Merenungi Kita Persebaya
Persebaya kembali lagi ‘meleng’ dari jalan kemenangan. Banyak pihak yang tak puas dengan hasil pertandingan dan performa yang ditunjukkan tim akhir-akhir ini.
50 Gol Persebaya Hingga Bulan Juli 2019
Tahukah Anda kalau ternyata Persebaya Surabaya sudah mengemas 50 gol dan kebobolan 24 gol di semua kompetisi (Piala Indonesia 2018/19, Piala Presiden 2019 dan Liga 1 2019) di hitung sejak bulan Januari 2019 hingga bulan Juli 2019 melawan Barito Putra (09/07). Pencetak gol ke-50 Persebaya Surabaya untuk tahun 2019 adalah Manucheckr Dzhalilov.
Persebaya Putri: Ayo Bangkit Srikandi Ijo!
“A champion never allows a short-term failure to take her out of a long-term game”.
Menang atau Terpuruk, Persebaya Berharap Papua Connection
Beberapa jam lagi pertandingan awal putaran kedua Liga 1 2018 antara Perseru Serui melawan Persebaya Surabaya akan segera berlangsung di Stadion Marora, Serui. Laga di prediksi tak akan berjalan mudah bagi Tim Bajul Ijo. Karena Tim Kuda Laut Jingga cukup tangguh jika bermain dikandang sendiri. Namun sebaliknya, Green Force dikenal cukup sulit ditaklukkan ketika bermain di kandang lawan.
Alfredo, Jangan Ubah The Winning Team Persebaya!
Tak seharusnya pelatih Alfredo Vera mengubah susunan line up pemain di kala interval per pertandingan cukup lama, satu minggu!
Tahun ke-93 Persebaya Bersama Corona
Tahun ini adalah tahun ke-93 bagi Persebaya Surabaya. Tepatnya pada musim Liga 1 2020 yang tengah terhenti oleh adanya pandemi virus corona (Covid-19) ini. Setelah berhasil finish di posisi runner up Liga 1 2019 lalu, tentu harapan kita (Bonek) dan Persebaya selanjutnya adalah juara Liga 1 2020.
Persebaya Yang Membosankan, Ada Apa Denganmu?
Persebaya Surabaya kembali gagal memetik kemenangan di pekan ketiga Liga 1 2019. Semalam (30/5), Ruben Sanadi dkk kembali ditahan imbang 1-1 oleh tamunya PSIS Semarang. Hal ini merupakan kejadian kedua beruntun dan secara total, Persebaya belum pernah menang lagi selama lima pertandingan resmi secara berurutan sejak ditahan imbang oleh Arema Malang 2-2 di partai final leg 1 Final Piala Presiden 2019 (09/4).
Kereta Itu Bernama Persebaya
Gemas, kesal, marah. Begitulah yang dirasakan oleh jutaan Bonek di tanah air jelang pergantian tahun 2019. Wacana transfer pemain yang serba buram dan lepasnya dua anak emas binaan Persebaya menjadi bukti nyata bahwa perasaan itulah yang saat ini ada di hati Bonek di seluruh Indonesia.
Tentang Kita Persebaya
Gelora Bung Tomo (GBT) itu candu. Sekali menikmati pertandingan di GBT, maka hasrat untuk kembali dan kembali lagi akan meningkat.
Bonek Sebagai Sebuah Identitas
Bonek bisa saja dicap brutal, suka kekerasan, dan tak taat pada aturan. Itu semua muncul atas apa yang pernah Bonek lakukan di masa lalu.















