Iklan

Surat Pendek untuk Persebaya: Berjuanglah dan Jangan Takut!

0
“Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola” secara tegas sudah dikatakan Djadjang Nurdjaman dan juga Irfan Jaya. Ada rasa optimis dan keyakinan yang kuat untuk berbuat sesuatu yang lebih. Irfan Jaya menambahkannya dengan kalimat “Lupakan laga leg pertama, fokus ke Malang”.

Apa Kabar Psikolog Persebaya?

0
Persebaya melalui head hoachnya, Aji Santoso berkali-kali menjelaskan bahwa pembangunan fundamental kerangka tim Persebaya untuk jangka panjang dimulai dari musim ini.

Mereka-Reka Formasi Persebaya

0
Belajar dari kejadian rotasi aneh kemarin dan dapat hasil buruk serta cemoohan para bonek, Alfredo Vera, nampaknya akan menurunkan skuad reguler yang biasa ia turunkan di preseason. Siapa saja?

Jarak dengan Cinta Pertama Saya Persebaya

0
Ada jauh yang membuat kita berjarak. Terpisah di antara dua tempat yang berbeda.

Berbeda-Beda Tetapi Tetap Satu, Persebaya!

0
Keempat gol dari Persebaya dicetak oleh empat pemain berbeda. Berbeda dalam hal ini adalah daerah asal dari para pemain.

Apapun Alasannya, Melempari Pemain Lawan Tetap Salah

0
Penulis tidak sedang membela aksi provokatif Martapura, namun hanya berharap agar Bonek tidak mudah terpancing dengan tingginya tensi pertandingan.

Menahan Diri di Tengah Ambisi Tinggi

0
Selamat ulang tahun, Persebaya! Kini usiamu sudah 93 tahun, dengan segala perjalanan penuh lika liku dalam menjalani kompetisi sepak bola di negeri ini. Banyak kata yang bisa mencerminkan bagaimana ulang tahun Persebaya tahun 2020 ini. Namun satu yang akan saya pilih: Menahan Diri.

Aksi Bagi-Bagi Bunga ke Plat N (Malang) dan Jiwa Besar Bonek

0
Angan ini melayang tepat pada hari ini, 8 tahun yang lalu. Saat itu Liga Indonesia musim 2009-2010. Arema menjadi juara liga, sedangkan Persebaya terpuruk dalam lingkar degradasi. Euforia juara, digelorakan hampir sebulan penuh oleh Aremania. Konvoi dan perayaan hampir menyeluruh di wilayah Malang dan sekitarnya.

Karena Awaydays adalah Candu

0
Musim 2018 sudahberlalu, banyak kisah suka duka. Melihat tim kebanggaan Surabaya berlaga sangatberbeda kenangannya baik laga home maupun away.

Like Father Like Son, Kisahku Mengenal Persebaya Bersama Ayah

0
Pengalaman saya mendukung Persebaya dimulai saat saya masih kecil, tepatnya sejak kelas 2 Sekolah Dasar. Di awali dengan nribun bersama ayah dan teman-teman ayah. Itulah pertama kali saya diperkenalkan dengan dunia sepak bola oleh Ayah.

Terbaru