Kereta Itu Bernama Persebaya
Gemas, kesal, marah. Begitulah yang dirasakan oleh jutaan Bonek di tanah air jelang pergantian tahun 2019. Wacana transfer pemain yang serba buram dan lepasnya dua anak emas binaan Persebaya menjadi bukti nyata bahwa perasaan itulah yang saat ini ada di hati Bonek di seluruh Indonesia.
Apapun Masalahnya, Ojok Sambat Gawe Persebaya
Awal masalah sebenarnya mulai terlihat sejak 5 Desember, hari pertama distribusi tiket Celebration Game.
Kembali Berkompetisi, Itulah Persebaya Masa Depan
Persebaya di masa depan cukup ditandai dengan kembalinya kebanggaan arek-arek Suroboyo setelah vakum cukup lama dari sepak bola Indonesi
Perjuangan Kembalikan Persebaya Telah Usai, Saatnya Tertib di Jalanan
Ayolah kita semua berubah berperilaku yang benar di jalan raya. Safety riding bukan hanya untuk keselamatan dan kenyamanan orang lain. Tapi paling penting untuk dirinya sendiri.
Mimpi Itu Bernama Andhika Ramadhani
Andhika adalah sebuah manifestasi dari mimpi arek – arek cilik di Surabaya yang ingin menjadi pemain Persebaya
Menemukan Dimensi Ibadah Dalam Sepak Bola
Sepakbola adalah olahraga yang sangat di gemari oleh banyak orang, dalam sepakbola sendiri bukan hanya sekedar permainan namun ada banyak hal yang terkandung di dalamnya. Dari mulai olahraga, doa, persaudaran, perjuangan, senang, tolong - menolong dan haru.
Tetap Semangat, Jalan Persebaya Masih Panjang
Lini penyerangan Persebaya bisa dikatakan cukup tajam. Namun kendati dikatakan cukup tajam, insting "membunuh" di depan gawang lawan harus lebih digalakkan. Karena ini adalah "koentji" untuk memenangkan pertandingan.
Akankah Muncul Kesepakatan Bagong Jilid II?
Pilihan Bonek untuk Walk Out bukan tanpa sebab, banyak hal di luar harapan Bonek yang ternyata tidak bisa dikabulkan oleh Manajemen Persebaya. Beberapa hal tersebut seperti, transparansi bursa transfer pemain. Serta penempatan orang yang berpengalaman di dalam tubuh Manajemen Persebaya.
Apa Manfaat Agenda Fight di Atas Ring?
Rivalitas yang sehat seharusnya diwujudkan lewat kreativitas tribun, koreografi, loyalitas mendukung klub, kegiatan sosial, dan atmosfer stadion, bukan adu fisik yang berisiko membuka luka baru di kemudian hari
Persebaya ala Papua Tak Masalah, lalu Andik?
Seperti yang telah kita ketahui bahwa empat pemain yang sebelumnya bermain untuk Persipura Jayapura musim lalu dikabarkan merapat ke Persebaya.















