Ruben Sanadi, Bek Kiri Terbaik Persebaya Yang Mulai Kedodoran Atur Stamina
Kapten tim liga 1 2019 Persebaya Surabaya, Ruben Karel Sanadi (32) merupakan salah satu bek kiri terbaik yang dimiliki oleh tim Green Force, bahkan di Indonesia. Hal tersebut dibuktikannya dengan dipanggilnya kembali sang kapten dalam skuat Timnas Indonesia arahan Coach Simon McMenemy. Usianya memang yang tak lagi muda, Ruben Sanadi seolah membuktikan kematangannya dalam menjadi pemain sepak bola. Bak anggur Italia yang semakin mempesona, atau teringat bek legendaris asal klub Italia Inter Milan, Zavier Zanneti.
Gengsi Aji
Pekan kedua Liga 1 2020 datang terlambat untuk Persebaya Surabaya. Di saat tim-tim lain sudah memasuki pertandingan ketig,a justru Persebaya dan Persija harus memainkan satu laga lebih sedikit imbas keadaan kesehatan dunia yang tengah memburuk. Di saat tim-tim lain mulai settled dengan timnya, Persebaya masih saja mengotak-atik pemain yang layak ada di full-back kiri. Tapi apa benar posisi itu yang menjadi masalah?
Valentine’s Day Bagi Bonek: Mendukung Persebaya dengan Penuh Kasih Sayang
Kami ingin membagi kasih kepada masyarakat sebagai bentuk rasa sayang kami kepada Persebaya.
PERSEBAYA CANDA DAN CANDU
Jangankan imbang atau kalah, tidak bertanding pun Persebaya akan tetap ku dukung dan ada di hati kami
Kritikan Untuk Tiket Terusan Dari Pemegang Bonek Card
Memang cinta tak harus ada balasan, loyalitas Bonek tak perlu dipertanyakan. Tapi ya mbok official memikirkan resiko Bonek yang nantinya akan menukarkan ke tiket fisik tiap laga.
Merekalah Yang Memulai!
Apapun yang terjadi, jelas saat ini Rivalitas dengan Bhayangkara FC adalah bumbu tersendiri di Liga Indonesia, bukan karena kultur atau apapun , namun karena merekalah yang memulai dahulu.
Memprovokasi Suporter, Mengaburkan Fakta: Mempersoalkan Pemberitaan Tribun Bali
Sebuah berita di situs Tribun Bali yang berjudul Bali United vs Persebaya, Syaiful Indra Sebut Dua Pemain Agresif dan Siap Diantisipasi yang tayang pada 15 November 2018 mematik reaksi audiens, terutama Bonek. Di linimasa Twitter, warganet mempersoalkan pemberitaan Tribun Bali yang dianggap tidak sesuai fakta dan berpotensi memprovokasi suporter Persebaya dan Bali United yang akan berjumpa tiga hari setelah berita ini naik tayang. Untungnya pertandingan Bali United vs Persebaya berlangsung lancar tanpa ada gesekan suporter dari kedua klub.
Surat untuk Penguasa Persebaya
Dalam kesempatan menggores beberapa kalimat tulisan ini, izinkanlah saya memberi tahu beberapa hal yang tampaknya paling esensial untuk anda dalam membuat kebijakan pengelolaan.
Dagelan Turnamen Pramusim
Perhelatan Piala Gubernur Jatim tahun ini merupakan kompetisi pramusim yang sungguh greget. Bagaimana tidak? Sedari awal saja para klub kontestan di-press tenaganya yang jeda waktu istirahat hanya 2 hari. Ini sungguh riskan terhadap pemain profesional sekalipun. Di sisi lain piala pramusim ini hanya diikuti oleh beberapa klub Jawa Timur. Bahkan sangking sakleknya sampe mengundang klub dari Ibu Kota dan salah satu klub Malaysia, yakni Sabah FA.
Jadilah Buaya Petarung, Bung!
Ini Persebaya! Sebuah tim besar. Banggalah menjadi bagian di dalamnya.















