Untuk Pemain Klub Internal: Berjuanglah, Kalian Bisa
Sejarah Persebaya tak bisa dilepaskan dengan sebuah perkumpulan beberapa klub yang saat ini biasa disebut klub internal.
Malam Minggu Indah di Ratu Pamelingan
Sebuah judul yang pantas untuk menggambarkan suasana pertandingan di leg kedua semifinal Piala Presiden 2019 antara Madura United melawan Persebaya Surabaya. Jantung dari kedua suporter seakan dibuat naik turun melihat tensi pertandingan yang begitu aktratif dan menghibur. Suasana tetap berlangsung kondusif baik dari suporter maupun pemain dari kedua klub meski pertandingan berlangsung dengan tensi yang tinggi.
Cobalah Banyak Pemain, Selamat Tanding Bajol Ijoku
Alfredo Vera tentu akan memaksimalkan kuota pergantian pemain saat berlaga nanti. Karena ini sebuah turnamen pramusim tentu pergantian pemain bisa lebih leluasa.
We Will Mizz You
Suasana stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat itu penuh sesak 50 ribu suporter Persebaya, Bonek. Ketika peluit kick off, tanda dimulainya pertandingan ditiup oleh sang pengadil di lapangan hijau, koreo di tribun pun dibentangkan oleh Bonek. Tribun Selatan menampilkan figur ndas mangap dengan membawa kepala singa yang sudah terpenggal dan di sekelilingnya dihiasi warna kuning hijau kertas koreo yang diangkat oleh bonek yang berdiri di tribun lantai satu.
Bonek dan Dejavu Musim 2018
Masih tersimpan di memori para Bonek bagaimana Persebaya terseok-seok melalui awal hingga pertengahan musim Liga 1 2018. Kala itu Persebaya ditangani pelatih kepala Alfredo Vera.
Serba-Serbi Laga Persebaya Lawan Persija
Serba-Serbi Hasil Imbang 1-1 tuan rumah Persebaya melawan rival klasik, Persija Jakarta di Matchday ke-16 Liga 1 Indonesia 2019.
Mendukung Persebaya Lewat Karya Musik
Sayangnya, musisi atau band di Surabaya belum berani terbuka untuk memberikan dukungannya kepada Persebaya.
Persebaya Muda Nan Berbahaya
Berbekal bakat muda itulah, kiranya gambaran tim Persebaya untuk mengikuti Liga 1 tahun 2021 terlihat nyata.
Jangan Bikin Malu Surabaya!
Pitch invasion, menyalakan flare dan petasan dalam suatu pertandingan hanyalah suatu sentilan kecil bagi manajamen, staff pelatih, dan pemain Persebaya jika dibandingkan dengan protes yang dilakukan para bonek terdahulu. Hal itu mengingatkan pertemuan saya dengan salah seorang legenda Persebaya yang membawa gelar juara pada 1988 yaitu Yongki Kastanja pada 2017 lalu. Saat itu saya diutus oleh panitia Mahakarya 2 Bonek Campus untuk mewawancarai serta mengundang kehadiran beliau dalam acara tersebut.
Ada Yang Salah Dengan Sepak Bola Indonesia
Thailand sangat kuat. Apalagi Thai League-nya menghuni peringkat 1 di kompetisi Asia Tenggara...Tidak mudah untuk meningkatkan level tim nasional bila kompetisi domestiknya tidak mendukung untuk itu















