Perjuangan Tiada Henti, Persebaya Juara Lagi

0
Perjalanan yang tidak mulus dilalui klub Bajul Ijo yang tak lain dan tak bukan ialah Persebaya Surabaya. Bonek bukan sekadar suporter, Bonek juga sebagai mujahid atas kembalinya Persebaya di liga Indonesia.

Ultah Persebaya, Momentum Perangi Hoax

Berita bohong alias hoax harus diperangi Bonek. Karena kabar yang tidak jelas asal-usulnya maupun kebenarannya yang dipertanyakan dapat menjadi permasalahan fatal di kemudian hari. Kemajuan zaman yang diwarnai dengan digitalisasi membuat hutan rimba media sosial semakin tidak bertuan dan persebaran informasi yang belum tentu benar kian tidak terbendung. Bonek sebagai bagian dari elemen masyarakat juga harus mengambil peran dalam memberantas hoax.
bonek

“Loss Gak Rewel”, Kalimat Pembangkit Semangat

0
Tulisan ini saya awali dengan menceritakan pengalaman saya melihat segerombolan Bonek pendukung Persebaya yang mau menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga. Waktu itu saya melihat mereka berada di sebuah warung kopi tempat mereka berkumpul. Kemudian dua orang dari mereka bilang bahwa mereka belum punya persiapan uang. Salah satu dari mereka nyeletuk bilang loss gak rewel pokok budal. Seketika semangat mereka bangkit dan langsung berangkat dengan menumpang dari truk ke truk sampai ke stadion tanpa memikirkan bahaya yang bakal mereka hadapi.

Corona Men-Zona Hitamkan Surabaya, Persebaya Kembali menghijaukannya

0
93 bukan angka kecil, bukan umur yang sedikit dan juga tidak sebentar melaju di angka itu. Tim bola era Perserikatan asal kota Pahlawan yang muncul, terlahir tepat 18 Juni 1927 yang berjulukan Persebaya. Kini di tahun 2020 kembali mengulang hari lahir, hari jadi tim berjulukan Green Force Bajol Ijo

Bintang 93milang Itu Bernama Persebaya Surabaya

0
Persebaya adalah tim besar yang syarat akan sejarah panjang. Sebuah identitas untuk sebagian besar masyarakat Surabaya. Apa yang dilakukan Bonek semata-mata untuk menjaga dan memperjuangkan agar indentitas Kota Pahlawan tetap ada dan semakin membanggakan.

93 Persebaya Surabaya, 93ngsi Dong!

0
Persebaya tidak boleh menjadi tim yang juara, kemudian terdegradasi satu musim setelahnya. Persebaya harus menjadi tim yang stabil di papan atas nan solid

Ada Cinta untuk Persebaya di Ciamis

0
Saya sebagai salah satu yang menyukai sepak bola dari kecil tak pernah melewatkan sedikitpun untuk menonton sepak bola pada setiap pekannya, apakah itu melalui tayangan di televisi ataupun menonton secara langsung ke stadion.

Anniversary, Konspirasi, dan Pandemi: Sebuah Refleksi Kebahagiaan di Tengah Pandemi Negeri

0
Tahun 2020, jadi momentum perenungan bersama. Bagaimana tidak, tiba-tiba kita diperintah negara untuk hidup bersih, pakai masker, hingga cuci tangan setiap hari. Lebih-lebih anjuran untuk menjaga jarak jika bertemu sangat digencarkan di seluruh penjuru negeri. Aturan tersebut bukan sesuai kultur Budaya Indonesia. Budaya kita budaya sosial sangat toleran, guyup, gotong royong, dan tenggang rasa.

Hasta La Vista Persebaya

0
Tertawa di tengah kesulitan, barangkali sesuatu yang sulit dilakukan manusia. Itulah gambaran kondisi sekarang. Wabah yang melanda negeri ini seolah-olah nyaris merobohkan semua tatanan kehidupan manusia. Covid 19 benar-benar jadi pembunuh massal yang paling ditakuti ditahun 2020 ini.

Kapan Persebaya Menyusul Liverpool?

0
Selasa 27 Nopember 1990 Bleduk Ijo menggetarkan jagad sepakbola Indonesia. Bleduk Ijo adalah julukan tim Persebaya saat menikuti turnamen Piala Utama. Sebuah turnamen yang mempertemukan tim Perserikatan dan Galatama saat itu.

Terbaru