Persebaya, Bukan Sekedar Tim Sepak Bola
Persebaya adalah simbol perlawanan yang tidak mau tunduk pada penguasa/pemodal.
Irfan Jaya, Dedikasi Bukan Sekadar Posisi
Irfan Jaya, mengajarkan kita bahwa dedikasi lebih penting dari sekadar posisi.
Persebaya di Mata Kami (Bonek), 93 Tahun Rebut Kembali Kejayaan
Bagi saya persebaya adalah tim kebanggaan yang terpilih untuk dijagokan. Entah kenapa naluri ini muncul sedangkan saya sendiri hanyalah pendatang di Surabaya. Perkenalan saya dengan Persebaya sudah dimulai dari Sekolah Dasar. Kesan saya tertuju pada tahun 2004, era pelatih Jackson F. Tiago yang menjadi juara Liga Indonesia bersaing ketat dengan PSM dan Persija.
Bolehkah “Menggoda” Pemain Sebelum Kontraknya Berakhir?
Membaca rentetan wawancara coach Aji Santoso terhadap perkembangan transfer Persebaya akhir-akhir ini mengerucut kepada satu inti: menunggu kontrak selesai, baru negosiasi. Padahal, ada aturan yang melegalkan pendekatan kepada pemain sebelum masa kontraknya habis
19 September 1945, Bukti Nyali dan Karakter Khas Suroboyo
Kota Pahlawan, begitulah kami dan banyak orang menyebutnya. Bukan tanpa alasan kota ini disebut sebagai Kota Pahlawan, butuh waktu yang tidak sebentar untuk menjelaskan berbagai alasannya. Surabaya banyak melahirkan dan membesarkan tokoh pejuang yang namanya tidak mungkin asing ditelinga warga +62 ini. Dari Bung Karno, Bung Tomo, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Harapanku, Harapanmu, dan Harapan Kita untuk Persebaya
Persebaya, itulah singkatan dari Persatuan Sepak Bola Surabaya. Siapa yang tak kenal dengan nama itu? Tim yang berjuluk Bajul Ijo itu bermarkas di kota pahlawan yang menjadi kebanggaan masyarakat Surabaya bahkan seluruh masyarakat Jawa Timur. Tim yang penuh dengan catatan sejarah, dan tim yang memiliki suporter militan bernama Bonek.
Mampukah Persebaya (Kembali) Membalikkan Sejarah?
Bukan mereka yang menentukan siapa juaranya, bukan mereka yang menentukan nasib Persebaya, juga bukan mereka yang berhak untuk sak enak udele mengatur di mana Persebaya akan berposisi di akhir musim nanti.
Memprovokasi Suporter, Mengaburkan Fakta: Mempersoalkan Pemberitaan Tribun Bali
Sebuah berita di situs Tribun Bali yang berjudul Bali United vs Persebaya, Syaiful Indra Sebut Dua Pemain Agresif dan Siap Diantisipasi yang tayang pada 15 November 2018 mematik reaksi audiens, terutama Bonek. Di linimasa Twitter, warganet mempersoalkan pemberitaan Tribun Bali yang dianggap tidak sesuai fakta dan berpotensi memprovokasi suporter Persebaya dan Bali United yang akan berjumpa tiga hari setelah berita ini naik tayang. Untungnya pertandingan Bali United vs Persebaya berlangsung lancar tanpa ada gesekan suporter dari kedua klub.
Dagelan Turnamen Pramusim
Perhelatan Piala Gubernur Jatim tahun ini merupakan kompetisi pramusim yang sungguh greget. Bagaimana tidak? Sedari awal saja para klub kontestan di-press tenaganya yang jeda waktu istirahat hanya 2 hari. Ini sungguh riskan terhadap pemain profesional sekalipun. Di sisi lain piala pramusim ini hanya diikuti oleh beberapa klub Jawa Timur. Bahkan sangking sakleknya sampe mengundang klub dari Ibu Kota dan salah satu klub Malaysia, yakni Sabah FA.
Yang Tersisa dari Celebration Game
Begitu mendengar rencana Persebaya mengundang PSS Sleman pada laga Celebration Game, Sabtu, 9 Desember 2017, saya begitu antusias untuk bisa hadir di stadion.















