Tuban Memberi “Kekalahan” Yang Baik Kepada Persebaya
Sebelumnya, saya pernah menulis tentang pentingnya Persebaya mengalami apa yang disebut “kekalahan”. Pada game kemarin, skuad Persebaya menemukannya di Loka Jaya.
Manajemen, Jangan Sudutkan Andik Vermansah
Wahai manajemen, sekiranya dengarkan aspirasi dari kami (Bonek). Bonek ngomel, nyinyir, protes, dsb karena cinta Bonek kepada Persebaya. Tak ada yang lain.
Setelah Pilu dan Malu, Lalu apa?
Persebaya di super derby Jatim harus takluk dengan memalukan setelah dihajar Arema FC 4-0. Inilah kekalahan terbesar kedua saat away setelah tahun lalu di awal Desember kalah dengan skor yang sama dari PSMS Medan. Tapi kekalahan kali ini terasa sangat menyesakkan karena diperoleh di pertandingan melawan sang rival abadi. Ditambah lagi performa Persebaya sepanjang kompetisi kali ini, memasuki pekan ke 14 belum menunjukkan tanda-tanda stabil dalam segi permainan dan juga hasil.
Selayang Pandang, Kisah Perjuangan Heroik Bonek Membela Persebaya
8 Januari 2017 menjadi catatan penting bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia. Jika diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Ketika Sebelas Conor McGregor Bertamu Ke GBT
Namun saya yakin, jika berkesempatan menonton, Conor McGregor akan sangat bangga terhadap sebelas pemain Martapura FC yang berada di lapangan ini.
Dua Kendala Persebaya Saat Ini
Tekad Persebaya Surabaya meraih poin penuh saat menghadapi Kalteng Putra (21/05) memang tak bisa direalisasikan. Kita semua tahu pada akhirnya tim tamu mampu mencuri satu poin dengan memanfaatkan kesalahan lini belakang Persebaya serta “keberhasilan” mereka membuat “drama-drama” satu babak. Serta ketidaktegasan pengadil lapangan yang membuat geram ribuan penonton di dalam stadion dan ratusan ribu pasang mata yang menyaksikan laga ini dari layar televisi.
Suporter Indonesia di Simpang Jalan: Mania, Hooligans, atau Ultras?
Suporter Indonesia memang militan dan loyal. Namun, apakah mereka bisa dikatakan Hooligans atau Ultras seperti banyak klaim kelompok-kelompok suporter? Rasanya kok tidak.
Silenzio Stampa ala Persebaya, Efek Akumulasi Kegaduhan yang Sering Muncul
Sebuah sikap dari Persebaya yang ditandai dengan sebuah tulisan dari sang presiden klub, Azrul Ananda pada halaman pembuka suplemen khusus edisi #33 di Jawa Pos, Selasa kemarin.
Zona Degradasi Kian Dekat, Saatnya Ganti Ekspektasi
Kini di sisa 9 pertandingan, ekspektasi itu nampaknya sudah semakin terbentuk: Bukan menjadi juara, bukan pula berada di papan atas atau mapan di papan tengah, tapi bertahan di liga 1!
Satu Poin Tidak Cukup, Green Force!
Persebaya Surabaya kembali belum mampu menggapai kemenangan. Kali ini bermain imbang tanpa gol kontra tuan rumah Semen Padang di pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2019.















