Persebaya Bermain Spartan dan Jantan
Pertandingan semalam pasti masih membekas di benak Bonek di seluruh jagad. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya dalam musim ini, Persebaya mencatatkan kemenangan besar dengan selisih empat gol di kandang dan mencatatkan clean sheet lagi setelah terakhir tak kebobolan saat menang 2-0 melawan PSMS Medan di kandang sendiri pada 18 Juli 2018.
Hasil Seri Persebaya, Akibat Lambat Panas dan Kurang Fokus
Sayang seribu sayang, Persebaya Surabaya harus berbagi angka 2-2 (0-0) dengan tamunya Barito Putra Banjarmasin sore tadi pada laga tunda pekan ke empat kompetisi Liga 1 Shopee Indonesia. Tentu ini sebuah kerugian besar bagi Ruben Sanadi dkk.
Persebaya Lebih Butuh Rombak Pemain Daripada Pelatih
13 game, 4 kali menang, 6 kali seri, 3 kali kalah dan 18 poin sebenarnya bukan catatan yang buruk-buruk amat untuk coach Djanur. Bandingkan dengan capaian Persebaya dipekan yang sama musim lalu di Liga Gojek Traveloka, Persebaya mengemas 15 poin dari 12 game, 3 kali menang, 6 kali seri dan 3 kali kalah. (masih menyisakan 1 game).
Menikmati Kerinduan Rivalitas Klasik
Jumat, 2 Maret 2018, di Bandung cuaca sedang mendung bersama pisang goreng, kopi, televisi dan menunggu pertandingan Persebaya vs Arema. Ibarat sebuah penantian, pertandingan yang berlabel Piala Gubernur Kaltim adalah sebuah kerinduan.
Lawan Kalteng Putra, Tanah Borneo Angker untuk Pemain Asing Persebaya
Berbicara mengenai sebuah pertandingan sepak bola. Kadang tak terlepas dengan faktor magisnya sebuah kandang lawan, faktor keberuntungan, maupun data statistik di lapangan. Beberapa pekan belakangan ini ada laga di Liga 1 maupun di Liga 2 yang tersiar kabar bahwa ada hal magis kala pertandingan tersebut berlangsung. Entah hanya kabar hoaks untuk mengalihkan perhatian atas kekalahan terhadap tim tersebut maupun memang benar adanya.
Persebaya dan Kisah Perkenalan yang Terlambat
Saya percaya dengan kalimat sederhana yang sering digaungkan oleh orang-orang optimis yang berbunyi, “Di mana ada kemauan, di situ ada jalan”. Kata-kata yang saya yakini sejak Sekolah Dasar itu betul-betul tidak pernah mengecewakan.
Bonek, Jiwa Korsa Tanpa Senjata
Bonek bukanlah organisasi yang struktural, pakem dan kaku dengan segala aturan baku. Bonek adalah mengalir, cair dan dalam sekejap muncul dari tanah. Yang menjadikan Bonek begitu solid dan tak mudah "dikalahkan" adalah korsa yang terus dijaga walau perputaran generasi terus terjadi.
Otak-Atik Gathuk Formasi Tim Persebaya
Formasi yang digunakan sebagai bahan evaluasi adalah 4-3-3, di mana ini formasi yang paling cocok dan juga paling sering digunakan. Platform sepertinya dibangun atas skema formasi ini, dilihat dari coach Bejo yang juga memakai komposisi ini dan besar kemungkinan pelatih baru nanti pun akan menggunakannya juga.
Antara Persebaya, Andik Vermansah, dan Agen MSG
Mencoba membuat analisa sedikit dari ketiga faktor langsung yang berhubungan. Yakni dari sisi manajemen Persebaya, sisi pemain, dan dari agen MSG.
Bonek Tunggu Official Merchandise Store Persebaya
Selain mengandalkan pemasukan dari penjualan tiket, mengapa manajemen tidak mempertimbangkan juga pemasukan dari sisi merchandise?















