Evaluasi Lini Per Lini Persebaya vs PSIM
Secara keseluruhan tuan rumah memegang kendali pertandingan, baik dari segi tendangan maupun ball possesion.
Selangkah ke 16 Besar dan Alarm untuk Lini Belakang
Persebaya berhasil memenuhi target mengambil poin penuh dalam laga kandang menjamu PSIM Yogyakarta, Rabu (16/8). Dua gol yang dicetak Otktafianus Fernando pada menit ke-15...
Mencari Solusi Laga Away di Obrolan Santai Persebaya
Diskusi yang dimulai pukul 19.00 WIB ini mendapat atensi luar biasa dari para peserta. Mereka gayeng mengikuti jalannya diskusi yang digelar selama 3 jam ini.
Selamat Berjuang Para Pejuang
Selalu berjuang dan bekerja keras hanya untuk sebuah nama Persebaya.
Satu Poin Berharga dan Pelajaran dari Ngawi
Hasil imbang pada laga kontra Persinga pun memunculkan beberapa catatan menarik yang bisa menjadi bahan pertimbangan Persebaya untuk menatap paruh kedua Liga 2 nanti.
Kemeriahan Road to GNFest #4, Green Nord Sosialisasikan Tema “We Are Family”
Untuk menyambut kehadiran GNFest, acara Road to GNFest #4 digelar di M-Radio pada Sabtu (26/10) malam. Acara ini dimeriahkan oleh lima penampil dan dua di antaranya akan tampil di GNFest. Mereka adalah Mars Brand, MMiH, DJ Dhio, Song For Pride, dan Blingsatan.
Bonek Sayang, Bu Risma Bilang Jangan Pergi, Berdoa Saja di Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan pesan khusus untuk para suporter Persebaya Surabaya, Bonek. Seruan Risma ini berkaitan dengan pertandingan leg kedua final Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (12/4).
Serial Uston Nawawi (4): Uang dari Klub Lain buat Beli Rumah
Karir Uston Nawawi semakin melambungkan. Dia menjadi sorotan di pentas sepak bola nasional.
Misbakhus Solikin, Penerus Trah Gelandang Berkualitas Persebaya
Sebagai seorang gelandang tengah, postur tubuh Misbakhus Solikin tampak kurang ideal. Tak kecil-kecil amat memang. Namun, keistimewaan pemain yang mengidolakan Xavi Hernandez ini memang bukan pada fisiknya.
Zoubairou Garba Tentang Rizky Ridho
Persebaya secara konsisten sejak era perserikatan melahirkan banyak pemain nasional. Mulai dari level usia muda sampai senior.Tradisi tersebut terus bertahan hingga era saat ini.















