehari setelah laga PSIS melawan Persebaya, EJ memutuskan berkunjung ke Stadion Persib Sidolig, Kamis (16/11).
Taufiq Kenang Musim Debutnya Bersama Persebaya
Kompetisi internal Persebaya merupakan salah satu kompetisi konsisten menghasilkan bintang-bintang sepak bola di Indonesia. Image tersebut membuat banyak pemain luar Surabaya yang mengikuti kompetisi internal Persebaya. Salah satunya adalah Taufiq yang berasal dari Tarakan. Ketika usia muda ia merantau dari daerah asalnya untuk bergabung bersama tim Fatahillah. Taufiq juga sukses menembus ke tim senior Persebaya pada Liga Indonesia XI 2005.
Persebaya Sedang Terpuruk, Mitra Kukar Tetap Waspada
Mitra Kukar tak mau terbuai dengan peringkat mereka yang lebih baik dari Persebaya. Tim berjuluk Naga Mekes itu tetap mewaspadai motivasi pemain-pemain Persebaya yang tengah mengincar momentum kebangkitan.
Terima Kasih Kaka Ruben
Liga 1 2019 rupanya menjadi akhir kebersamaan antara Ruben Sanadi dengan Persebaya Surabaya. Sang Kapten dan manajemen Tim Bajul Ijo tak memiliki titik temu mengenai nilai kontrak untuk musim 2020. Tak ada yang perlu disesali dari hal ini. Hal ini lumrah terjadi dalam dunia sepak bola profesional.
Teco: Persija Siap Hadapi Persebaya
Persija calon lawan Persebaya dalam pekan ke-29 Liga 1 2018 telah tiba di Surabaya kemarin Jumat (2/11) . Laga kedua tim baru akan dilangsungkan besok Minggu (4/11) di Gelora Bung Tomo mulai pukul 15.30.WIB
Whisnu Sakti Buana Sarankan Persebaya Cabut Tuntutan Kepada Pemkot
Sengketa Pemkot Surabaya dengan Persebaya terkait Karanggayam sudah pada tingkatan kasasi. Melalui kuasa hukumnya Persebaya yaitu Yusron Marzuki sudah mengirimkan nota kontra memori kasasi ke Pengadilan Negeri.
Apa Tujuan Ritual Persebaya Berkumpul Melingkar Saat Jeda Pertandingan?
Berkumpul melingkar sebelum laga dimulai sudah sering dilakukan beberapa tim sepakbola. Tapi tak banyak yang melakukannya ketika pertandingan babak pertama atau babak kedua berakhir.
Persebaya 3, PSM 2: Bajol Ijo Bermain dengan Taktik Terstruktur
Kemenangan akhirnya bisa diraih Persebaya setelah tujuh partai terakhirnya dilalui tanpa kemenangan. Aji Santoso tak perlu lama-lama menunggu kemenangan pertamanya, ia hanya butuh dua match untuk menang. Bermain dengan 4-2-1-3, perlahan-lahan Persebaya mulai menemukan pola permainan yang terarah.Persebaya lebih direct, terstruktur, dan pengambilan keputusan Aji dalam memasang pemain tepat. Kini tinggal menunggu konsistensi tersebut. Tak mudah memang, tapi jika melihat dua partai yang telah dijalani, perubahan itu sudah terlihat.
Serial Ferril Hattu (3): Masuk Timnas, Hukuman Dihapus
Surabaya bukan akhir karir perjalanannya. Dia pindah ke Gresik dan membela dua klub dari kota tersebut.
BHAYANGKARA FC: Waspada Serangan Balik dan Eksploitasi Centre Space
Bhayangkara FC menjelma menjadi tim yang kuat. Delapan laga tak pernah kalah, anak asuh Paul Munster kini berada di peringkat empat dengan catatan mengumpulkan 44 poin dari hasil 30 main, 11 menang, 11 hasil seri, dan 8 kali kalah. Pelatih asal Irlandia Utara yang baru berusia 37 tahun itu menjadikan Bhayangkara FC tim yang paling konsisten dalam 10 laga terakhirnya. Catatan lain, sejauh ini Bhayangkara FC telah memasukkan 44 gol dan kemasukkan 35 gol. Lantas apa saja yang membuat Bhayangkara FC menunjukkan dominasinya di akhir musim ini, Faktor tangan dingin pelatih atau ada faktor lain?















