Empat Posisi Yang Menjadi Catatan Pada Putaran Pertama
Rampungnya putaran pertama BRI Liga 1, menarik sebenarnya jika membahas soal jendela transfer pemain. Mungkin public Surabaya hari ini masih sering menerka-nerka siapa yang akan keluar maupun nantinya akan pergi dari squad Bajol Ijo.
Curahan Hati Bonek Nyeker
Meski banyak Bonek yang memilih nyeker, bukan berarti mereka anak orang tak punya alias pengangguran. Teman saya dulu waktu lihat Persebaya juga nyeker. Padahal...
Jayalah Negeriku, Jayalah Persebayaku
Persebaya tinggal beberapa hari mencapai 9 dekade nya menurut masehi. Persebaya harus menjadi Persebaya yang mengayomi dua di antara "masih 90 tahun atau sudah 90 tahun"-nya mereka yang menyebut di hari rayamu.
Bonek vs Covid-19: Diam Menakutkan, Bergerak Mematikan
Bonek tak tinggal diam meskipun berdiam diri saja dirumah menjadi anjuran dasar dalam memutus rantai penyebaran virus yang berawal dari negeri Tirai Bambu tersebut.
Persebaya Milik Klub Internal, Bukan SIM dan CG
Bukalah hati dan pemikiran kalian semua bahwa Saleh Ismail Mukadar (SIM) dan Cholid Goromah (CG) telah gagal selama hampir 7 tahun memimpin PT Persebaya Indonesia (PI).
Maksimalkan Fungsi Kartu Persebaya Selamanya
Bonek. Suporter Persebaya yang sangat loyal dan fanatik dalam mendukung klub kesayangannya. Selalu total dan royal mendukung di manapun Persebaya bermain. Juga tidak hanya mendukung saat berlaga tetapi sudah lebih luas lagi berkegiatan sosial dan kemanusiaan.
Menerka Valente di Persebaya
Saya tidak sabar menunggu Valente bermain dengan Jersey Persebaya, semoga kamu bisa menjadi apa yang kami harapkan.
Menunggu Gelora Bung Tomo Yang “Menakutkan”
Di tengah perkembangan elemen-elemen Bonek dengan visual yang ada, saya menunggu kreativitas mereka menjadikan Gelora Bung Tomo sebagai venue yang benar-benar menjelma “pemain ke-12” dan menakutkan bagi tim lain.
Paseduluran Bonek Adalah Kunci
Rasa persaudaraan yang berdiri di atas perbedaan itulah yang menjadi pembeda kontras antara Bonek dengan yang lain.
Hasta La Vista Persebaya
Tertawa di tengah kesulitan, barangkali sesuatu yang sulit dilakukan manusia. Itulah gambaran kondisi sekarang. Wabah yang melanda negeri ini seolah-olah nyaris merobohkan semua tatanan kehidupan manusia. Covid 19 benar-benar jadi pembunuh massal yang paling ditakuti ditahun 2020 ini.















