Mempertanyakan Pernyataan Shandy Gibol tentang Kenaikan Harga Tiket Sebuah Keharusan
Dalam pernyataannya di blog "ngopibareng.id" pada rilisan 15 Maret 2018, Shandy seakan "memperkeruh" polemik tiket antara manajemen dan Bonek.
Mari Belajar Menghargai Kuota Away
Liburan merupakan salah satu hal yang menyenangkan dan ditunggu-ditunggu oleh setiap orang. Tujuannya pun bermacam-macam, ada yang untuk melepas penat setelah dihadapkan dengan padatnya rutinitas pekerjaan namun ada juga yang ingin mengenal lebih jauh kota yang akan jadi tujuan berlibur.
Seberapa Penting Piala Gubernur Jatim Buat Persebaya?
Pertama-tama mari sama-sama kita ucapkan selamat untuk Persebaya dan juga untuk Bonek. Kita menjadi yang terbaik di Piala Gubernur Jatim edisi 2020. Ini tentu saja wajib untuk dirayakan dan juga disyukuri karena hegemoni di awal 2020 kita menjadi yang terbaik di Jawa Timur.
Ku Mau Kau (Persebaya) Seperti Mauku
H-7, Persebaya away ke kota perantauan kami. Segera rekan-rekan Bonek setempat menyalakan mode siaga. Kumpul. Kita akan punya gawe, menyambut rekan-rekan dari seluruh Indonesia yang akan menonton laga ini. Terlebih Tuan rumah menjadi salah satu kandidat juara.
Tuhan Akan Ungkap Kebenaran Bersama Persebaya dan Bonek
Aku melihat dan yakin jika Tuhan akan bersama Bonek dan Persebaya.
Asap Dalam Sepak Bola
Memang kebanyakan di Eropa ataupun Amerika Latin sering menampilkan atraksi flare. Tapi mereka lakukan pada saat sebelum atau sesudah pertandingan berlangsung.
Meski Iwan Berulah, Menang Kalah Tetap Dukung Persebaya
Di benak penulis, mungkin juga benak yang lain, berpendapat mungkin Iwan belum paham sepak bola Surabaya, Persebaya, dan Boneknya.
Kembalinya Persebaya dan Perjuangan Bonek: Romantisme Kenangan dan Tanggung Jawab
Jaga nama besar Bonek dan Persebaya. Nama besar yang tidak hanya dibangun dalam satu malam. Tapi melalui beratnya bertahun-tahun ujian dan perjuangan melawan semua keniscayaan.
Mbonek dengan Niat Nonton Persebaya
Kecintaan pada Persebaya dan pada Bonek haruslah nyata dalam perbuatan.
Gengsi Aji
Pekan kedua Liga 1 2020 datang terlambat untuk Persebaya Surabaya. Di saat tim-tim lain sudah memasuki pertandingan ketig,a justru Persebaya dan Persija harus memainkan satu laga lebih sedikit imbas keadaan kesehatan dunia yang tengah memburuk. Di saat tim-tim lain mulai settled dengan timnya, Persebaya masih saja mengotak-atik pemain yang layak ada di full-back kiri. Tapi apa benar posisi itu yang menjadi masalah?















