Salut Kepada Manajemen Yang Telah Mem-Persebaya-kan Masyarakat
Sekilas dari acara #KetemuGreenForce di Royal Plaza, Minggu kemarin (3/9) sangatlah meriah.
Surat Terbuka untuk Manajemen, Staf Pelatih, dan Pemain Persebaya
Kepada seluruh jajaran manajemen, staf pelatih dan pemain Persebaya.
Bagaimana kabar kalian semua? Semoga kalian sehat semuanya dan selalu dalam perlindungan Allah SWT. Aamiin
Babak 8...
Catatan Awal Tahun 2020: Bu Risma, Piala Dunia Untuk Siapa?
Bu Risma yang kami sayangi, senang tak terkira kami rasakan saat mendengar Surabaya diajukan menjadi salah satu host Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Persembahkan Persebaya ke Seluruh Mata Dunia
Persebaya jangan sampai menjadi bagian dari pesimistis sepak bola nasional yang carut marut kemarau prestasi.
Tiga Saran Agar Persebaya Bangkit di Putaran Kedua
Kekalahan Persebaya Surabaya atas Persib Bandung 3-4 pada lanjutan Liga 1 harus menjadi evaluasi total dari para petinggi Bajol Ijo. Akibat kekalahan itu, tim kebanggan arek-arek Suroboyo kini menempati peringkat ke-13 dengan mengoleksi 22 poin. Bagaimana Bonek tidak geram, tim kebanggaan yang diperjuangkan saat mati suri kini hanya menjadi kelinci percobaan formasi coach Alfredo Vera.
Persebaya Harus Punya Ini Kalau Mau Juara (Bagian 1)
Kemenangan Persebaya tiga gol tanpa balas atas “Sang Juara Liga” Bali United membuat publik kota Surabaya menjadi sumringah. Gol penalti dari Bruno Moerira dan dua gol dari Samsul Arif Munip tidak mampu dibalas oleh Bali United.
Ketika Wawali “Menumpang” Kereta
Di tengah kesuksesan itu ternyata menggelitik naluri cak Wisnu selaku pribadi dan Bonek. Berbekal jabatan publik sebagai Wawali beliau bersedia menjadi panpel lagi dalam gelaran Liga 1 mendatang. Wawali pasti lebih mengedepankan naluri Boneknya ketimbang jabatan politisnya, walau beliau tahu itu bisa dilakukan.
Benahi Mental Anda atau Persebaya “Menthal”
Bukan mental pemain saja yang harus dibenahi, namun mental Coach Iwan sendiri juga harus betul-betul dibenahi.
Tak Setuju Foto Bareng Aremania, Tetap Maafkan Jojo Zoro
Saya pribadi akan memaafkan kalo memang ada niatan sesal dari kalian. Karena sejatinya kita memang harus saling memaafkan. Dengan orang yang meminta maaf tentunya.
Surat Pendek untuk Persebaya: Berjuanglah dan Jangan Takut!
“Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola” secara tegas sudah dikatakan Djadjang Nurdjaman dan juga Irfan Jaya. Ada rasa optimis dan keyakinan yang kuat untuk berbuat sesuatu yang lebih. Irfan Jaya menambahkannya dengan kalimat “Lupakan laga leg pertama, fokus ke Malang”.















