Persebaya Perlu Belajar dari Kesuksesan Klub-Klub Asal Jepang
Indonesia dan Jepang adalah negara yang sangat erat sejarahnya. Kedua negara luluh lantak di era Perang Dunia ke-2. Kita masih ingat bagaimana Jepang luluh lantak akibat bom Nagasaki dan Hirosima. Sedangkan Indonesia juga luluh lantak karena belum merdeka. Maka sejarah pun mencatat tahun 1945 adalah tahun di mana Indonesia mulai start menjadi sebuah negara. Di sisi lain jepang pun mengalami kejatuhan yang luar biasa sehingga menyebabkan negara itu harus memulai segalanya dari nol. Termasuk di dalamnya, adalah olahraga dan industri sepa kbola. Jika kedua negara baru memulai dari masa nol dalam membangun sepak bola, kita bisa melihat hasil yang dicapai kedua negara sekarang.
Persebaya Sebagai Ikon Surabaya dan Wisata Olah Raga, Pemkot Wani?
Entah apakah Pemkot lupa, abai atau pura-pura tidak tahu bahwa mereka sebenarnya memiliki “modal” dengan potensi dan prestasi luar biasa.
Untuk Pemain Klub Internal: Berjuanglah, Kalian Bisa
Sejarah Persebaya tak bisa dilepaskan dengan sebuah perkumpulan beberapa klub yang saat ini biasa disebut klub internal.
Jangan Lagi Ada Gas Air Mata di Antara Kita
Rabu sore itu, 4 Oktober 2017 di Jember, pertandingan dimulai tetapi berita panas santer terdengar di luar stadion. Hubungan Bonek dengan PSHT sedang panas-panasnya. Seperti biasa media sosial milik akun Bonek bertaburan pesan-pesan kewaspadaan buat Bonek yang berangkat ke sana. Ribuan Bonek yang tak pernah bisa membiarkan tim Persebaya berjuang sendirian sadar bahwa daya tampung di Stadion Jember Sport Garden tidaklah mampu menampung semua. Tapi cinta tetaplah cinta.
Pelajaran Berharga dari Serui
Ada pepatah lama tersohor yang berbunyi Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri China. Yang meminta kita untuk mencari ilmu dari dataran Tiongkok tersebut. Namun malam ini tak perlu kita jauh-jauh mencari pelajaran dari negeri seberang. Cukup ke Serui, kota di mana klub Perseru berasal.
Panser Itu Persebaya
Dibenak Anda, jika ditanyakan apa itu Panser pasti langung teringat dengan Tim Panser Jerman! Sejatinya Panser ini adalah sebutan kendaraan lapis baja yang memang banyak dihasilkan oleh salah satu negara Eropa Barat ini. Sebut saja Tank Panzer I dan II, Tank Tiger I dan II, Tank Panther hingga ke jenis termutakhir yang dimiliki oleh negara kita, Tank Leopard 2A6.
Menjauhlah dari Keberuntungan
Melihat pertandingan yang sudah di maikan Persebaya baik secara langsung atau dari layar kaca jamak kiranya merasakan atmosfer pertandingan secara lansung. Ada emosi yang muncul baik hasil miror maupun hasil yang maksimal. Satu hal yang paling disorot adalah apa yang disajikan di lapangan yakni elemen dalam tim.
Buatlah Sejarah, Persebaya!
Tidak ada tidak mungkin untuk menjadi juara karena Persebaya juga tidak sendirian dalam membuat sejarah baru kembalinya Green Force ke rumahnya yakni Liga 1.
Perkembangan Persebaya Sejak Kembali ke Pentas Sepak Bola Nasional
Persebaya kembali ke dunia persepakbolaan Indonesia dimulai sejak 7 Januari 2017. Sejak itu, Persebaya yang dikelola Jawa Pos dan sekarang oleh DBL Indonesia terus berkembang dalam semua sektor. Mulai menjadi juara Piala Dirgantara hingga puncaknya menjadi juara Liga 2 2017 yang menjadi tiket menuju Liga 1.
Mempertanyakan Penjualan Tiket Online Panpel Bali United
Sebenarnya tidak ada masalah dengan kuota tiket yang diterapkan oleh panpel Bali United terhadap Bonek. Kuota 2000 penonton yang diberikan sudah sesuai dengan kuota tim tamu yaitu 5 persen bahkan lebih.















