Kembalinya Dribble Halus Thaufan Hidayat
Dibalik gemilangnya penampilan Irfan Jaya dan Oktafianus Fernando, ada satu lagi sayap Persebaya yang namanya sempat terlupakan, dan kini mulai kembali menunjukkan potensi besar yang ia miliki.
Tips Anti Kehabisan Tiket: Simpel dan Belum Banyak Digunakan
Kehabisan tiket adalah persoalan rutin suporter ketika pertandingan big match atau seremonial. Contohnya seperti tiket Forever Game kemarin. Hal tersebut sebenarnya bisa teratasi dengan cara dan strategi yang tepat. Penulis akan membagikan tips tersebut dalam artikel ini.
93 Tahun Persebaya, Perayaan Sederhana dan Berbeda, Namun Penuh Makna
Di tahun ini, ulang tahun Persebaya menurut penulis sensasinya berbeda. Namun makna yang dihasilkan lebih terasa dan mengena ke seluruh Bonek-Bonita termasuk yang penulis rasakan. Akibat adanya pandemi Covid-19, kita tentu tidak bisa bertemu dengan jumlah orang yang banyak atau bahkan berkerumun. Apalagi kasus positif Covid-19 di Surabaya masih tertinggi di Jawa Timur dan masuk wilayah zona merah.
Gara-gara Foto Setitik, Rusak Maskot Persebaya
Sesama pecinta Persebaya, bukankah lebih baik menerima permintaan maaf dari Jojo dan Zoro. Apalagi ditambah dengan keadaan yang kebetulan sedang berada di bulan suci Ramadhan.
“Penyakit” Lini Belakang Persebaya, Kapan Warase?
Ibarat penyakit. Lini belakang Persebaya tengah digerogoti kanker. Dari stadium 1, lantas bertambah ke stadium 2. Sempat membaik sejenak. Lalu, penyakit itu tambah parah.
Kapan Persebaya Menyusul Liverpool?
Selasa 27 Nopember 1990 Bleduk Ijo menggetarkan jagad sepakbola Indonesia. Bleduk Ijo adalah julukan tim Persebaya saat menikuti turnamen Piala Utama. Sebuah turnamen yang mempertemukan tim Perserikatan dan Galatama saat itu.
Ayo Osvaldo, Meledaklah!
Dalam Piala Presiden, Valdo sudah tiga kali bermain. Masing-masing menghadapi Perseru Serui, Madura United, dan PSMS Medan. Total bermain selama 81 menit dan belum mencetak gol maupun assist.
Mengapa Sebaiknya Kita Sudahi Predikat “Persebaya Pembunuh Raksasa”
Pembunuh raksasa” sebenarnya bukan predikat yang pantas untuk Persebaya. Julukan tersebut biasanya disematkan pada tim non-unggulan (underdog) yang mampu mengalahkan tim yang dengan kemampuan yang lebih mumpuni atau berkompetisi di kasta yang lebih tinggi.
Pakem Persebaya Sudah Mulai Terlihat
Jika menengok dari penampilan di lapangan, hasil dan statistik pertandingan, bisa jadi Persebaya pelan-pelan telah menemukan pakemnya.
Semangat dan Motivasi Legenda Bajol Ijo Dalam Buku “The Champions Persebaya Sang Juara”
Sebuah buku kembali diluncurkan oleh pengamat sepak bola yang juga menjadi redaktur Jawa Pos yaitu Sidiq Prasetyo. Pria kelahiran Surakarta pada 30 September 1974 ini seakan haus untuk terus menulis yang sebelumnya telah meluncurkan buku dengan judul “NIAC MITRA: Klub Karyawan Yang Juara Galatama”. Tepat pada hari Senin siang (15/4/2019) sekitar pukul 13.00 WIB di Rumah Dinas Wakil Wali Kota acara peluncuran buku “The Champions Persebaya Sang Juara” dilakukan.















