Memberikan Satu Tempat Kembali untuk Andri Muliadi
Andri Muladi menjadi sosok sentral di lini belakang Persebaya musim lalu. Duetnya bersama Fandry Imbiri menjadi kunci kokohnya lini pertahanan Persebaya, dan mengantarkan skuat Bajuil Ijo menjadi kampiun Liga 2.
Antara Kartolo, Seger Sutrisno, dan Rendi Irwan
Canda dan tawa bisa membuat suasana apapun menjadi lebih cair. Tak terkecuali di tim Persebaya saat tegang menjalani kompetisi yang panjang atau sebuah turnamen.
Turunkan Spanduk Umpatan Terhadap PSSI, Kurangi Nyeker, dan Beli Tiket
Ayo rek, sekarang spanduk-spanduknya dibersihkan apalagi yang berisi umpatan terhadap PSSI.
Persebaya dan Investasi di Tengah Kompetisi yang Tak Pasti
Beberapa hari ini, Bonek dibuat resah dengan geliat di bursa transfer Liga 1. Pemain incaran atau lebih tepatnya, pemain idola bonek satu per satu lepas ke klub lain. Andik Vermansah berlabuh ke Madura United dan Evan Dimas ke Barito Putera.
92 Tahun Yang Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Tanggal 18 Juni 1927, kita tahu tanggal tersebut adalah tanggal kelahiran sebuah kesebelasan legendaris asal Surabaya. Kesebelasan yang berakar dari SIVB. Walaupun beberapa tahun ke belakang ada perdebatan tentang asal kesebelasan ini. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa kesebelasan ini berawal dari SVB. Tetapi yang diyakini mayoritas suporternya adalah SIVB yang lahir tanggal 18 Juni 1927. Ya, kesebelasan tersebut adalah Persebaya yang memiliki 2 gelar Liga hingga sekarang.
Bonek, Bondho, No Nekat
Jika di dunia jurnalistik, ada istilah Tidak Ada Berita Seharga Nyawa. Maka, bolehlah saya membuat istilah untuk Sepakbola Indonesia dengan Tidak Ada Awayday Ditukar Nyawa.
Ajari Para Pemain Persebaya “Melawan” Ketidakadilan
Melawan sesuatu yang kita yakini kebenarannya adalah suatu keharusan. Bilamana itu tidak berbuah hasil, paling tidak kita sudah melawan.
Kerinduan Bonek akan Gelora Bung Karno
Stadion Utama Senayan, nama stadion sebelum GBK, adalah sebuah panggung yang agung buat Persebaya.
Lima Laga Final Persebaya Menuju Liga 1
Mimpi kita semoga Persebaya kembali ke habitatnya kasta tertinggi sepak bola indonesia.
Dulu Disegani Sebagai Pendiri, Kini Dibenci Federasi
Engkau saksi sejarah yang seharusnya dihargai oleh mereka-mereka yang membuangmu















