Anthem Klub, Nyanyian untuk Sebuah Kebanggaan
Musik bisa berdiri pada semua hal. Bisa membuat sedih bisa membuat semangat. Tak terkecuali musik yang turut andil besar dalam sepak bola.
Adu Kesaktian Mahesa Jenar Melawan Bajol Ijo
Iwan Setiawan membawa Persebaya meraih trofi Dirgantara Cup di Sleman mengalahkan Cilegon United di final. Ini adalah trofi pertama sejak Persebaya kembali diakui oleh federasi. Sehari setelah partai final tersebut, Persebaya bergerak menuju Semarang untuk laga uji tanding dengan PSIS Semarang.
Mengenang Joner, Merawat Ingatan yang Tidak Akan Mati
Sabtu, 19 Maret 2011, saya ke stasiun Stasiun Lempunyangan Yogyakarta bersama Rijal Tobat selepas kami sarapan di pagi hari di sebuah warung nasi pecel Ponorogo di Condongcatur, Sleman. Di depan stasiun kami bertemu dengan Tulus Budi, Joner dan beberapa anggota Bonek Korwil Jogja. Kami kemudian masuk ke dalam stasiun, menunggu rombongan besar Bonek yang datang menumpang kereta untuk menonton pertandingan Persebaya melawan Real Mataram dalam kompetisi Liga Primer Indonesia yang berlangsung esok hari di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sampai Jumpa Musim Depan, Coach Iwan!
Jika Iwan dituntut menghormati sebuah kelompok suporter, maka dia harus menundukkan kepala untuk Bonek.
Kado Pahit Jelang Ultah Persebaya
Dan kekalahan lawan PSM Makassar semalam adalah rentetan hasil kurang memuaskan selama kiprah Persebaya di Liga 1 2018, hasil yang membuat kecewa Bonek di manapun berada.
Kesalahan Berfikir dalam Memaknai Rivalitas Sepak Bola
Logical fallacy sangat rentan terjadi pada rivalitas, baik saat beradu pendapat atau juga saat menyikapi suatu kejadian.
Perlukah Keterbukaan Transfer Persebaya?
Juara Liga, menjadi pemasok pemain timnas, keuangan sehat, infrastruktur memadai. Mungkin semua yang saya sebutkan di atas adalah impian bagi seluruh stakeholder sepak bola Indonesia.
Serba-Serbi Kemenangan Persebaya Lawan Perseru Badak Lampung
Serba-Serbi Kemenangan Persebaya 1-3 atas Tuan Rumah Perseru-Badak Lampung, Matchday 15 Liga 1 Shopee Indonesia 2019.
93 Tahun sebagai “93netik Pembeda”
Persebaya terlahir dengan 93netik pembeda, tahu kenapa? Dia selalu hadir pada momen-momen istimewa dan dibutuhkan.
Catatan Kecil Pra Kompetisi Internal Persebaya 2016
Berbagai hal perlu diperbaiki dan ditingkatkan untuk kompetisi resmi nanti.















