Tradisi Flop Putaran Pertama, Akankah Menumbalkan Aji?
Kapan terakhir Persebaya bermain ala tim medioker? Sebelum laga pembuka lawan Macan Putih, permainan ala medioker itu ditunjukkan saat takluk oleh Elang Jawa, sebelumnya enam laga tak pernah menang, di kandang terakhir musim lalu. Yang mendapat reaksi luar biasa dari Bonek. Buntut dari kekesalan yang menumpuk dari fans. Yang sanksinya membuat banyak pihak mengelus dada dan juga ada yang menysukurinya, terusir dari Surabaya dan tanpa penonton.
Dari Viking, untuk Bonek dan Tim Kebanggaan
Bagi Bonek, kebanggaan tetaplah kebanggaan. Persebaya harga mati.
Meletakkan “Maling Gorengan” Pada Tempatnya
Sekiranya istilah maling gorengan muncul ketika Bonek yang melaksanakan awaydays nan bersamaan dengan pemberitaan negatif tentang Bonek. Tidak naif, memang begitulah kami. Bonek, suporter Persebaya, yang diakui maupun tidak adalah barometer suporter sepak bola pertama dan terbesar di Indonesia. Namun, apakah kami bangga? Bisa iya, mungkin saja tidak. Sebagaimana maling gorengan yang ditujukan kepada kami, bisa marah, mungkin saja kami banyak tertawanya, ha ha ha.
Sudah Saatnya Persebaya Punya Museum Sendiri
Persebaya sebagai bagian dari aset Kota Surabaya bisa bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk mewujudkannya.
Saya Bertaruh Untuk Valpoort
Jika Valpoort dimainkan dan dipasang bukan sebagai target man, saya berani bertaruh Valpoort akan mampu menciptakan peluang terbaiknya.
Ku Mau Kau (Persebaya) Seperti Mauku
H-7, Persebaya away ke kota perantauan kami. Segera rekan-rekan Bonek setempat menyalakan mode siaga. Kumpul. Kita akan punya gawe, menyambut rekan-rekan dari seluruh Indonesia yang akan menonton laga ini. Terlebih Tuan rumah menjadi salah satu kandidat juara.
Blessing Game Yang Membuat Pusing
Saat kerinduan sudah mendekati puncak dan terhempas jatuh rasanya tidak bisa digambarkan. Begitulah yang terjadi pada hampir semua bonek saat ini. Adalah Blessing Game yang memicunya.
Ketika Budaya Malu Telah Hilang dari Tubuh PSSI
Sungguh miris melihat kondisi PSSI saat ini. Tak ada prestasi, yang ada malah jadi bahan tertawaan. Masih hangat kita baca pernyataan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, yang menyebut jika ingin Timnas baik maka wartawan harus baik. Sebuah pernyataan konyol yang datang dari orang nomor 1 PSSI.
Benarkah Persebaya Surabaya Berasa Papua?
Sepak bola profesional menggeliat mengikuti perkembangan. Setiap pemain dapat menentukan masa depan dari berbagai macam klub. Tak ada lagi primordial di sana, tak ada lagi sifat kedaerahan mendominasi. Yang ada justru kebutuhan tim untuk terus berprestasi sepenuhnya.
Atasi Boling, Usulkan Stop Awaydays (di Jawa) untuk Sementara
Aksi ini dikhususkan untuk laga away di Jawa karena mudahnya Boling mengakses lokasi pertandingan. Berbeda dengan laga di luar Jawa yang membutuhkan biaya besar. Lokasi pertandingan di luar pulau memang secara otomatis mem-filter Boling untuk datang.















