Ayo Bijak Dalam Mendukung Persebaya
Persebaya akan menghadapi sang pemuncak klasemen sementara Bali United, besok (24/9) dalam lanjutan pertandingan pekan ke-20 Liga 1 2019 yang akan dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada pukul 18.30 WIB.
Persebaya dan Rivalitas dengan Arema yang Beda Kelas
Siapa saja yang tidak asing mendengar kata "rival"? Ya, kata rival bersumber dari KBBI yang berarti: pertentangan, permusuhan, dan juga persaingan. Pertandingan Leg1 Final Piala Presiden kemarin membawa sejumlah permasalahan dari semua komponen Persebaya. Pertandingan yang syarat emosional dan tekanan dari suporter tidak bisa membuat pasukan Green Force memberikan permainan terbaiknya sore hari itu.
Tewasnya Suporter dan Aksi Provokatif Martapura, Renungan Sepak Bola Indonesia
Pertandingan dimulai dan hal ngawur itu terjadi lagi. Mereka bermain bak seorang petarung dan terus memprovokasi. Kami pun sedikit terpancing, banyak botol berterbangan dari tribun yang menggambarkan kemurkaan kami terhadap moral klub ngawur ini.
Putuskan Jadi Bonek Layar Kaca Usai Celebration Game
Saya masih belum bisa move on usai mengalami kejadian tadi malam (9/12). Puluhan ribu orang yang sudah bertiket tidak bisa masuk Gelora Bung Tomo (GBT) untuk menyaksikan pertandingan Celebration antara Persebaya melawan PSS Sleman.
Satukan Semangatmu, Bajol Ijoku
Bisakah Persebaya meraih poin di laga ini? Tentu doa dan dukunganmu menyertai perjalananan Persebaya Surabaya di musim ini. Satukan semangatmu Bajol Ijoku
Lord Balde Is Back
Pembaca pernah mengenal istilah Lord dalam dunia Sepak Bola? Kalau pernah dengar, percayalah Anda pasti mengetahui sosok Lord Bendtner. Ya, pemain asal Denmark bernama panjang Nicklas Bendtner ini memang tersohor dengan gelar tersebut. Lho kok bisa? Karena cara bermainnya yang biasa-biasa saja tapi bisa bermain di Juventus (Italia) dan Vfl Wolfsburg (Jerman). Kebetulan mantan pemain Arsenal ini berposisi sebagai striker, memiliki bertinggi 193 cm. Benar-benar plek ketiplek dengan Amido Balde, striker asing Persebaya Surabaya musim ini.
Melahirkan atau Membeli Bintang, Pilih Mana Green Force-ku?
Musim 2018 telah usai. Persebaya, sebuah tim promosi asal Surabaya berhasil finish pada posisi papan atas, tepatnya posisi kelima. Sebuah hasil yang memuaskan untuk seukuran tim promosi.
Persebaya, Kamu Tak Bisa Terhapuskan dari Hidupku
Sebuah nama yang hidup seiring dengan perjalananku.
Federasi yang Konsisten dalam Ketidakkonsistenan
Tak hanya prestasi saja yang dihasilkan oleh federasi sepakbola tertinggi ditanah air ini namun inkonsistensi regulasi dan kontroversi sangat melekat pada organisasi sepakbola ini.
Merenungi Kembali ‘Kita Persebaya”
Kemarin (25/01) Persebaya lagi-lagi mendapatkan pelajaran berharga dari lawannya. Bermain di Bali melawan Barito Putera, ternyata mereka justru meneruskan rekor kekalahan menjadi 4 kali.















