Fetisme Komoditas dalam Sepak Bola
Ketenaran sepak bola ini, tidak lepas dari peran kapitalisme. Kapitalisme mengindustrialisasi sepak bola sedemikian rupa hingga dapat dinikmati oleh masyarakat dunia dengan mudah. Kapitalisme menciptakan sebuah fetisme komoditas dalam sepak bola yang mengubah konstruksi sosial pada sepak bola.
Seberdosa Apakah Manajemen, Wahai Bonek?
Bagaimana kita bisa mengharapkan Persebaya bisa berprestasi dengan promosi ke Liga 1 jika kita sendiri masih gontok-gontokan?
Persebaya Mengajariku Setia, Nekat dan Berani
Happy birthday, Persebayaku, Ijoku dan tanah lahirku, Semoga kau selalu dalam sanubariku
Tak Ada Salahnya Belajar Dari Jogja
Ingatlah, bahwa saat pemain lawan memprovokasi pemain Persebaya termasuk memprovokasi suporter maka tujuan mereka sebenarnya adalah ingin menenggelamkan perjuangan Bonek yang selama bertahun-tahun ini dibangun demi kejayaan Persebaya.
Turnamen Pramusim yang Bikin Pusing
Turnamen pramusim tujuannya memanaskan mesin. Jelang kompetisi resmi. Kompetisi yang kalau di negara kita sering berubah-ubah jadwalnya itu.
Audit PT Persebaya Indonesia, Wani?
Jika bersih kenapa risih melakukan audit?
Persebaya, Jangan Alergi dengan Agen Pemain
Selama perekrutan pemain, baik lokal maupun asing, manajemen Green Force belum atau tidak mau menggunakan agen pemain.
Mencari Pemain Beratribut Aryn Williams
Selain mencari pemain dengan level permainan seperti Aryn, Persebaya perlu untuk terus mengasah kemampuan para gelandang mudanya, seperti Rizky Dwiyan, Brayen Pondaag, Dicky Kurniawan, Andre Oktaviansyah dan Bryllian Aldama.
Kepercayaan Publik Merosot, Saatnya Revolusi PSSI
Mainkan sepak bola di lapangan hijau. Piala Asia sedang berlangsung di Uni Emirate Arab. Salah satu tim dari Asia Tenggara yakni Vietnam berhasil lolos babak delapan besar. Sebagai bangsa yang masuk regional wilayah Asia Tenggara kita pun ikut berbangga atas capaian tersebut.
Lima Laga Nir Kemenangan, Sebuah Catatan Buruk
Bagi sebuah tim sepak bola, bermain di sebuah kompetisi berformat liga dan tak meraih kemenangan selama beberapa laga secara berurutan itu adalah musibah. Kebetulan Persebaya Surabaya sedang merasakan hal ini. Sejak menang 4-0 kontra Persib Bandung (30/5), anak asuhan Djadjang Nurdjaman ini puasa meraih kemenangan selama lima pertandingan terakhirnya.















