Satu Poin Tidak Cukup, Green Force!
Persebaya Surabaya kembali belum mampu menggapai kemenangan. Kali ini bermain imbang tanpa gol kontra tuan rumah Semen Padang di pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2019.
Mat Halil, Cinta, Kesetiaan, dan Pengabdian
Kecintaan Mat Halil terhadap klub Kota Pahlawan ini sudah tidak bisa ditanyakan lagi.
Bagaimana Sikap Bonek Jika Pembekuan PSSI Dicabut?
Bagaimana sebaiknya Bonek bersikap?
Memberikan Satu Tempat Kembali untuk Andri Muliadi
Andri Muladi menjadi sosok sentral di lini belakang Persebaya musim lalu. Duetnya bersama Fandry Imbiri menjadi kunci kokohnya lini pertahanan Persebaya, dan mengantarkan skuat Bajuil Ijo menjadi kampiun Liga 2.
Obati Sakitmu dan Cepatlah Sembuh, Jika Perlu Ganti Doktermu
Jangan mudah menyerah dengan keadaan.
Mampukah Persebaya (Kembali) Membalikkan Sejarah?
Bukan mereka yang menentukan siapa juaranya, bukan mereka yang menentukan nasib Persebaya, juga bukan mereka yang berhak untuk sak enak udele mengatur di mana Persebaya akan berposisi di akhir musim nanti.
Beginilah Jika Panpel Kelas Galadesa Disuruh Gelar Laga Liga 1
Sudah tahu Bonek yang datang pasti banyak tapi panpel tidak menyiapkan stadion yang memadai.
Karpet Hijau untuk King Arthur
Selamat datang penghuni istimewa King Arthur di Persebaya. Jadikan istanamu sekarang menjadi tempat yang nyaman. Lakukan yang terbaik untuk kerajaan mencapai kejayaan.
Osvaldo Haay, di antara Pembuktian dan Kritikan
Dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-26 kemarin, Osvaldo Haay berhasil menyumbangkan 1 gol untuk membantu Persebaya menakhlukkan sang pemuncak klasemen sementara Persib Bandung dengan skor akhir 1-4. Di laga itu, Osvaldo Haay yang diplot coach Djanur sebagai striker palsu berhasil mencetak 1 gol dan berkontribusi atas penalti yang didapatkan Persebaya, di mana Osvaldo Haay dilanggar oleh M. Natsir, kiper Persib.
Setelah Pilu dan Malu, Lalu apa?
Persebaya di super derby Jatim harus takluk dengan memalukan setelah dihajar Arema FC 4-0. Inilah kekalahan terbesar kedua saat away setelah tahun lalu di awal Desember kalah dengan skor yang sama dari PSMS Medan. Tapi kekalahan kali ini terasa sangat menyesakkan karena diperoleh di pertandingan melawan sang rival abadi. Ditambah lagi performa Persebaya sepanjang kompetisi kali ini, memasuki pekan ke 14 belum menunjukkan tanda-tanda stabil dalam segi permainan dan juga hasil.















