Dukunglah Persebaya dengan Cinta Sejati
Jacksen F Tiago! Aji Santoso! Rahmad Darmawan! Kurang lebih nama-nama itulah yang dominan muncul sebagai sosok yang diteriakkan dengan lebih kencang untuk menggantikan coach AV semenjak Persebaya menelan kekalahan dari Persib. Belum lagi nama Andik Vermansah yang juga ikut disebut kembali, bersama dengan nama-nama pemain tenar lainnya, yang sedang bersinar bersama klubnya masing-masing.
93 Tahun, Persebaya yang Semakin Muda
Ketika menulis ini, saya tepat berumur 22 tahun saat merayakan ulang tahun tanggal 14 Juni. Empat hari setelahnya, Persebaya juga merayakan umurnya yang ke-93 tahun. Menurut saya ini menarik. Saya merayakan umur dengan angka yang masih dibilang muda, sementara Persebaya merayakan umurnya yang semakin bertambah dan menua.
Hai Manajemen, Persebaya Bukan Tim Sirkus Keliling!
Sampai kapan pemain-pemain Persebaya dibawa ke sana kemari dari kota satu ke kota lainnya hanya euforia sesaat?
Membandingkan Peliputan Media atas Dua Peristiwa Kekerasan yang Dilakukan Bonek dan Aremania
Perbedaan perlakukan media dalam meliput peristiwa yang melibatkan Bonek dan Aremania sempat diprotes Bonek.
Saat Tepat Memulai Istilah “Pelan tapi Party” ala Isa Bajaj
Pernah beredar di media sosial istilah "Pelan tapi Party" oleh Isa Bajaj, Bonek asal Magetan yang juga pesohor komedian ini di sebuah video cuplikan sinetron yang dibintanginya. Dalam cuplikan itu menonjolkan dialog antara isa bajaj dengan rekannya soal sepakbola. Tentu Persebaya tak luput dari cuplikan itu.
Mengulas Kemungkinan Andik Vermansah, Evan Dimas, dan Hansamu Yama Membela Persebaya
Persebaya memang besar. Mendukung kembalinya Andik Vermansah, Evan Dhimas, dan Hansamu Yama bukan berarti menjadikan mereka pemain-pemain yg namanya lebih besar dari Persebaya. Tidak Sama Sekali.
Sembilan Belas Tahun Eri
Penghormatan seperti apa yang bakal kita berikan kepada pemain yang telah mengabdikan diri selama empat musim dengan jumlah sembilan gol dari total enam puluh caps, plus sumbangan gelar juara Liga Kansas 1996/1997?
Bonek Sragen: Melawan Stigma Buruk di Masyarakat
Bonek di era yang sekarang terkadang masih dipandang kurang baik oleh masyarakat. Masyarakat menganggap bahwa Bonek adalah suporter yang brutal, suka menjarah para pedagang, dll. Sebenarnya dilihat dari kacamata suporter, Bonek merupakan pelopor Awaydays yang pertama kali di Indonesia. namun diluar konteks tersebut Bonek tetaplah Bonek dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
Merenungi Kita Persebaya
Persebaya kembali lagi ‘meleng’ dari jalan kemenangan. Banyak pihak yang tak puas dengan hasil pertandingan dan performa yang ditunjukkan tim akhir-akhir ini.
Sebuah Refleksi Untuk “Kita Persebaya”
Rentetan hasil 3 imbang dan 4 kalah merupakan hasil yang sangat minor dari tim sekelas Persebaya. Bagaimana tidak, pada awal musim, Persebaya mampu bertenggar di 5 besar dan berpacu dalam mengejar gelar Juara Liga 1 2019. Hasil ini berbanding terbalik ketika sudah memasuki putaran kedua di mana puncaknya lengsernya dua pelatih yang belum genap 1 musim melatih tim persebaya.















