Valentine’s Day Bagi Bonek: Mendukung Persebaya dengan Penuh Kasih Sayang
Kami ingin membagi kasih kepada masyarakat sebagai bentuk rasa sayang kami kepada Persebaya.
Pemain-Pemain Tionghoa di Persebaya
Sejak dulu, cukup banyak pemain Persebaya (bahkan sejak jaman SVB dan SIVB) yang berasal dari etnis Tionghoa.
Persebaya Sak Lawase
Persebaya itu yo Bonek. Orang yang lahir dan hidup di Surabaya pastilah mengaku suportere Persebaya alias Bonek. Masio gak ngerti bal balan, opo maneh sing gak iso main bal balan. Sing jelas lak mesti ngaku Bonek. Opo maneh Bonek saiki bedo karo jamanku pas sekolah biyen.
Seberdosa Apakah Manajemen, Wahai Bonek?
Bagaimana kita bisa mengharapkan Persebaya bisa berprestasi dengan promosi ke Liga 1 jika kita sendiri masih gontok-gontokan?
Menanti Ledakan Supriadi
Moch Supriadi atau biasa dipanggil Supriadi pemuda kelahiran 23 Mei 2002 saat ini kembali menjadi buah bibir para bonek suporter Persebaya.
Persebaya Tetap Surabaya, Menafsirkan Joke dan Meme Persebaya Rasa Papua
“Surabaya pun juga punya kebanggaan, Green Force Persebaya emosi jiwaku” secuil syair magis yang ditulis almarhum Oka gundul ini bukanlah seruan belaka, ia hidup dan nyata di ruang ingatan setiap Bonek dimanapun dia berada.
Rivalitas Panas Bonek-Aremania Harus Tetap Ada, Asal Jangan Kebablasan
Saya tidak berharap persaingan panas itu hilang.
Aku Bagian dari Kamu, Persebaya
Sebagaimana kostum lainnya, jersey memiliki nilai historis yang menandai perjalanan satu klub sepak bola. Kemunculan jersey sendiri memiliki sejarah panjang yang dijalani oleh para punggawa kesebelasan.
Arek-Arek, Warung Kopi, dan Perlawanan
Apapun ketegangan yang dihadapi, warung kopi tetap tujuan bagi arek-arek. Kedinamisan semacam ini hanya ada di sini, di kota yang sampai detik ini tidak akan memadamkan api perlawanan.
Untuk Liga 2, Harga Tiket Persebaya Terlalu Mahal
Kompetisi Persebaya masih di Liga 2, bukankah lebih baik harga disesuaikan yang lebih meringankan.















