Benarkah GBT Angker untuk Persebaya?
Sabtu malam (29/2) lalu Persebaya akhirnya melepas masa lajang. Setelah masa libur panjang liga musim 2019, akhirnya Smereka kembali menjalani pertandingan dalam Liga 1. Laga yang mempertemukan Persebaya dengan Persik Kediri itu juga sebagai penanda Liga 1 musim 2020 telah resmi dimulai.
Semangat Karanggayam
Sebagian orang mungkin tidak mengetahui di mana Wisma Karanggayam atau Mess Eri Irianto berada. Namun ketika ditanya tentang Stadion Tambaksari, semua orang Surabaya mungkin akan menjawab tahu. Wisma ini berada pas di belakang Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari bersampingan dengan perkampungan penduduk. Di belakang stadion sendiri ada lapangan latihan bagi Persebaya. Hebat bukan? Persebaya punya Traning Ground sendiri. Bangunan wisma ini menjadi satu dengan lapangan yang berada pas di belakang stadion.
Lebaran Dua Poin Ala Persebaya
Persebaya yang membosankan. Demikian bentuk ekspresi kekecewaan yang ditulis oleh akun instagram EJ.
Dua Kali Bertemu di Partai Penting, Persebaya vs PSMS Berakhir Adu Pinalti
Persebaya Surabaya yang sudah memastikan lolos ke Liga 1 akan menghadapi PSMS Medan di partai final. Dua tim legenda perserikatan ini harus bertemu di partai penting yang ketiga kalinya sejak 1999.
Menanti Debut Indah Djajang Nurjaman
Kemenangan adalah hal yang mutlak harus diraih oleh Rendi Irwan dkk jika tetap ingin bersaing di kompetisi musim ini.
Mencintai Persebaya Meski Bukan Klub Tanah Kelahiran
Dan semenjak saat itu, entah kenapa hati ini melekat kepada klub yang bernama Persebaya. Bukan dari klubnya yang bikin saya mengenal Persebaya, tapi suporternya yaitu Bonek. Di kala banyak berita yang menyebut Bonek sebagai biang kerok kerusuhan atau media yang sering mencitrakan bahwa Bonek itu bukan suporter melainkan perusuh.
Senyum dari Surga untuk Perdamaian Bonek-Lamongan Fans
Pertandingan antara Persebaya kontra Persela di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (5/8) kemarin, menegaskan rujuknya suporter kedua tim. Bonek dan Lamongan Fans dengan penuh kegembiraan sama-sama berjingkrak merayakan pertandingan.
Mengapa Saya Membeli “Bonek Card” Persebaya
Dengan hadirnya Bonek Card (BC), hal itu menjawab pertanyaan Bonek luar kota, luar pulau, dan luar negeri yang ingin berkontribusi meski tak bisa hadir.
Laga Tanpa Penonton, Keputusan Tak Taat Aturan
Ketidakhadiran pendukung dalam laga memberi konsekuensi pada kemunculan anomali persepakbolaan nasional.
Bonek Sebagai Sebuah Identitas
Bonek bisa saja dicap brutal, suka kekerasan, dan tak taat pada aturan. Itu semua muncul atas apa yang pernah Bonek lakukan di masa lalu.















