93 Tahun, Persebaya yang Semakin Muda
Ketika menulis ini, saya tepat berumur 22 tahun saat merayakan ulang tahun tanggal 14 Juni. Empat hari setelahnya, Persebaya juga merayakan umurnya yang ke-93 tahun. Menurut saya ini menarik. Saya merayakan umur dengan angka yang masih dibilang muda, sementara Persebaya merayakan umurnya yang semakin bertambah dan menua.
#WaniMaskeran : Pelibatan Komunitas dalam Memerangi Pandemi Korona
Penggunaan masker dan menjaga jarak fisik merupakan protokol kesehatan yang paling mudah dilaksanakan, bisa diamati dan dievaluasi pelaksanaannya sehingga level kepatuhan masyarakat terhadap protokol ini bisa diukur.
Catatan Menarik Usai Persebaya Kalahkan Madiun putra
Raihan tiga poin di Madiun menempatkan Persebaya di puncak klasemen di pekan kedelapan dengan meraih 15 dari 8 laga.
Perlukah Pelarangan Flare Dalam Stadion?
Stadion bukan hanya milik mereka yang hobi menyalakan flare namun juga milik kakek, nenek, wanita, anak-anak yang tentu saja menginginkan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman.
Dua Hal Yang Perlu Dievaluasi Panpel Pasca Home Pertama
Beberapa catatan, saya berikan untuk manajemen Persebaya. Baik itu catatan positif maupun negatif.
We Will Mizz You
Suasana stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat itu penuh sesak 50 ribu suporter Persebaya, Bonek. Ketika peluit kick off, tanda dimulainya pertandingan ditiup oleh sang pengadil di lapangan hijau, koreo di tribun pun dibentangkan oleh Bonek. Tribun Selatan menampilkan figur ndas mangap dengan membawa kepala singa yang sudah terpenggal dan di sekelilingnya dihiasi warna kuning hijau kertas koreo yang diangkat oleh bonek yang berdiri di tribun lantai satu.
Kereta Itu Bernama Persebaya
Gemas, kesal, marah. Begitulah yang dirasakan oleh jutaan Bonek di tanah air jelang pergantian tahun 2019. Wacana transfer pemain yang serba buram dan lepasnya dua anak emas binaan Persebaya menjadi bukti nyata bahwa perasaan itulah yang saat ini ada di hati Bonek di seluruh Indonesia.
G10N Rumah Yang Berhati Nyaman
Kini, harapan besar proses harmonisasi sama - sama tumbuh dan berkembang seperti kelopak bunga serta mahkota bunga
Menunggu Kembalinya Gairah Pemain Persebaya
Puasa kemenangan di bulan puasa seperti ini tentu membuat Bonek dan para pecinta Persebaya rasanya tak lega meski sudah berbuka dengan yang manis maupun yang setia.
90 tahun Persebaya, Api Perlawanan Yang Tak Pernah Padam
Semangat perlawanan inilah yang menjadi nyawa arek-arek Bonek, semangat perlawanan yang sudah ada sejak masa lampau.















