Menempatkan Andik di Puncak Akal Sehat
Harusnya, hari-hari ini, sembari menikmati semilir angin yang mengantar menuju pergantian tahun ke 2019, kita masih diliputi euphoria atas segala hal yang ditorehkan Persebaya dan Bonek di pentas kompetisi Liga 1 tahun ini
Evaluasi 11 Laga Persebaya, Loyo di Kandang, Lumayan di Tandang
Sampai dengan libur Lebaran tahun ini, sudah sebelas laga dijalani oleh Persebaya di Kompetisi Liga 1 2018 ini. Pencapaiannya adalah (sementara ini) terpuruk di peringkat ke-16 dari 18 tim yang berlaga dengan raihan 14 poin.
Saatnya “Kita Persebaya” Secara Utuh
Kita Persebaya. Sebuah slogan yang muncul jika tidak salah pada babak 8 besar Liga 2 tahun 2017. Tidak ada keterangan resmi ataupun kronologis yang jelas tentang slogan ini. Tapi ini sangat dalam. Dalam persepsi masing-masing.
Terima Kasih, Cak Renzha!
Tak bisa disuratkan hanya dengan rangkaian kata-kata. Tak mampu harus berkata apa atas yang telah kau suguhkan.
Penjilat Harta di PSSI Bikin Persebayaku Tertidur
Kami, Bonekmania 1927 berharap dan memohon kepada Tuhan YME untuk membangunkan Persebaya kami yang sudah didzolimi oleh mafia bola.
Bonek, Jiwa Korsa Tanpa Senjata
Bonek bukanlah organisasi yang struktural, pakem dan kaku dengan segala aturan baku. Bonek adalah mengalir, cair dan dalam sekejap muncul dari tanah. Yang menjadikan Bonek begitu solid dan tak mudah "dikalahkan" adalah korsa yang terus dijaga walau perputaran generasi terus terjadi.
Persebaya di Antara Gegap Gempita HUT Surabaya ke-723
Memasuki bulan Mei, Surabaya terasa sibuk dengan berbagai agenda dan acara untuk menyambut HUT Surabaya yang ke-723.
93 Tahun, Persebaya yang Semakin Muda
Ketika menulis ini, saya tepat berumur 22 tahun saat merayakan ulang tahun tanggal 14 Juni. Empat hari setelahnya, Persebaya juga merayakan umurnya yang ke-93 tahun. Menurut saya ini menarik. Saya merayakan umur dengan angka yang masih dibilang muda, sementara Persebaya merayakan umurnya yang semakin bertambah dan menua.
Sebuah Orkestra dan Puzzle Bernama Persebaya
Orkestra memiliki puluhan bahkan ratusan instrumen alat musik. Semua punya kontribusi masing-masing dan berjalan seirama.
Peran Fandry Imbiri Mengawal Lini Belakang Persebaya
Peran Ball Playing Defender benar-benar diterapkan dengan baik oleh Fandry.















