Mengatasi Rivalitas Tak Bermutu dengan Bermain Peran
Baru beberapa hari lalu sepak bola kita mendapat sekali lagi kabar duka. Salah seorang suporter pergi mendahului kita akibat manusia-manusia yang kehilangan rasa kemanusiaan. Ada yang bilang ini soal rivalitas, fanatisme, agresi, eksistensi, bahkan gengsi. Tapi benarkah sepak bola kita hanya seputar itu-itu saja?
Jangan Ada Jarak di Antara Bonek!
Kita sebagai individu (Bonek) sejatinya harus selalu bertanya pada diri kita sendiri, apakah kita sudah bersatu dengan individu-individu (Bonek) lainnya?
Protes Pemegang Bonek Card atas Carut Marut Tribun Superfans
Pelajaran apa yang kira kira tepat untuk panpel Persebaya menghadapi pertandingan big match? ada banyak hal mendasar yang kerap terjadi di setiap laga besar dan itu seperti tidak penyelesaian solusi yang diberikan panpel, selalu dan selalu terulang.
Malam Minggu Indah di Ratu Pamelingan
Sebuah judul yang pantas untuk menggambarkan suasana pertandingan di leg kedua semifinal Piala Presiden 2019 antara Madura United melawan Persebaya Surabaya. Jantung dari kedua suporter seakan dibuat naik turun melihat tensi pertandingan yang begitu aktratif dan menghibur. Suasana tetap berlangsung kondusif baik dari suporter maupun pemain dari kedua klub meski pertandingan berlangsung dengan tensi yang tinggi.
Asa Gruduk Jakarta Setahun Lalu
Gruduk Jakarta adalah sekian dari jilid-jilid semangat perjuangan yang akan menjadi cerita sejarah ke anak cucu, ke generasi selanjutnya.
Persebaya dan Bonek Baru, Menjemput Impian Menjadi Kenyataan
Perjalanan rohani Bonek begitu panjang. Berbagai rintangan dan halangan baik secara individu maupun kelompok telah mereka lewati dengan level kesabaran yang sangat tinggi. Istiqomah....
Perlukah Pelarangan Flare Dalam Stadion?
Stadion bukan hanya milik mereka yang hobi menyalakan flare namun juga milik kakek, nenek, wanita, anak-anak yang tentu saja menginginkan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman.
Merenungi Kembali ‘Kita Persebaya”
Kemarin (25/01) Persebaya lagi-lagi mendapatkan pelajaran berharga dari lawannya. Bermain di Bali melawan Barito Putera, ternyata mereka justru meneruskan rekor kekalahan menjadi 4 kali.
Fanatisme Sepak Bola: Gengsi yang Dibawa Sampai Mati
Kelompok suporter tidak rela jika tim idola mereka diejek atau diremehkan. Mereka terkesan membela mati-matian tim yang mereka idola.
Ayo Selamatkan Persebaya!
Bayangan Persebaya akan bermain di level mana musim depan terlihat buram. Abu-abu, tidak terlihat jelas. Menyisakan sembilan laga baik kandang maupun tandang. Hanya Tuhan yang mengetahuinya secara pasti















