Menaruh Asa Kepada Djajang Nurjaman
Per 3 September 2018, secara resmi Djajang Nurjaman akan memegang kendali kepelatihan Persebaya.
Renungan HUT ke-91: Persebaya adalah Emosi Jiwaku
Dua hari lagi, tim kebanggaan kita semua akan merayakan hari jadi yang ke-91. Namun, ada nuansa keprihatinan yang dirasa saat Persebaya akan berulang tahun, yaitu masuknya Green Force ke zona degradasi.
Tiga Poin, Empat Gol, Persebaya Terus Melaju ke Liga 1
Dengan sektor tengah yang semakin matang, pertahanan yang semakin solid, sektor serangan yang semakin agresif dan haus goal, siapapun pasti optimis tim ini akan terus melaju dan kembali berlaga di Liga 1.
Musim Depan, Target Juara atau Kejar Asia, Jol?
Sejak kembali berkompetisi pada 2017 lalu, praktis hanya dua piala yang mampir ke Persebaya yaitu Piala Dirgantara dan Liga 2. Tahun ini sebenarnya Persebaya berpeluang menambah piala lagi saat sudah mencapai final Piala Presiden 2019. Namun sayang di partai puncak dikalahkan rival abadi, Arema FC.
Sebaiknya Iwan Setiawan Minta Maaf ke Bonek
Alangkah baiknya Iwan Setiawan mengubah sikapnya dan meminta maaf kepada seluruh Bonek yang sudah terlanjur sakit hati kepadanya.
Bonek Berubah, Siapkah?
Memang harapan masyarakat sangat tinggi untuk perubahan Bonek ke depan. Itu semua karena banyak juga masyarakat yang merasa bahwa Bonek itu besar dan kuat. Tentunya akan semakin hebat jika membuat perubahan yang sangat besar.
Status Instagram Risma Soal Persebaya, Asli atau Palsu?
Benarkah pernyataan tersebut keluar dari mulut dan buah pemikiran bijak seorang Bu Risma?
Persebaya Perlu Belajar dari Kesuksesan Klub-Klub Asal Jepang
Indonesia dan Jepang adalah negara yang sangat erat sejarahnya. Kedua negara luluh lantak di era Perang Dunia ke-2. Kita masih ingat bagaimana Jepang luluh lantak akibat bom Nagasaki dan Hirosima. Sedangkan Indonesia juga luluh lantak karena belum merdeka. Maka sejarah pun mencatat tahun 1945 adalah tahun di mana Indonesia mulai start menjadi sebuah negara. Di sisi lain jepang pun mengalami kejatuhan yang luar biasa sehingga menyebabkan negara itu harus memulai segalanya dari nol. Termasuk di dalamnya, adalah olahraga dan industri sepa kbola. Jika kedua negara baru memulai dari masa nol dalam membangun sepak bola, kita bisa melihat hasil yang dicapai kedua negara sekarang.
Monotonnya Permainan Persebaya dan Penyakit “Irfan Jaya Dependencia”
Ada dua faktor utama yang membuat Persebaya paceklik mencetak gol pada tiga pertandingan terakhirnya.
12 Gol ke Jala Persebaya Sore Itu, Sebuah Sejarah Berharga
Minggu, 21 Februari 1988 akan selalu menjadi hari yang bersejarah bagi Persebaya Surabaya sampai kapanpun. Pertandingan di Gelora 10 November, Tambaksari sore itu seharusnya sebuah “tragedi” bagi kubu Bajol Ijo. Namun kondisi anomali justru terjadi di stadion.















