Cepat Sembuh PSSI
Empat puluh hari lebih telah berlalu sejak tragedi yang merenggut 135 nyawa saudara kita di Kanjuruhan tetapi perubahan yang diharapkan terhadap sistem persepak bolaan di negara ini tidak kunjung datang.
Bonek Estafet dan Cairnya Hubungan Antar Suporter
Beberapa kelompok suporter klub lain membuat semacam rest area untuk para Bonek yang akan menuju Jakarta.
Kemenangan atas Arema FC, Investasi Mental Bajol Ijo
Perlu digaris bawahi adalah, kemenangan dalam sebuah Derby tentunya menjadi investasi besar laga-laga Persebaya selanjutnya.
Ada Apa dengan Ondong?
Sudah empat pertandingan beruntun tidak ada nama Abdul Azis di dalam skuad Persebaya, entah di bench ataupun di dalam starting line-up. Ondong, panggilan akrab Abdul...
Saatnya Hentikan Nyanyian “Dibunuh Saja!” dari Tribun Stadion
Dibunuh saja!” menjadi kata yang sangat populer dalam pertandingan sepak bola di Indonesia. Para suporter atau fans sepakbola menyanyikannya, bahkan acapkali di sepanjang laga, ketika klub yang mereka dukung bertemu dengan klub yang mereka anggap sebagai rival. Bahkan kata-kata itu dinyanyikan meski klub yang sedang bermain di lapangan hijau bukanlah klub rival mereka.
Pilih Dimas atau Miswar, Coach Vera?
Kesuksesan menjadi tim dengan rekor kemasukan paling minim ini tidak lepas dari kerja keras para pemain Persebaya terutama pada sektor penjaga gawang.
Persebaya Fans Itu Beriman, Nggak Percaya?
Agama atau religion bisa dikatakan sebagai pedoman hidup. Banyak juga kitab suci yang menyatakan bahwa inti dari agama adalah sumber moral atau petunjuk agar diri kita bisa mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Hal inilah juga yang menjadi alasan orang atau sekelompok (organisasi) memeluknya untuk mendapatkan ketenangan jiwa dan pikiran.
Abu “Rodeg” Rizal, Pemain Tipe Versatile di Skuad Persebaya
Versatile ialah tipe pemain yang bisa bermain di berbagai posisi kecuali kiper.
Bedakan Warna Tiket Untuk Berantas Calo
Ada usulan untuk manajemen terkait penutupan pintu calo tiket yakni identifikasi tiket yang dipegang calo.
Menanti Ledakan Supriadi
Moch Supriadi atau biasa dipanggil Supriadi pemuda kelahiran 23 Mei 2002 saat ini kembali menjadi buah bibir para bonek suporter Persebaya.















