Beradaptasi dengan Sepakbola Era Pandemi
Beradaptasi dengan sepakbola diera pandemi memang tak mudah, apalagi menahan nafsu untuk tidak hadir ke stadion.
Kala Tribun Stadion Dibunuh Rating
Maka secara sarkas bisa disebut bahwa rating telah membunuh jadwal ke stadiun para suporter Liga 2.
Tidak Harus Menang, Yang Penting Juara
Menonton pertandingan Persebaya Surabaya versus Arema, sejatinya seperti menonton pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia. Timnas Indonesia boleh kalah dengan tim manapun, asal tidak dengan Malaysia. Bahkan, Bung Karno pun juga lantang bersuara dengan Slogan "Ganyang Malaysia".
Surat Pembaca: Hentikan Kompetisi TSC!
Mari stop kekerasan terhadap suporter.
Perlunya Komunitas Bonek Membuat Toko Merchandise
Sebaiknya masing-masing komunitas Bonek membuat toko merchandise untuk kebutuhan komunitas.
Renungan HUT ke-91: Persebaya adalah Emosi Jiwaku
Dua hari lagi, tim kebanggaan kita semua akan merayakan hari jadi yang ke-91. Namun, ada nuansa keprihatinan yang dirasa saat Persebaya akan berulang tahun, yaitu masuknya Green Force ke zona degradasi.
Jiwa Ksatria Bonek, Mau Meminta Maaf
Tribun Utara atau sering disebut Green Nord langsung mengeluarkan rilis berupa permintaan maaf melalui akun media sosial dan website resminya.
Seberdosa Apakah Manajemen, Wahai Bonek?
Bagaimana kita bisa mengharapkan Persebaya bisa berprestasi dengan promosi ke Liga 1 jika kita sendiri masih gontok-gontokan?
Cara Melihat Data Lengkap Persebaya Sejak Kompetisi Musim 1930
Sejak berdiri pada tahun 1927 lalu, Persebaya telah menjalani kompetisi yang sangat panjang. Namun tidak banyak sumber acuan yang mendokumentasikan perjalanan Persebaya pada zaman dahulu. Baru-baru ini saya menemukan salah satu situs bermanfaat bagi para pecinta sepak bola yang menyajikan data dan rekap hasil pertandingan sejak era lama.
Tetaplah Ber93ma Persebaya
Sejujurnya, saya bukan lagi seorang Bonek saat menulis tulisan ini. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa saya pernah menjadi penggemar klub berjuluk Green Force, meskipun pada akhirnya memutuskan untuk memilih menjadi suporter serta penikmat klub lokal di tempat di mana saya tumbuh. Saya masih sering mengikuti siaran pertandingan Persebaya dan tak jarang pula ikut bersorak ketika Bajul Ijo berhasil membobol gawang lawan. Terlebih untuk dua gol Irfan Jaya dan Rishadi Fauzi melawan PSMS Medan. Tiga gol tersebut membuat saya ikut bergembira bisa melihat Persebaya kembali di liga teratas.














