Persebaya Butuh Suporter Cerdas, Kreatif, dan Dewasa
Untuk membuat Persebaya lebih baik, diperlukan suporter yang cerdas, kreatif, dan dewasa. Kita tahu bahwa Bonek sudah memiliki itu semua.
Soal Tunggakan Gaji, Bagaimana Kelanjutannya?
Saya bersyukur Persebaya telah dipulihkan semuanya. Tetapi saya masih prihatin karena klub kebanggaanku masih terlilit hutang sebesar Rp 7 Miliar.
Silenzio Stampa ala Persebaya, Efek Akumulasi Kegaduhan yang Sering Muncul
Sebuah sikap dari Persebaya yang ditandai dengan sebuah tulisan dari sang presiden klub, Azrul Ananda pada halaman pembuka suplemen khusus edisi #33 di Jawa Pos, Selasa kemarin.
SAH! (Nazar Seorang Bonek Untuk Persis Telah Direstui)
Musuh terberat kita bukan rival, tapi yang mengaku bonek dan ternyata kriminal
Mari Berdamai dengan Kenyataan, Persebaya Tim Promosi
Patut diingat juga bahwa tim kebanggaan kita ini baru saja mendapatkan tiket promosi musim ini.
Malam Minggu Indah di Ratu Pamelingan
Sebuah judul yang pantas untuk menggambarkan suasana pertandingan di leg kedua semifinal Piala Presiden 2019 antara Madura United melawan Persebaya Surabaya. Jantung dari kedua suporter seakan dibuat naik turun melihat tensi pertandingan yang begitu aktratif dan menghibur. Suasana tetap berlangsung kondusif baik dari suporter maupun pemain dari kedua klub meski pertandingan berlangsung dengan tensi yang tinggi.
Bonek Dan Harapan Yang Nyata
Menjadi suporter sepakbola seperti Bonek bagi kebanyakan kalangan bukan lagi hanya sebatas menonton Persebaya berlaga.
Laga Tanpa Penonton dan Matinya Sponsor
Kembalikan ruh sepakbola dalam stadion dengan atmosfir teriakan ribuan suporternya mendukung masing-masing klub.
Persebaya, Kapan Sustainable?
Setelah kemarin saat pertengahan musim 2019 coach Djanur dipecat, hari ini (30/10/2019) untuk kedua kalinya Persebaya kembali harus kehilangan sosok pelatih kepala. Ya, Wolfgang Pikal terpaksa harus mengundurkan diri setelah rentetan hasil buruk Persebaya yang tak kunjung bangkit dalam beberapa pekan terakhir. Total sejak Persebaya bangkit di tahun 2017, sudah ada 4 pelatih yang menjadi korban target tinggi Persebaya.
Catatan Paido Persebaya Usai Game ke-2
Green Force akhirnya menelan kekalahan perdana di Liga 1 2020 ini. Tak tanggung-tanggung kekalahan ini diderita di depan publik sendiri, di stadion Gelora Bung Tomo kandang sang Bajol Ijo. Sebenarnya dari sisi pertandingan, match kali ini sangat menarik terbukti dari 7 gol yang tercipta sepanjang pertandiangan, ditambah drama gagal pinalti oleh Davi da Silva.















