Persebaya, Mes Que Un Club
Persebaya dan Bonek adalah satu kesatuan. Mempermainkan persebaya bukan hanya melukai hati para Bonek. Tapi juga menodai perjuangan panjang yang telah dilakukan bonek serta warisan kultural yang telah melekat dalam diri Arek Suroboyo.
Junior yang “Terpinggirkan”, Bonek yang Menengadahkan
Persebaya memang tak bisa jauh dari prestasi di segala level kompetisi dan turnamen. Nama besarnya menjadi jaminan sebuah kompetisi dan turnamen memiliki kadar kualitas, itu karena ada Persebaya di dalamnya.
Persebaya Milik Klub Internal, Bukan SIM dan CG
Bukalah hati dan pemikiran kalian semua bahwa Saleh Ismail Mukadar (SIM) dan Cholid Goromah (CG) telah gagal selama hampir 7 tahun memimpin PT Persebaya Indonesia (PI).
Bedakan Warna Tiket Untuk Berantas Calo
Ada usulan untuk manajemen terkait penutupan pintu calo tiket yakni identifikasi tiket yang dipegang calo.
Bonek Card, antara Subsidi dengan Program Loyalitas
Bonek Card menurut saya adalah suatu bentuk loyalitas suporter kepada timnya, Persebaya.
Terima Kasih, Cak Renzha!
Tak bisa disuratkan hanya dengan rangkaian kata-kata. Tak mampu harus berkata apa atas yang telah kau suguhkan.
Bonek dan Pengaruh Terhadap Persebaya
Karena itu, mulailah dari diri kita, jangan lelah untuk memberikan sosialisasi kebaikan sekecil apapun itu
Persebaya, Klub Yang Tidak Sempurna Tapi Sempurna
Persebaya merupakan salah satu klub tertua di Indonesia, lahir sejak 1927 dan tentunya memiliki sejarah panjang di republik ini. Banyak pemain, pelatih, dan pengurus datang silih berganti dengan berbagai rupa. Namun ada satu yang tidak akan berganti, yaitu dukungan suporternya yang disebut Bonek, yang selalu setia, militan, dan WANI.
Misi Penebusan PS TIRA dan Persebaya
Kedua kesebelasan sama-sama menelan kekalahan di pertandingan terakhir liga dan memiliki posisi di klasemen sementara yang tak terlalu jauh (Persebaya di peringkat ke-10 dan PS TIRA di posisi ke-12) membuat kedua kesebelasan semakin terpacu untuk meraih poin penuh.
Entitas Itu Bernama Persebaya dan Upaya-Upaya Menjaga Tradisi Afeksi
Sejatinya manusia tercipta di muka bumi ini mempunyai tugas serta visi misi utamanya yakni menjaga konsistensi untuk berlaku bijak antar sesamanya (hubungan horizontal) dan yang paling penting dalam rangka beristiqomah beribadah kepada Tuhan-Nya (hubungan vertikal)















